Saya Pernah Jadi “Buddhis yang Takfiri”


WAKTU ke Asian Civilisations Museum (ACM) Singapura beberapa pekan lalu, kebetulan ada anak-anak sekolah sedang berdarmawisata. Setelah di-briefing bu gurunya tentang kegiatan observasi dan tugas, mereka pun bebas berkeliling, mengamati, dan mencatat hal-hal menarik dari koleksi benda bersejarah yang dipamerkan di sana. Sampai ada salah satu bocah yang lihat arca ini, lalu heboh sendiri dan… Baca Selengkapnya

Dari Bocoran Game of Thrones Season 7


ADA kehebohan kecil di grup WhatsApp LINIMASMAS—kalau penasaran kenapa dinamakan demikian, tanya ke Mas Roy saja—Sabtu sore kemarin. Mas Gandrasta membagikan satu tautan Vimeo khusus buat Mbak Leila, tanpa judul atau keterangan apa pun. Apalagi pratinjau atau preview-nya juga enggak muncul gara-gara akses Vimeo masih diblokir untuk internet Indonesia. Kenapa akhirnya menjadi kehebohan kecil? Sebab… Baca Selengkapnya

Berburu Pembenaran


SELALU terasa nikmat dan menyenangkan (atau paling tidak pernah tahu bagaimana rasanya), ketika ucapan dan perbuatan kita mendapat pembenaran atau pembelaan. Perasaan menyenangkan itu membekas dalam ingatan sejak dulu, setelah pertama kalinya merasakan “dibela” waktu masih kecil. Saking nikmatnya sampai-sampai tanpa sadar menjadi semacam kecanduan, membuat kita selalu mencari dan berusaha mendapatkan pembenaran dari mana… Baca Selengkapnya

Ini tentang Uang


KETIKA berbicara soal bagaimana cara seseorang memberdayakan uang yang dimilikinya, secara sederhana setiap orang bisa dikelompokkan dalam dua kategori: penyimpan, dan pemutar. Hanya ada dua karena memberdayakan uang di sini tidak termasuk membelanjakannya untuk tujuan konsumsi. Sesuai namanya, penyimpan akan mengumpulkan uang yang ia peroleh dan mendiamkannya secara sistematis maupun konvensional, hingga pada suatu saat… Baca Selengkapnya

Tidak Ada Kata Terlambat untuk… Terlambat


LENGKAPNYA, tidak ada kata terlambat untuk menyadari bahwa kita telah terlambat menyadari sesuatu, yaitu kita telah terlambat menyadari bahwa kita telah terlambat menyadari sesuatu, berupa terlambatnya kita menyadari bahwa kita telah terlambat menyadari sesuatu. Wait… What? Ada berbagai bentuk kekeliruan berpikir atau logical fallacy yang telah diidentifikasi. Beberapa di antaranya yang cukup populer, makin sering kita… Baca Selengkapnya

Buat Kamu…


MANTAN, seberapa pun tidak menyenangkan dan sungguh-sungguh ingin dilupakan, ternyata selalu sukses menjadi topik pembicaraan yang amat sukar terhindarkan 😅. Sekuat dan setegar apa pun hati telah dipersiapkan, lama kelamaan ya runtuh juga. Ngikut deh. Setidaknya bagi sebagian kecil* orang. Hari ini, awalnya pengin menulis mengenai hal-hal remeh, trivia, atau informasi-informasi ringan seperti biasa setelah… Baca Selengkapnya

Menerjemahkan Rasa Kesepian


SEGALANYA muncul melalui keterkondisian. Begitu pun dengan rasa kesepian. Muncul dan dialami seseorang yang terkondisi untuk merasa demikian. Keterkondisian adalah berlangsungnya keadaan-keadaan yang sesuai dan cocok, yang mendukung dan memperbesar kemungkinan munculnya sesuatu hingga mendekati 100 persen. Keterkondisian bersifat kausalitas, sebab akibat, bukan semacam sulap atau sihir yang bisa menciptakan sesuatu dari udara secara tiba-tiba.… Baca Selengkapnya