Shio di 2019 (2)

SUDAH tiga shio pertama (tikus, kerbau/sapi, dan macan) pekan lalu, kini giliran shio-shio berikutnya. Tetap dipecah-pecah, selain supaya tidak kepanjangan dan scroll layar tak berkesudahan, biar gampang dan enak aja.

Cuma, kayaknya masih banyak yang belum ngeuh soal urutan shio-shio, jadi seakan-akan menanti yang belum pasti. Berikut daftarnya.

Tikus
Kerbau/sapi
Macan
Kelinci
Naga
Ular
Kuda
Kambing
Monyet
Ayam
Anjing
Babi

Sebelum mulai membahas kecenderungan-kecenderungan yang bisa saja dialami oleh para pemilik shio-shio di atas, saya sebenarnya masih #penasaran dengan konsep pengurutan. Mengapa diawali shio tikus dan ditutup dengan shio babi? Mengapa naga yang merupakan binatang legenda sebagai perlambang keberuntungan dan kebaikan ditempatkan di urutan lima? Itu pun berdempetan dengan shio ular, yang sama-sama bertubuh panjang.

Sejauh ini, baru pernah mendapatkan penjelasan tentang asumsi atas simbol-simbol hewan tersebut. Selebihnya, hanya ada cerita mitos tentang perlombaan dari Kaisar Langit—atau Buddha dalam versi lainnya—untuk menentukan posisi penghormatan bagi ke-12 hewan tersebut. Secara tersirat, kisah mitos tersebut barangkali berkaitan dengan perhitungan astronomi, yang justru baru dibuat belakangan. Yakni setelah pengurutan ke-12 shio ditentukan.

Tidak menutup kemungkinan, penentuan 12 shio justru didasarkan pada anggapan-anggapan mengenai pembagian waktu dalam sehari semalam. Jika kita mengenal sehari terdiri atas 24 jam, astronomi kuno Tionghoa membagi sehari semalam menjadi 12 rentang waktu. Satu rentang waktu kurang lebih sama dengan dua jam. Rentang pertama (子) dimulai pukul 11 malam hingga semenit sebelum pukul 1 dini hari.

Baiklah. Langsung lanjut ke shio, ya.

Kelinci

Naik turunnya peruntungan di 2019 tidak akan terlampau drastis. Di tahun babi tanah ini, bisnis atau usaha akan mengalir stabil, tetapi tetap fokus dan jangan terlampau hanyut dalam aktivitas spekulasi atau investasi skala menengah ke besar. Istilahnya, terlalu gorengan dan hanya menghasilkan uang panas. Sebab semua yang dilakukan terlampau agresif, pasti akan memberi dampak yang besar pula.

Di sisi lain, 2019 jadi tahun yang baik bagi para pemilik shio kelinci yang berkiprah di bidang kreativitas dan budaya. Karena akan ada banyak momen untuk menampilkan kemampuan, bakat, dan menunjukkan karakteristik. Peluang untuk mencuat. Jadi, sekalian manfaatkan kesempatan ini untuk berinspirasi, berkreasi tanpa batas, dan siap-siap mendapatkan apresiasi dari banyak orang. Di luar dari itu semua, apabila punya ambisi, tentu harus belajar berlari. Jangan setengah-setengah. Tetap jangan lupakan bangun fondasinya. Bisa berupa motivasi, kemampuan, aspirasi, dan sebagainya.

Soal asmara, kelinci cowok lebih beruntung di tahun babi tanah. Kenapa? Karena tanpa kencan yang ribet atau berpanjang-panjang episode, para cowok bisa ketemu calon pacar yang ideal atau sesuai kriteria. Tidak hanya urusan asmara yang berbunga-bunga, si pasangan tadi juga bisa memperluas jaringan dan relasi. Bisa membantu bisnis atau usaha, maupun aspek-aspek lainnya. Bagaimana dengan yang cewek? Ya, pelan-pelan sajalah.

Cenderung tidak akan terserang penyakit-penyakit besar. Kondisi mental juga bagus, termasuk suasana hati atau mood, dan perasaan dalam aktivitas keseharian. Hanya saja, perhatikan tenggorokan dan saluran pernapasan agar terhindar dari radang.

Naga

Kalau tahun babi tanah nanti, bisa dibilang banyak teman, banyak peluang rezeki. Karena akan ada banyak momen ketika kehadiran teman-teman bisa membantu dalam pekerjaan atau usaha. Bukan bantuan secara material, tetapi lebih kepada masukan-masukan, informasi internal, dan pandangan yang bisa bermanfaat untuk memaksimalkan kesempatan secara positif. Karena itu pula, potensi kerja sama dan kerja sama aktif akan bertambah. Meskipun begitu, jangan terlalu bernafsu bermain spekulasi apalagi judi, bisa merugikan dan menghilangkan harta. Tetap berhati-hati.

