Ada 11 Hal Yang Bisa Membuat Bahagia

Beberapa hari yang lalu, saya menulis sebuah post singkat di akun salah satu media sosial pribadi. Kurang lebih maksud tulisan saya itu begini:

“Ternyata semakin berumur, level kebahagiaan gue gampang diraih. Atau justru makin rendah? It does not take much to make me happy. Barusan gak ngantri pas beli pecel di tempat yang biasanya ngantrinya lama aja, bisa tiba-tiba seneng banget.”

It seems trivial. Tapi namanya rasa bahagia, ternyata tidak ada bisa yang tahu datangnya kapan. Dan entah ada angin dari mana, tau-tau ada perasaan senang.

Lalu saya mengingat lagi hal-hal kecil yang terjadi selama sepekan terakhir. Dari tulisan minggu lalu, sampai ke tulisan minggu ini. Ternyata banyak hal-hal kecil yang membuat saya senang saat semuanya terjadi.

(Courtesy of frequencyriser.com)
(Courtesy of frequencyriser.com)

Mungkin bukan sesuatu seperti ‘you walk to stop and smell the roses‘, karena bagaimanapun juga, susah juga jalan di Jakarta dan membaui bunga mawar di pinggir jalan, yang hampir tidak pernah ada. Tetapi mengambil perumpamaan yang sama, ada cukup banyak kejadian sederhana yang, paling tidak, menghadirkan senyum sejenak:

  1. Tidak perlu antri makanan sama sekali, padahal biasanya bisa antri 20 menit-an.
  2. Dapat supir Uber atau Grab yang tahu jalan, sehingga saya bisa sempat tidur sejenak di perjalanan.

  3. Menonton bioskop dalam keadaan tenang, karena di sekeliling tidak ada penonton yang berisik dan menyalakan gadget sepanjang film.

  4. Punya waktu untuk berolahraga yang cukup.

  5. Karena sudah berolahraga, tidur bisa kembali normal ke 7-8 jam di malam hari.

  6. Karena tidur cukup, maka sudah beberapa minggu ini tidak sakit, di saat cuaca tidak menentu.

  7. Menyelesaikan membaca buku.

  8. Bertemu langsung dengan kawan, dan tertawa bersama.

  9. Berhasil membuat playlist lagu-lagu yang menemani tidur.

  10. Tagihan telpon berkurang sampai 65%.

  11. Menemukan tontonan-tontonan televisi/streaming baru yang menyenangkan.

Tentu saja, ada saatnya nanti semua hal di atas ini berbalik 180 derajat, sehingga yang ada saya menyumpah serapahi hari-hari saya.
Jangan khawatir. Semuanya pernah terjadi. Tapi yang jelas, tulisan ini bisa saya baca lagi nantinya, sebagai pengingat bahwa saya pernah mendapati hal-hal kecil yang, tanpa bisa dijelaskan lebih panjang lagi, bisa membuat saya bahagia.

Sometimes it doesn’t take much to make us feel inexplicably happy.

But if you have to list those down, what’s yours?

(Courtesy of fractalpanda.com)
(Courtesy of fractalpanda.com)

23 thoughts on “Ada 11 Hal Yang Bisa Membuat Bahagia Leave a comment

  1. baca tulisan mas bikin saya tersenyum (tersenyum berarti senang,… senang tandanya bahagia)…well sebetulnya ga perlu hal2 besar dan luarr biasa utk bisa bahagia….buat saya ketika ngegym dan ga perlu ngantri alat itu udah salah satu hal sederhana yg bikin bahagia……..it depend on us how we wants to be happy

  2. bahagia setelah bisa maksain bangun pagi, dan keluar kamar untuk sekedar menghirup udara segar di luar, apalagi cukup niat buat lari pagi. setelahnya keringetan dan bahagia menjalar

      1. Kalau kata orang surabaya kemakik itu semacam kemlinthi atau mayak.
        Eh ndak ada yang tahu mayak ya? ehehehe
        Ndak ada padanan kata yang pas sih, dibilang nakal tapi diatasnya gitu lah wkwkwk

        Anyway, bahagia itu bisa ngomong bahasa suroboyoan tanpa jancuk-jancukan wkwkwkwkw

  3. You are happy then you feel happy. Bukan small things make you happy. Karena manusia itu adalah aksi dan reaksi. Kalau kamu bahagia, hanya sedikit hal yang bisa membuatmu tidak bahagia, jadi persentase hal yang membuatmu bahagia membesar… yes? No? No? Yes?

    1. Hmmm. Immediately. You’re right. Completing a new writing every week makes me happy. Happy as in, “whew, finally, this week’s task is completed.” Thanks for the reminder. 😉

Tinggalkan Balasan