Columbus Day atau Bukan Columbus Day

IND112775 Christopher Columbus at the gates of the monastery of Santa Maria de la Rabida with his son Diego, giving bread and water, 1858 (oil on canvas) by Mercade y Fabregas, Benito (1821-97) oil on canvas Prado, Madrid, Spain Index Spanish, out of copyright
Painting by Mercade y Fabregas, Benito (1821-97)
oil on canvas. Prado, Madrid, Spain

Tanggal 12 Oktober lalu, sebagian negara bagian di Amerika Serikat merayakan Columbus Day. Mengapa sebagian saja? Ternyata sudah cukup banyak negara bagian yang menolak untuk merayakan Christopher Columbus sebagai penemu benua Amerika, malah menuding bahwa dia lah biang kerok dari genosida atas penduduk asli benua Amerika. Menurut catatan sejarah, 12 Oktober 1492 Columbus mendarat di kepulauan Karibia atau Bahama (tergantung dari sumber yang dikutip). Mengira dirinya sampai di Asia, dia pun sempat mencatat di jurnalnya mengenai pendapatnya akan penduduk asli yang disebutnya “orang Indian”. Menurut kesan Columbus, mereka sangat polos dan bodoh, dan menuruti apa saja yang dia perintahkan.

Selama empat pelayarannya ke benua Amerika tengah dan kepuluan, dia sudah ‘berhasil’ menjadikan penduduk asli sebagai budak, bahkan sebagian diangkut ke Eropa untuk dijual (dan banyak yang tewas di perjalanan), dengan sistem kerja paksa dia juga meraup keuntungan dan kekayaan alam daerah yang didatanginya, bahkan suku Taino yang tadinya memiliki populasi sekitar 250 ribu orang, hanya tinggal beberapa ratus orang saja ketika ditinggalkan Columbus. Tidak heran kalau akhirnya banyak yang menolak memperingati satu hari atas namanya. Kalau pun Columbus ada peran dalam sejarah, bahwa pelayarannya adalah jadi tanda awal dari masa kolonialisme yang kejam, terutama untuk penduduk asli Amerika tengah dan selatan.

164078515-H
Amerigo Vespucci

Lalu bagaimana dengan nama America? Selama ini ada perdebatan bahwa seorang pedagang Italia, Amerigo Vespucci lah yang menemukan benua Amerika, karena itu nama dia diberi kehormatan untuk dipinjam menjadi nama benua. Ternyata Vespucci sampai di Brazil tahun 1502. Tetapi banyak yang berkata juga kalau itu bukan pelayaran pertamanya, dan sebelumnya dia sudah mencapai teluk Meksiko, bahkan sebelum Columbus sampai ke Bahama. Berbeda dengan Columbus, Vespucci langsung sadar kalau dia telah sampai di daratan baru, bukan di Asia. Apakah karena itu dia berhak menyandang profesi sebagai penemu benua Amerika? Belum tentu. Karena banyak yang melakukan klaim jika mereka telah sampai lebih dahulu, baik pelayar Eropa maupun Cina.

Kalau setiap cerita harus punya makna di baliknya, mungkin makna dari cerita ini adalah; ternyata sejarah itu tidak sesederhana sejarah yang kita harus hapalkan secara plek plekan ketika kita masih di sekolah dasar. “Itu sih kami sudah tahu dari dulu, ke mana saja dirimu, Leila?” Ke mana mana, tetapi tidak ke Bahama.

Lalu ingatan saya melayang ke beberapa hari yang lalu, ketika partner saya berkata, “kadang suka gemas kalau melihat seseorang membicarakan tentang film yang sudah lama dirilis, walaupun filmnya agak obscure, seolah dia yang menemukan film itu dan semua orang harus nonton karena dia telah menemukannya untuk kaum manusia yang tidak tahu apa-apa. Dalam hati aku suka komentar, kemana aja lu bro” Saya mengangguk angguk mengerti. “Itu ada istilahnya, beb.”

Diambil dari Urban Dictionary
Diambil dari Urban Dictionary

Posted in: @linimasa

4 thoughts on “Columbus Day atau Bukan Columbus Day Leave a comment

Leave a Reply