Mari Marathon! (Nonton TV)

Baru saja kemarin rasanya saya seperti ditampar. Ditampar sama tulisan sih, bukan sama orang. Tulisannya bisa dibaca di sini: 11 Ways to be Healthier When Watching Too Much TV. Dari judulnya sudah cukup jelas ‘kan tentang apa?

Lalu kenapa bisa merasa tertampar?

Kalau teman-teman sering membaca tulisan-tulisan saya di sini, maka teman-teman pasti tahu betapa saya lagi tergila-gila menonton banyak serial televisi. Tentu saja kalau sudah berbicara soal serial televisi, kita bicara tontonan dalam durasi lama, lebih lama dari menonton satu film di bioskop.

Jadi, kalau sudah terpikat sama satu serial, maka bisa dipastikan saya akan menghabiskan waktu cukup lama untuk menonton serial tersebut. Bisa berjam-jam di depan layar televisi. Apalagi sekarang bisa streaming atau mengunduh serial dalam satu musim penayangan.

Kalau sudah begitu, tidak ada kerjaan lain selain duduk, duduk dan duduk. Sebuah aktivitas pasif yang sangat bertentangan dengan usaha untuk menjaga kesehatan tubuh.

(Courtesy of wired.com)
(Courtesy of wired.com)

Sesuai apa yang ditulis di artikel di atas, kalau sudah duduk lama sambil menonton televisi, pasti akan makan makanan ringan. Pasti akan ngemil.

Dan mana mungkin ngemilnya makanan sehat? Kemungkinan besar pasti makanan tidak sehat: terlalu banyak karbohidrat (nasi, roti, mie), lalu dilanjutkan dengan snack ber-MSG. Benar-benar “total” menjadi seorang couch potato.

Dari pengalaman menjadi couch potato bertahun-tahun selama ini, lalu sambil membandingkan dengan tulisan di atas, maka sepertinya ada beberapa hal yang bisa kita “siapkan” kalau mau nonton serial televisi, atau istilahnya, binge-watching:

  • Lakukan di pagi hari.
  • Ternyata saya baru sadar kalau baru sekali saya melakukan binge-watching, menonton satu musim penayangan, atau satu season, serial televisi, dari episode awal sampai episode terakhir. Serial itu adalah Stranger Things. Saya menontonnya dari jam 7:30 pagi, lalu berakhir di jam 4 sore. Waktu itu menontonnya di hari Minggu.
    Dari situ saya baru sadar, aktivitas binge-watching ini perlu tenaga ekstra, ya? Dan akan nge-blok waktu kita, bisa sampai setengah hari penuh. Maka memang sebaiknya dilakukan hanya di waktu luang, dan dimulai di pagi hari.

  • Kalau cuma bisa menonton di malam hari …
  • … maka batasi 2 episode saja sebelum tidur. Percayalah, ini akan susah sekali dilakukan. Apalagi serial macam House of Cards yang sungguh-sungguh sangat adiktif. Seringnya kita akan ngomong ke diri sendiri “satu episode lagi deh, abis itu tidur.” Tapi kenyataannya, kita akan sering bablas, sampai ketiduran di depan televisi atau gadget. Apabila nekat bablas nonton sampai pagi, yang ada besok paginya kita ngantuk, dan kekurangan energi karena kurang tidur.

(Courtesy of lifehacker.com)
(Courtesy of lifehacker.com)
  • Selalu sedia air putih.
  • Ternyata ini cukup manjur untuk membuat kita bergerak. Dulu waktu saya sering menonton 2-3 DVD berturut-turut, selalu ada 2 botol air minum ukuran 1 liter masing-masing yang ada di sebelah saya. Sekarang, cukup minum 1 gelas selesai satu episode Unbreakable Kimmy Schmidt, atau di tengah-tengah satu episode Masters of Sex. Rutin minum segelas air putih membuat kita sering bergerak, karena harus pipis di kamar mandi. Setelah usai buang air kecil, minum air putih. Begitu terus siklusnya.

  • Batasi jarak pandang.
  • Ini salah satu poin dari artikel Vulture di atas yang saya setuju. Sebisa mungkin kita menonton di televisi. Ukuran layar besar dari televisi akan otomatis membuat kita duduk dengan jarak yang cukup jauh. Ini sangat membantu untuk menutup mata saat ada adegan menyeramkan di Game of Thrones. Kalaupun harus menonton via tablet atau ponsel, jangan terlalu dekat dengan mata. Apalagi sampai ngantuk dan muka kita kejatuhan tablet atau ponsel itu.

(Courtesy of geekandsundry.com)
(Courtesy of geekandsundry.com)
  • You are what you eat!
  • Nah, ini yang saya belum bisa lakukan dengan baik. Jujur saja, saya masih suka “bablas” saat ngemil sambil nonton serial televisi. Favorit saya? Semua klethikan atau cemilan yang kalau dimakan bunyi krak-krak-krak saat digigit di dalam mulut, dan ber-MSG. Mulai dari kripik singkong sampai kacang. Sehat? Tentu tidak. Cukup sebungkus? Tentu tidak.
    Artikel di atas menyarankan buah anggur yang sudah dibekukan sebagai pengganti makanan ringan saat menonton. Setuju. Beberapa kali mengganti cemilan dengan buah seperti apel, jeruk dan anggur. Sudah cukup kenyang, apalagi yang ditonton serial ringan macam Madam Secretary. Cuma ya itu. Godaan aneka kripik dan kerupuk kok ya susah sekali ditepis.

  • You can always multitask.
  • Keasyikan menonton televisi di rumah adalah kita tidak perlu berbagi ruang dengan orang lain. Dengan begitu, kita bebas melakukan apa saja sambil menonton serial televisi kesukaan kita. Biasanya, setelah 2-3 episode, kita sudah familiar dengan tokoh-tokoh dan jalinan cerita yang berjalan, sehingga kita masih bisa mengikuti, meskipun mata tidak sedang tertuju ke layar televisi. Jadi kadang saya mendengarkan saja dialog dari Empire sambil mencuci piring. Atau sambil menanggapi obrolan di WhatsApp grup.

  • You choose what you watch (not others)
  • Artinya, pilih apa yang mau Anda tonton. Kalau tidak suka, tinggal saja. Masih banyak serial lain yang bisa ditonton. Cukup satu episode dari serial MacGyver edisi baru untuk membuat saya memutuskan serial ini tidak perlu ditonton lagi, karena membosankan. Sebaliknya, saya tidak keberatan menghabiskan waktu menonton ulang Friends atau Will & Grace. Dua-duanya memang belum ada yang menandingi lagi sampai sekarang.

After all, not every hype or the latest trend is suitable for us.

(Courtesy of theodysseyonline.com)
(Courtesy of theodysseyonline.com)

Selamat menonton!

Iklan

9 thoughts on “Mari Marathon! (Nonton TV)

  1. Ughh couch potato.. Saya juga addict banget sama serial barat bisa ga tidur 2 hari gegara penasaran sm episode2nya. satu alasan bertahan untuk ga punya tv di kosan adalah supaya ga jadi couch potato.. Takutnya Hari ini nonton.. Begitu keluar kosan ternyata udah ada mobil terbang 😂

    Suka

  2. ketika selesai baca ini..

    saya baru aja nyelesain MR Robots S01, nontonnya tiap pagi abis subuhan.. dan ga mungkin lebih dari 1 episode karena harus berangkat ngantor.

    yes you were right, Mcgyver is so cheesy..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s