Percaya Diri dan Sadar Diri

BEBERAPA hari lalu, saya #barutahu ada kenalan yang lolos diterima berkuliah di salah satu universitas Ivy League lewat program beasiswa. Mengenalnya sebagai teman diskusi selama 1,5 tahun terakhir, keberhasilannya menembus lembaga pendidikan sekaliber itu terasa amat wajar. Dia memang pinter banget, artikulatif–mampu menyampaikan pandangan dengan jelas dan mudah dimengerti, serta bernas. “Hebat banget, ya…” Saya… Read More

Nikmat karena Cukup

SUDAH lebih dari tiga bulan, rasanya, tidak minum teh susu ala Taiwan alias boba–tanpa topping boba–hingga akhir pekan kemarin. Saking lamanya, saking kepinginnya, dan kebetulan ada diskon, dari yang biasanya memesan Roasted Milk Tea ukuran sedang tanpa topping, malah iseng pesan ukuran besar dengan tambahan isi coffee jelly. Sesuai yang dibayangkan sebelumnya, pada satu sampai… Read More

Mengenali Seseorang dari Bacaannya

KONON, kita bisa mengenali seseorang dari beberapa hal, seperti apa yang ia lakukan di waktu luang; bagaimana caranya menyikapi ketidaknyamanan (saat menunggu, saat bosan, saat terjebak macet, saat penyaji makanan melakukan kesalahan, dan sebagainya); termasuk lewat bahan bacaan yang ia nikmati. Untuk dua hal pertama, berkaitan dengan kebiasaan, pembawaan, dan kepribadian. Sementara soal bahan bacaan,… Read More

Murni dan Tidak Murni

SELAMA masih ada anggapan bahwa “murni” lebih baik daripada “tidak murni”, selama itu pula akan selalu ada yang terdorong, bahkan terobsesi terhadap pemurnian. Terlebih pada hal-hal yang ideologis; sesuatu yang dipercaya dan diyakini sepenuh hati, termasuk agama serta berbagai aspeknya. Saya iseng kepingin menulis tentang ini, karena baru tahu ternyata bisa juga ada sidang perkara… Read More

Kenyamanan Batin di Tengah Ketidakadilan Sosial

SAYA pernah membaca twit yang mengatakan; “Jangan diam. Karena diam berarti membiarkan ketidakadilan!” Hal ini terkait masalah-masalah sosial kemasyarakatan, ekonomi, lingkungan, dan kemanusiaan. Saya yakin, saat membaca ini pun, langsung tersusun isu-isu yang terpikirkan. Namun, dalam waktu yang berbeda, saya juga sempat membaca; “Diam bukan berarti tidak peduli. Semua orang punya caranya masing-masing” entah siapa… Read More

(Apakah) Tidak Apa-apa Menjadi Biasa-biasa Saja (?)

TERGANTUNG tentang apa. Karena sayangnya, tidak semua hal bisa dianggap biasa-biasa saja (aspek internal), dan tidak semua orang bisa menerima ketika kita menganggap sesuatu biasa-biasa saja (aspek eksternal). Seperti beberapa hal yang tadinya bakal dijadikan topik tulisan di Linimasa hari ini, akhirnya buyar dan urung dibahas lantaran kehebohan undang-undang yang terkesan buru-buru disahkan kayak ngejar… Read More

Nasi Pecel dan Lean Living

Membedakan yg penting dan kurang penting, lebih cermat bertindak, dan mengamankan lebih banyak. Read More

Hidup dari Pengakuan Orang Lain

KASIHAN … atau tidak? Kita mungkin punya pandangan berbeda terhadap hal ini. Sebab setiap orang pada dasarnya berhak menjalani serta mengisi kehidupannya dengan hal-hal baik yang dia tetapkan sendiri, dan bukan demi mengejar pengakuan dari orang lain. Setiap orang adalah “pemilik” sekaligus pengelola kehidupannya masing-masing. Namun, manakala seseorang bergantung pada pengakuan orang lain, ia seolah-olah… Read More

Mungkinkah Kita Lelah Belajar?

Belajar itu proses, bukan sekadar hasil akhir. Ketidaktahuan pun merupakan hasil dari pembelajaran. Read More

Soal Uang: Jadi Tahu Ini karena Pandemi

KEGIATAN tabung-menabung dan berinvestasi tak pernah terasa sepenting sekarang. Bukan kegiatannya per se, tetapi dampak yang dihasilkan; buah yang tersedia untuk dipetik dari bibit yang ditabur-tanam sedikit demi sedikit sejak belasan atau puluhan tahun lalu. Terlebih di masa pandemi, manakala keleluasaan hidup menjadi jauh lebih sulit didapatkan daripada sebelumnya.  Situasi ini sesuai dengan ungkapan yang… Read More

Ngomongin blog orang lain…

SAYA masih ingat rasanya, menjadi satu-satunya wartawan yang Tionghoa di Samarinda sampai beberapa tahun lalu. Jangan bayangkan Samarinda seperti Pontianak atau Singkawang. Karena meskipun sama-sama berada di pulau Kalimantan, orang Tionghoa Samarinda tidak terlalu banyak. Komunitasnya kecil dan rapat, kecenderungan perilakunya relatif mudah terbaca, serta beberapa preferensinya terbatas; sedikit saja perbedaan atau ketidaklaziman akan sangat… Read More

Kepingin

KEMARIN, di tulisan terakhir sebelum ini, Mas Roy menulis tentang “hampa”. Dijelaskannya dengan cukup panjang lebar dan kaya referensi; mulai dari memakai perspektif penulis populer Tanah Air, musisi-musisi lagu cinta era puluhan tahun lalu, sampai sedikit menyenggol ranah metafisika. Entah apa alasan Mas Roy menulis tentang “hampa” tempo hari. Barangkali hanya kepingin … tapi kayaknya… Read More

“Emangnya aku dapat apa?”

DAPAT…Dapat…Dapat… Pemikiran ini yang selalu bergelayut dalam benak kita untuk–hampir–segala hal. Kita dilumpuhkan oleh penilaian dalam bentuknya yang paling kasar; perhitungan untung-rugi. Kita cenderung mau, dan baru akan mau melakukan sesuatu bila jelas hasil akhirnya, atau setidaknya, bila kita merasa yakin atas hasil akhirnya (meskipun belum tentu demikian). “Emangnya aku dapat apa?“ Kita cenderung mau,… Read More

Malu & Takut

DARI yang awalnya hanya berupa perasaan; “rasa malu” dan “rasa takut”, tak ada yang terlampau istimewa dari kedua sikap mental ini. Semua orang bisa memilikinya, semua orang bisa pula merawat dan mempertahankannya selama masih memiliki kesadaran. Meski demikian, malu dan takut telanjur dianggap buruk. Thanks to para motivator, inspirator, komunikator, dan …tor-…tor lainnya, malu dan takut dinilai… Read More

Adakah Kebenaran dalam Echo Chamber?

APAKAH ini? Kita barangkali akan langsung menyebutnya sebagai semangkuk “air putih”, bahkan tanpa keraguan sama sekali. Mengapa kita bisa menjawab demikian? Umumnya karena berdasarkan pengalaman, pengamatan, dan pengetahuan yang ada sejauh ini, bahwa; Isi mangkuk bisa terlihat dari luar, Isi mangkuk terlihat seperti cairan, Cairan tersebut tanpa warna, transparan, Cairan tanpa warna biasanya adalah air.… Read More