Pilih Sendiri Pengalamanmu

Sebagai anak baru di bidang digital, yang bisa dibilang tak tahu apapun, senang sekali rasanya dapat kesempatan untuk ikut konferensi yang relevan, membuka mata dan menambah ilmu. Ternyata banyak hal yang selama ini saya masih salah persepsi. Atau tidak punya persepsi sama sekali alias belum tahu.

tumblr_mh6lbh2rve1s478lso1_1280

Seperti user experience (UX) misalnya. Selama ini karena sering disandingkan dengan user interface (UI), saya mengira kalau bidang ini adalah murni pekerjaan seorang desainer. Dan tentunya desainer tersebut sudah dibekali dengan berbagai teori dan ilmu mengenai wireframe, navigasi, fungsi dan best practice yang tentunya berubah setiap ada tren baru. Ketika saya mendengarkan beberapa presentasi dan mengikuti beberapa workshop, ternyata UX itu jauh lebih luas daripada sekadar desain. Sebelumnya maaf kalau sudah banyak yang tahu, saya bukan bermaksud Columbusing, just want to share what I discovered hehe.

tumblr_mh3bwabhzz1s478lso1_1280

User experience adalah bagaimana dari awal produk Anda ditemukan oleh user, kemudian ketika dia masuk, menjelajah, apa yang ditangkap oleh semua indranya ketika menggunakan, apa yang dirasakannya, motivasi apa yang membuat dia melakukan aksi, dan aksi apa yang akan memberikan reaksi, dan apa yang akhirnya membuat pengguna ingin melakukan dan merasakan itu lagi dan lagi sampai akhirnya menjadi kebiasaan. Begitu ngeh dengan hal ini seperti ada lampu yang mendadak menyala di kepala saya. Saya sebenarnya sudah tahu soal ini semua, tetapi sebelumnya terlalu lugu saja bahwa menganggap teknologi juga harus seolah tak punya kepribadian. Ternyata saya salah besar. But now I know.

Dan walau banyak orang (termasuk saya) yang belum belum sudah terintimidasi dengan istilah yang terdengar high tech “UX”, sesungguhnya hal ini bisa diaplikasikan dengan penyesuaian minor di bidang mana saja. Transportasi? Restoran? Pertunjukan? Bahkan diri sendiri.

ceuin_xweaen-vm

Yang Anda butuhkan adalah cerita latar belakang dari “pengalaman” yang Anda ingin pengguna rasakan, dan meyakinkan kalau mereka adalah pusat dari cerita tersebut. Apakah ingin tampil dan berkesan sebagai yang maha tahu? Sahabat pendengar yang baik? Pengelola yang andal? Buat strategi di setiap langkah, beri pilihan yang cukup tanpa terlalu banyak hingga membingungkan, jangan lupa untuk membuat niat Anda sangat jelas dari awal, tetapi dengan cara yang baik tentunya. Tentunya seperti juga semua hal, produk yang ingin “dijual” (walaupun itu diri sendiri) punya pasar yang khas. Selalu beri pilihan untuk quit untuk menyeleksi pengguna yang bukan pasar Anda, tetapi buat pilihan untuk meneruskan pengalaman menjadi sesuatu yang sangat menggiurkan (tanpa harus mengiming-imingi keuntungan finansial, seharusnya hahaha). Tak lupa ada satu hal yang penting juga yaitu; be genuine and sincere. Karena entah bagaimana, sekarang orang sudah bisa mencium hal-hal yang sifatnya palsu atau pencitraan. Juga entah bagaimana biasanya akan tercermin di pengalaman pengguna Anda, apakah yang diberikan 100 persen atau hanya di permukaan saja.

tumblr_mibswl3zel1rel180o9_250

Mudah-mudahan kita menemukan pengguna setia yang menjadikan produk kita salah satu kebiasaannya. Baik itu berupa jutaan active user maupun satu active user untuk seumur hidup hingga kakek nenek dan ajal menjemput. (Ini sebenarnya ngomongin apa sih?)

Iklan

One thought on “Pilih Sendiri Pengalamanmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s