Sayang, Kamu Terlalu Banyak Waktu Luang


Belakangan banyak yang bertanya, mengapa saya lebih banyak diamnya di Twitter. Termasuk gembong linimasa, Roy Sayur. Beliau mempertanyakan mengapa saya tak lagi aktif membuat kampanye di Twitter semacam Bolbal berabad silam. Dilengkapi dengan pertanyaan apakah karena akun Twitter saya sudah verified. Yang tentu tidak ada hubungannya, karena sekarang itu cuma soal mendaftar. Yang lain mempertanyakan… Baca Selengkapnya

Menyingkap Dunia Selendang


Meyambut bulan Ramadhan, sepertinya hampir semua pedagang mempersiapkan diri. Termasuk saya. Sudah dua tahun lalu, saya ingin menawarkan sesuatu yang berbeda dari tote mangkok ayam yang selama ini dijual. Pemikiran pertama ingin membuat selendang mangkok ayam. Kayaknya lucu dan sepertinya belum pernah liat ada yang pakai jilbab bermotif mangkok ayam. Perjalanan mempelajari pun dimulai sebelum… Baca Selengkapnya

KUKURUYUUUK!!! (TAMAT)


Tidak pernah mengira ada pembaca yang kangen dengan lanjutan serial Kukuruyuk ini. Alasan terhentinya sebenarnya ada dua, pertama karena materinya dipersiapkan untuk buku (semoga tahun ini terbit, awas aja kalo gak beli!) dan yang kedua karena sejujurnya saya tidak mengira ceritanya menarik. Perkiraan ini bukan tanpa alasan, tapi kalau dilihat dari statistik pengunjung, kedua tulisan… Baca Selengkapnya

Dialog Jomblo


Mengapa kita perlu berpasangan? Berpasangan di sini tak selalu berarti menikah. Tapi memiliki seseorang yang eksklusif dalam kehidupan kita. Bersama untuk berbagi segala hal. Sejenis atau berbeda jenis kelamin tak masalah, yang penting sama-sama enak, sama sama bahagia. Sama-sama suka. Seseorang ini pula yang semoga akan mendampingi, saat kita menutup mata sementara atau selamanya. Di sebuah perayaan ulang… Baca Selengkapnya

Mengapa Belle Sebaiknya Menikahi Gaston?


Gaston, walaupun bergaya bagai pria tengik yang sangat mencintai dirinya sendiri, tapi Gaston siap untuk menikah. Tak hanya itu, Gaston sudah bercita-cita memiliki anak dan menjadi ayah bagi anak-anaknya bersama Belle. Beast, yang sepanjang cerita tak memiliki nama, bisa dibilang terpaksa jatuh cinta untuk mengakhiri kutukan terhadap dirinya. Apakah Beast siap menikah? Ah sepertinya tidak.… Baca Selengkapnya

Pubic Figure


Tepat setelah Women’s March Jakarta lalu, seseorang dengan follower 10K menuliskan pendapatnya di Instagram. Lepas dari jujur berpendapat atau sekedar mencari sensasi, pendapatnya itu menuai banyak kritikan dan kecaman. Namun yang lebih menarik perhatian saya adalah gelar “Public Figure” yang dicantumkannya sendiri. Pertanyaan dalam hati saya, kok sebagai bagian dari public, saya tak merasa difigurekan olehnya.… Baca Selengkapnya