Masih Adakah Orang (Yang Katanya) Romantis Di Jakarta?

“Eh, sebagai orang paling romantis yang pernah gue kenal, apakah elo …” Saya tersedak, literally, sambil menahan ketawa. “Maksud lo?” “Dengerin dulu. Sebagai orang paling romantis yang pernah gue kenal, yang selalu come up dengan quotable quotes, tulisan blog galau dan segala macem lovey dopey notes, gue mau tanya, did you ever score anyone with… Read More

Ambillah Makanan Secukupnya, dan Habiskan

“MAKANNYA kok enggak habis? Nanti nasinya nangis, lho…” Ini yang biasanya kita dengar waktu masih kecil, ketika sedang malas-malasan atau susah makan. Ada juga cara lain–yang barangkali terlalu keras untuk diterapkan saat ini–supaya kita segera menghabiskan makanan. Mulai dari diimingi hadiah atau akan diajak jalan-jalan, diomeli dan dimarahi, ditakut-takuti, bahkan sampai dicubit serta tindakan pemaksaan… Read More

Kulari ke Pantai di Mall

“Anak kampung” dan “anak kota” selamanya akan jadi pembahasan menarik di mana pun. Anak kampung, selain identik kedekatannya dengan alam, juga terampil saat menolong dirinya sendiri. Sementara anak kota, identik dengan teknologi. Dengan pengetahuan dan tren terkini. Misalnya memasak, anak kampung bisa memasak menggunakan tungku kayu bakar. Sementara anak kota, menyalakan kompor sendiri pun belum… Read More

Lagi Lagi Plastik

Setelah masa mengumandangkan perang ke plastik kresek untuk wadah belanja berlalu, kini saatnya fokus berpindah ke sedotan plastik. Sungguh positif, karena banyak teman di sekitar saya yang jadi secara sadar menolak menggunakannya lagi, dan mulai membeli sedotan yang bisa digunakan ulang, baik terbuat dari bambu atau baja tahan karat. Mudah-mudahan tidak musiman seperti kebijakan tas… Read More

Yang Kita Jalani Adalah Cita-cita

“Apa yang kita ketahui itu terbatas, sedangkan yang tidak kita ketahui itu tak berhingga; secara intelektual kita berdiri di satu pulau kecil di tengah-tengah lautan ketidaktahuan tak terbatas. tugas kita di setiap generasi adalah mereklamasi untuk memperluas daratan.” T.H. Huxley, 1887 – diambil dari Bab I Tepi Lautan Kosmik, Buku Cosmos karya Carl Sagan Suatu… Read More

Orang Tua Kita Akan Jadi Orang Yang Tua

Seorang teman lama pernah berkata di salah satu akun media sosialnya, “You are not a grown up until you have to bathe your parents.” Waktu membaca tulisan itu pertama kali, belum pernah terbayang di kepala saya bahwa pada satu titik dalam hidup, kita akan mengalami hal itu. Atau akan melakukan hal yang serupa. Dan di… Read More

Berpikir Setengah-setengah

SAYA menonton film “Lima” dua pekan lalu. Rasanya seperti berada dalam kelas, “membaca” narasi pengantar untuk lima nomor ujian esai dengan pertanyaan utama: “Apa yang akan kamu lakukan jika …” Ada soal yang bikin mikir banget dan terasa jauh lebih pelik dibandingkan lainnya, ada juga yang terkesan biasa-biasa saja karena relatif sering kita temui di… Read More

#RekomendasiStreaming – Tontonan Libur Lebaran 2018 Yang Mencerahkan

Libur Lebaran tahun 2018 ini terasa sekali panjangnya ya? Sepertinya baru kali ini ada gerakan libur bersama secara nasional yang cukup lama, dimulai hampir seminggu sebelum Lebaran, dan akan berakhir sekitar seminggu setelahnya. Bahkan beberapa instansi, baik kantor maupun sekolah, baru akan mulai beraktivitas lagi bulan depan. Beberapa teman yang sudah berkeluarga mengaku cukup kelimpungan… Read More

Basa Basi (Tidak) Busuk

SESEORANG menitipkan tulisan ini. “Apa kabar?” Pernah merasa jengah dengan basa basi? Sama, saya juga. Seringnya orang-orang sebenarnya tidak ingin tahu jawaban dari pertanyaan di atas. Pertanyaan itu juga biasanya dijawab dengan normatif, balasan standar satu kata yang harus dibalas dengan menanyakan pertanyaan yang sama ke penanya. Kadangkala keceplosan, penanya tadi menjawab dan menyakan kembali… Read More

Obituari: Bule Keren Bernama Bourdain

Sebelum dia menulis essai Don’t Eat Before Reading This di usia 40. Dia adalah bukan siapa-siapa. Dia hanyalah seorang chef di kota New York. Tapi setelah tulisan itu rilis di New Yorker pada tahun 1997 maka namanya melesat dan bintangnya pun langsung bersinar terang. Good food, good eating, is all about blood and organs. Cruelty… Read More

Anak Kecil Wajib Punya Ayah

Ketika saya masih kecil, yang penting itu saat saya merengek minta jajan, ayah saya sanggup membelikannya. Ndak penting ayah punya uang atau ndak. Saya ndak peduli ayah kerjanya jadi karyawan swasta, dokter, atau berjualan kupat tahu depan rumah. Saya ndak peduli. Apa yang saya butuhkan cuma satu: ayah saya menyanggupi kebutuhan keinginan saya. Mau ayah… Read More

Tiga Belas

(cerita sebelumnya bisa dibaca di sini) “Wait a minute!” Saya yang baru mulai bercerita, mendadak terdiam. Teman saya hanya tersenyum kecil sambil memincingkan matanya. “I have a feeling we’ll be in for a long night. So why don’t we move somewhere else?” Kali ini saya yang tertawa. “Well, I don’t mind, but where to? And… Read More

Mengalir

TANGGAL hari ini cantik, 6-6. “Liu-liu” bunyinya, kalau dilafalkan dalam Mandarin. Mungkin gara-gara itu banyak orang Tionghoa yang lumayan suka dengan angka 6. Meskipun rasa sukanya belum sekuat seperti pada 7, 8, dan 9, yang masing-masing ialah “qi” (dibaca: chi), “ba” (dibaca: pa), dan “jiu” (dibaca: ciu). Oh, ya, kenapa ada tulisan yang berbeda dengan… Read More

Tooth Fairy

Kapan terakhir ke dokter gigi? Saya ternyata sudah lama sekali, lebih dari tiga tahun yang lalu, kalau tidak salah ingat. Lalu tiba-tiba hari ini bikin janji untuk ke dokter gigi lagi. Asalnya hanya ingin membersihkan karang dan memutihkan gigi beberapa level agar senyum semakin cling. Eh kok ya, begitu dokter gigi mengintip ternyata ada bolong… Read More

Satpam

Aku berjanji takkan pernah lagi pulang pagi Seminggu bapak slalu tunggu kami sampai pagi Ku…berjanji Padamu…selalu Tak akan…terulang Kembali…janjiku Lain hari… Bapak yang baik hati jangan pergi malam ini Siapa lagi yang slalu tunggu kami sampai pagi Bukan maksud hati kami yang ingin pulang pagi Maafkan kami karna cuma bisa bikin janji – Klarinet  … Read More