SangaTips

Jika bising digital merambah hubungan personal dapat diartikan bahwa piranti elektronis dan segala fiturnya semakin melekat dalam kehidupan kita sehari-hari. Kisruh ini hadir setelah munculnya peraturan yang menyambung dunia maya dengan realita lewat UU ITE. Apa yang terjadi di layar hape dapat digubah menjadi laporan polisi. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan oleh warga pengguna internet?

  1. Gunakan akun anonim, atau
  2. Posting seperlunya, karena
  3. Medsos bukan tempat sampah, dan ingat
  4. Hindari skrinkep postingan orang lain, serta
  5. Jangan telanjang depan kamera,
  6. Jika jurnalisme dibungkam, sastra bicara, karena
  7. Batasan privat dan publik sudah tak ada lagi
  8. Banyak hal menarik di bawah langit, misalnya
  9. Menatap binar mata lebih menarik dari sekadar menatap layar hape.

NEW FINAL WISE VISUAL-simplified

Akun anonim berguna untuk mencegah riya dan perbuatan yang dapat mengganggu kredibilitas kita. Kawan dan lawan batasannya setipis kondom. Begitu getas untuk berpikir jernih mana yang patut disuarakan. Ada baiknya lebih banyak mendengar dan membaca daripada bicara dan menulis hal-hal yang sensitif. Bukan bersembunyi dalam sebuah identitas. Melainkan akal sehat dan hati jernih tetap setia kepada tanpa pamrih.

Jika kita mengunggah sesuatu pastikan itu adalah hal yang perlu. Jangan pernah meremehkan satu karakter. “Kami” bisa jadi “kamu” hanya karena jempol terlalu tergesa-gesa menulis. Siap menjadi sial. Turut berduka dan bersuka. Nemenin dan nenenin. Konyol dan kontol. Karena akhir-akhir ini lebih banyak yang makan soang, makan bakso tahi. Juga Adzab subuh dan anjuran untuk perbanyak anal.

Medsos itu penyebar informasi yang efisien. Satu kelahiran kalimat bisa berlari kemana saja. Garis finish-nya masih misteri. Bahkan tanpa ujung. Karena medsos itu bagai energi. Terus kekal dan hanya berubah format. Kita semakin rajin saja melahirkan zombie.

Juga ndak perlu iseng punya kegemaran skrinskep postingan teman, sahabat, pacar apalagi lawan. Yang saya tahu, saat ini Tuhan sedang menimbang-nimbang apakah skrinkep bagian dari dosa kecil. Karena selayaknya pencuri, mengambil sesuatu tanpa permisi.

Telanjang juga jangan menjadi hobi. Telanjang baik secara fisik maupun secara mental. Payudara dan arogansi itu seimbang di mata netizen. Baper, caper, dan laper itu semacam ngomel sembari ngemil sekaligus ngemol. Wajah dan tubuh kita adalah tiang bendera yang harus dijunjung tinggi ketika sedang ada yang berkibar. Selfi diperkenankan tapi jangan disebarkan terlalu dini, apalagi berkali-kali.

Pun jika tak tahan lagi ingin berkomentar negatif. Lakukan dengan kiasan dan penuh metafora. Karena apapun yang kita tulis, akan ditafsirkan secara bebas oleh pembaca. Semacam sperma yang lepas di mulut rahim. Entah bagian mana yang akan membuahi telor. Kita hanya mengeluarkan. Soal akibat, siapa sih yang dapat menentukan?

Ketika televisi hadir pertama kali, maka ia menjadi ancaman karena merangsek melewati pagar rumah dan dinding kamar. Apalagi gawai dan sambungan internet. Ia hadir di genggaman. Ketika kita menulis sesuatu berarti kita membiarkan ia menjelajah ruang dan waktu hingga sumsum tulang belakang.

Ada baiknya kita kembali seperti dulu. merayakan hadirnya matahari, hempasan angin, dan debu beterbangan. Karena di bawah langit adalah hiburan nyata yang patut dinikmati. Tak ada godaan eksistensi dan kemashuran disana. Justru kerdilnya kita di sebuah titik galaksi yang melayang-layang. Kita terbang naik kendaraan bernama bumi. Sudahkah anda berkeringat hari ini?

Karena yang terbaik adalah saling tatap dan bertukar udara. Ada hal yang tak ditemukan dari sebuah layar hape. Deru nafas. Aroma tubuh. Kerling mata yang menghujam ulu hati. Sentuhan jemari pada kulit. Apalagi pagutan mesra pada bibir.

salam anget,

GusRoy

Posted in: #tips, Gaya Hidup, Hidup

18 thoughts on “SangaTips Leave a comment

  1. Blog ini ditayangkan di internet, dipromosikan via Twitter dan Facebook. Meraih eksistensinya pun dari media sosial. Dengan lebih dari 50% pembacanya, membacanya via mobile. Sisanya desktop. Penulisnya adalah inisiator blog bersama ini.

    Mau dipindah offline?

    1. Gak lah Oom Glenn. Bukan anti daring, dari 9 poin hanya dua yang ndak menganjurkan onlen. Sisanya, berhati-hati saat berinternet. Demikian Oom.
      Aku sayang Oom Glenn. Love you 🌷

      1. Gunakan akun anonim
        Maksudnya kayak @roysayur gitu?
        Malah sebaiknya gunakan nama sebenarnya. Karena jadi bisa mempertanggung jawabkan postingan. Dan, lebih berhati-hati sesuai maksud tulisan ini.
        Posting seperlunya,
        Batasannya seperlunya itu kan subyektif. Apalagi makin tua makin dikit perlu.

        Medsos bukan tempat sampah,
        Tidak ada media sosial yang ditujukan buat tempat sampah.

        Hindari skrinkep postingan orang lain,
        Bukannya banyak tulisan di blog ini yang menampilkan skrinkep? Bukan hanya buat dipuji tapi juga dicela…

        Jangan telanjang depan kamera,
        Lebih jangan lagi menelanjangi orang lain depan kamera dan apa pun…

        Gunakan akun anonim
        Maksudnya kayak @roysayur gitu?
        Malah sebaiknya nama sebenarnya. Karena jadi bisa mempertanggung jawabkan postingan. Dan, lebih berhati-hati sesuai maksud tulisan ini.
        Posting seperlunya,
        Batasannya seperlunya itu kan subyektif.

        Medsos bukan tempat sampah,
        Tidak ada medium sosial yang ditujukan buat tempat sampah.

        Eh udahan dulu mau malam mingguan sek… dadaaaagh

  2. Kalau tulisannya diketemukan beberapa masa ke depan atau ditulis ulang oleh pemuka agama, mungkin bisa dijadikan surat sakral, material penyokong kitab suci

  3. Suka sama tulisan mas Roy iniii…..setuju sama poin no 9….menatap binar mata lebih menarik daripada sekadar menatap layar hp 😀 …..

Leave a Reply