Keberuntungan karier dan capaian dalam bisnis ada di tahun ini. Asal tidak terburu-buru dan cermat memperhitungan segalanya, agar tidak mendapatkan gula tetapi malah kehilangan pabriknya. Sedangkan bagi para pekerja akan berpeluang naik jabatan, mendapat promosi, atau mendapatkan apresiasi dari atasan. Namun, waspadai masalah komunikasi dengan atasan dan bawahan untuk menghindari masalah-masalah remeh yang sebenarnya tidak perlu ada. Bisa karena asumsi, perbedaan latar belakang, tantangan-tantangan pekerjaan yang dihadapi, serta lain sebagainya. Termasuk mereka yang menganggap kamu arogan setelah naik jabatan.

Sayangnya, urusan asmara agak tersendat. Masalah utamanya bukan soal calon gebetan yang disabet teman atau kenalan sendiri, melainkan dari orang-orang lain di luar lingkar pertemanan. Ya, mungkin cuma perkara waktu saja; cepat, lambat, dan seterusnya. Namun, yang paling penting kan bukan berpacaran atau berpasangannya saja, tetapi kecocokan. Daripada buru-buru jadian lalu bermasalah dan menyesal, mending jalani apa yang ada. Sebagai alternatif, barangkali bisa dibantu dikenalkan oleh orang lain, siapa tahu cocok. Terutama kalau dikenalkan oleh kerabat yang lebih tua. Bukan dijodohkan, sih, ya. Lebih kepada menjajaki kesempatan. Kalau sudah ada sosoknya, ya bergaul dan berteman pelan-pelan, untuk menumbuhkan perasaan cocok. Bagi yang sudah punya pasangan, tetap cermati hubungan. Jangan sampai mood turun, dan ada kesan tidak saling dihiraukan.

Untuk kesehatan, perhatikan area perut. Coba kurangi deh makan atau minum yang dingin-dingin. Serta waspada terhadap cedera, terutama jika banyak beraktivitas di luar ruangan, apalagi kegiatan-kegiatan ekstrem.

Ular

Maaf-maaf, nih, ya. Peruntungan ular kurang bagus secara global di tahun babi tanah. Namun, jangan terlalu dipikirkan, ya. Tetap berusaha semaksimal mungkin, dan bersiap dengan semua kondisi yang bisa terjadi. Dimulai dengan adanya potensi pengeluaran besar-besaran, dan gangguan pada sumber penghasilan. Makanya, investasi besar dan bisnis baru sangat tidak disarankan, karena lebih mungkin keliru dan gagalnya.

Promosi dan kenaikan gaji tetap mungkin terjadi, tetapi berbarengan pula dengan bertambahnya beban serta tekanan pekerjaan. Karena itu, kalau ada kesempatan berganti pekerjaan, bisa dipikirkan matang-matang untuk pindah dengan segala konsekuensinya, atau tetap bertahan di tempat yang lama, juga tetap dengan semua kondisi yang terjadi.

Begitu juga soal asmara dan perasaan, ada yang bisa berubah menjadi negatif. Dengan masalah komunikasi, menumbuhkan pertikaian, atau malah memperbesar permusuhan. Sedangkan bagi yang sedang mencoba menjajaki hubungan, masalahnya bukan soal perasaan, tetapi gangguan di tengah-tengah proses. Termasuk sampai harus berhadapan dengan keluarga dan teman-temannya. Sudah cukuplah cedera hanya bisa terjadi di pinggang, tangan, kaki, dan sendiri. Jangan sampai cedera hati gara-gara ini.

Semoga semua hal-hal positif menjadi kenyataan.

[]

Shio di 2019 (1): Tikus, Kerbau/Sapi, Macan.

Shio di 2019 (3): Kuda, Kambing, Monyet.

Advertisements

3 thoughts on “Shio di 2019 (2)

  1. “Karena itu, kalau ada kesempatan berganti pekerjaan, bisa dipikirkan matang-matang untuk pindah dengan segala konsekuensinya, atau tetap bertahan di tempat yang lama, juga tetap dengan semua kondisi yang terjadi.“

    Yang pas banget sama kejadian sekarang sesuai shio saya, lagi bingung pilih yang mana nih

    1. Nah, kebetulan, lho, ya. Hehehe. Saran saya, tetap pertimbangkan baik-baik semua aspeknya. Jadi kalaupun bisa menimbulkan dampak buruk, setidaknya siap dihadapi. Tidak terlampau kaget.

Leave a Reply