“Homoseksualitas Bisa Disembuhkan dengan Hipnoterapi”


APAKAH kalimat judul di atas benar adanya? Ya manalah saya tahu! Lha wong saya bukan seorang hipnoterapis (apalagi yang sudah tersertifikasi klinis), pun bukan seorang gay dengan perspektif orang pertama, yang sedang mengalaminya. Namun secara pribadi, kalimat judul di atas terdengar kurang sreg bagi saya. Hanya penyakit yang berpeluang/bisa disembuhkan, bukan preferensi seksual yang sebenarnya sama… Baca Selengkapnya

Apakah Jennifer Lawrence juga korban Harvey Weinstein?


Beberapa bulan ke belakang ini saya mengalami kesulitan untuk menulis di Linimasa. Padahal cuma satu halaman. Entah kenapa. Saya tidak percaya dengan istilah writer’s block. Tapi kalo reader’s block saya bisa mengerti. Itu mungkin yang dialami oleh saya. Saya kurang membaca. Saya salahkan media sosial. Sepertinya semua topik sudah ditulis. Tidak ada lagi yang bisa… Baca Selengkapnya

Fake News and Fake People


Jadi begini ya. Semenjak jadi remaja tanggung, entah mengapa percaya 95% sama sesuatu atau seseorang tidak pernah jadi default (not even 100%). Apalagi orang baru yang sekonyong konyong hadir dan seolah memaksakan posisinya di suatu situasi atau dekat seseorang atau diri. Atau orang baru kenal yang mendadak suka memuji. Sering benar instingnya, tetapi kalau salah,… Baca Selengkapnya

Berapa Harga Ponsel Kita?


Lagi-lagi soal ponsel. Dua tahun lalu, beberapa kali saya menulis soal ponsel di Linimasa ini. Saat itu, saya panik karena ponsel saya satu-satunya wafat secara mengenaskan dan mendadak. Seketika semua aktivitas saat itu terhenti, karena nyawa digital kita dicabut. Dua tahun kemudian, umur ponsel yang menjadi daily driver atau gawai utama sudah genap juga berusia… Baca Selengkapnya

Dari “Waktu Tengah Hari” Sampai Coventry


SEMAKIN banyak saya belajar, semakin sadar betapa tidak tahunya saya. Ini terjadi dalam banyak hal, termasuk kehidupan spiritual. Sampai mikirnya seberapa jauh ingin terus belajar, dan berbesar hati mengkoreksi apa yang sebelumnya sudah telanjur dianggap sebagai kebenaran. Berikut adalah salah satu contohnya. Sebagai seseorang yang sedang berusaha mempelajari, mengkritisi, memahami, dan menjalani Buddhisme mazhab Theravada… Baca Selengkapnya

Ketika Nilai Tak Lagi Dinilai


Salah satu penulis linimasa, Lei, adalah punggawa salah satu situs online bernama womantalk. Dalam sebulan hampir 2 juta laman yang terbaca pengunjung. Linimasa? Seperempatnya. Itupun bukan sebulan melainkan 9 bulan.  Jazz. Seperti musik jazz. Begitu kata Agun. Linimasa seperti musik Jazz yang ndak perlu banyak penggemar namun fanatik.  Bukan. Linimasa itu layaknya butik. Bukan toserba… Baca Selengkapnya

Ketidaktahuan Kita Adalah Awal Segalanya


Seorang aktris sebesar Christine Hakim tidak pernah tahu ke mana batinnya akan menuju saat dia mengatakan “ya” pada sebuah peran. Ini yang pernah saya dengarkan langsung saat dia menuturkan persiapannya menjadi Ngasirah, ibu kandung Kartini, dalam film Kartini. Dia bilang bahwa awalnya dia termasuk yang antipati terhadap Kartini. Itu karena dia tidak tahu banyak tentang… Baca Selengkapnya