Sok Tau 2015 (Bag. 3 – Tamat)

7. NIP N’ TUCK

Olahraga yang semakin digandrungi, membuat bentuk tubuh menjadi patokan penting. Didukung dengan adanya trend pakaian yang membutuhkan bentuk tubuh ideal akan merajalela di tahun 2015. Bayangkan, siapa yang bisa mengenakan body suit yang melekat di seluruh tubuh tanpa memiliki tubuh yang indah. Selfie tak hanya sekedar wajah, tapi juga bentuk tubuh yang ideal. Alasannya bisa beragam: Dikagumi. Dikagumi. Dan, dikagumi.

b50c0760831b67fe78f10639ce3098b3_shed2014-09-wang-womensalexander-wang-for-hm-ads-joan-smalls-glamazons-blog

Setelah dirasa olahraga saja tidak cukup, bantuan medis dan non medis pun akan bermunculan. Operasi plastik yang tadinya sering disembunyikan kini bisa dengan leluasa menjadi perbincangan di tempat umum. Dengan mudah kita melihat para artis secara terang-terangan mengaku kalau dirinya mendempul sebagian atau seluruh tubuhnya. Memanjakan tubuh tak lagi soal memberikan rasa nikmat seperti dipijat, tapi juga membentuknya.

Mulai dari salon, klinik, rumah sakit kecantikan akan semakin menjamur. Teknik-teknik baru akan semakin dikembangkan. Dari menggunakan alat medis sampai supranatural. Pilihan harga pun semakin luas. Karena memiliki tubuh yang indah, tak mengenal kelas dan status sosial.

8. OLD MONEY

Setelah remaja dan eksekutif muda menjadi incaran produsen, tahun depan giliran generasi tua akan semakin dimanjakan. Beragam fasilitas dan barang yang menjadikan hari tua lebih indah. Paket berlibur untuk senior citizen, ke tempat-tempat yang tenang dan tidak diburu-buru oleh waktu selayaknya paket tur untuk remaja. Trend pakaian yang diciptakan khusus untuk kakek dan nenek sehingga mereka tampil lebih modis. Kosmetik dan perawatan kulit khusus untuk merawat kulit yang sudah keriput. Club tempat kakek dan nenek berkumpul dan beraktivitas bersama. Cafe khusus untuk para orang tua dengan menu makanan sehat dan disesuaikan dengan kondisi tubuh mereka. Ah silakan mencari ide baru di lahan baru ini.

old_couple--621x414perth-massage-therapy-for-the-elderlyarticle-1380767-0BC717D500000578-645_634x286

Kata ‘tua’ memiliki usia yang lebih muda. Harapan untuk pensiun dini dan menikmati hidup lebih cepat, membuat manusia cepat menjadikan dirinya tua. Tentukan saja usia tua sesuai kondisi keuangan. Sudah merasa mapan di usia 30 dan bisa hidup tanpa bekerja dan mulai memasuki masa pensiun? Kenapa tidak!

Masuk akal. Hanya ada dua hal yang produsen inginkan dari pembeli; UANG dan WAKTU. Target remaja, memiliki waktu tapi tidak memiliki uang. Target dewasa, memiliki uang tapi tidak memiliki waktu. Target orang tua, memiliki uang dan waktu.

9. BATIK TIGA NEGERI

Kolaborasi yang belakangan ini dikumandangkan, tak selalu menghasilkan. Sifat tamak manusia mematikannya. Keberhasilan selalu menjadi anak yang diakui semua orang dan kegagalan adalah anak yatim piatu. Kata orang bijak. Pecah partneran bisnis, menjadi alasan yang sering disebut belakangan ini. Restoran buka tutup. Produk baru datang dan pergi. Semua terjadi lebih cepat dari perkiraan.

Adalah batik tiga negeri. Batik yang dibuat di tiga tempat berbeda: Lasem, Pekalongan dan Solo. Menghasilkan karya yang indah perpaduan warna merah dari Lasem, biru dari Pekalongan dan sogan coklat dari Solo. Keunikannya, saat dikerjakan di tiga tempat itu, tidak ada satu pun yang mengetahui hasil akhirnya akan seperti apa. Masing-masing pembatikanmengerjakan bagiannya sendiri sendiri.

MDR_0869

Cara kerja ini sepertinya akan lebih sesuai untuk kita. Selain tidak ada persaingan uang dan ketenaran, cara kerja ini pun menghindari penjiplakan. Kenapa tidak dicoba?

 

 

 

Posted in: ringan

4 thoughts on “Sok Tau 2015 (Bag. 3 – Tamat) Leave a comment

Leave a Reply