Element of Surprise

Dua hari yang lalu Kanye West merilis video musik terbarunya yang berjudul “Famous”, yang diambil dari album terakhirnya “The Life of Pablo”. Video ini menuai kontroversi. Kenapa? Karena di video ini menampilkan George Bush, Donald Trump, Caitlyn Jenner, Kim Kardashian, Amber Rose, Chris Brown, Rihanna, Taylor Swift, dan juga Bill Cosby yang sedang tidur telanjang di dalam satu ranjang. Seakan-akan mereka usai melakukan orgy. Video musik yang kontroversial karena menampilkan seleb yang juga kontroversial. Untuk yang ingin melihat musik videonya bisa dilihat di sini.

kanye

George Bush, senior maupun junior adalah penyuka perang. Donald Trump adalah demokrat yang menjadi calon presiden dari Partai Republik. Dia mencapai tahapan tersebut dengan cara yang kontroversial dan tidak populis. Caitlyn Jenner, yang juga mertua tiri  dari Kanye West adalah seorang transgender. Dua tahun lalu namanya masih Bruce Jenner. Kim Kardashian, kita tahu dia terkenal dengan rekaman video yang sedang bersenggama dengan pacar-pacarnya. Taylor Swift terkenal dengan sering bergonta-ganti pacar dan di setiap akhir dari hubungannya maka akan lahir juga lagu yang bercerita tentang kisah cintanya. Bill Cosby adalah bintang kulit hitam yang sinarnya meredup di usianya yang semakin menua. Dia terkena kasus pelecehan seksual di masa jayanya.

Kanye West tahu apa yang dia lakukan. Dia memang menginginkan ini terjadi. Walaupun artis yang ditampilkan di video tersebut adalah bukan asli. Hanya mirip saja. Tapi pesannya sampai. Ini adalah strategi marketing yang jenius. Kalian bisa bilang apa saja mengenai Kanye West. Narsis atau apapun itu. Tapi dia selalu menarik perhatian dengan segala tingkah lakunya. Dan harus diakui dia selalu membuat karya yang tidak kacangan. Dibanding Drake misalnya. Karya-karyanya selalu bisa dipertanggungjawabkan. Dari segi artistik maupun lirik. Kontroversi hanya bumbu. Sejelek apapun disain dari sepatu Adidas “Yeezy”, tetap saja sepatu tersebut laku.

Kontroversi kadang dibutuhkan ketika anda bergelut di dunia hiburan. Atau politik. Sudah banyak sekali contoh dari mereka yang berhasil. Masih ingat ketika Paul McCartney dari The Beatles bahwa dia ditanya oleh salah satu jurnalis TV Amerika apakah iya pengguna LSD? Paul tidak mau berbohong. Dia jujur. Dia jawab iya. Apa salahnya menjawab jujur? Atau ingin jawaban yang nyaman? Tidak tapi membohongi diri sendiri? LSD membuat kecanduan seperti rokok. Atau ketika John Lennon berkata bahwa The Beatles lebih terkenal daripada Yesus? Mereka tidak pernah minta maaf. Kenyataannya memang begitu koq.

Donald Trump berkata bahwa harus dibuat benteng di perbatasan Meksiko dan melarang (untuk sementara) muslim untuk mengunjungi Amerika. Apa hasilnya? Sekarang dia saingan terberat dari Hillary Clinton. Melihat 52% rakyat Inggris yang ingin keluar dari Uni Eropa adalah juga satu gejala. Jujur saja, saya tidak akan terkejut jika dia menjadi Presiden menggantikan Obama. Bahkan jika disuruh memilih saya akan memilih Trump dibanding Hillary. Kenapa? Hillary kebijakannya standar. Status quo. Sementara Trump sedikit tidak bisa ditebak. Satu lagi dia ingin memberantas ISIS, walau eksesnya bisa sangat riskan. Karena ISIS di Suriah bukan masalah sederhana. Tapi apakah Hillary mempunyai kebijakan politik luar negeri yang mumpuni? Sementara dia masih dalam investigasi FBI dengan skandal email dan Benghazi yang mengambil nyawa Dubes AS untuk Lybia. Akibatnya dia dicopot sebagai Menlu diganti John Kerry. Tidak ada yang mending memang. Tapi Trump punya element of surprise. Itu yang saya tunggu.

Iklan

6 thoughts on “Element of Surprise

  1. trump? element of surprise? you’ll be surprised segala lapis imigran sekarang ditekan oleh pendukungnya di US sana, dan diteriakin go back to your country and you steal our job. do you research deeper mister.

    Suka

  2. Lebih memilih Trump? Really? Rasanya kalau cuma demi menunggu element of surprise kemudian menyebabkan peperpecan dan menyebarkan pesan kebencian saya rasa lebih baik menonton Pak Tarno. Plok plok plok jadi apa.

    Suka

    1. Pesan kebencian? Harusnya dia sudah dipenjara dong kalo begitu. Itu tindakan kriminal. Perpecahan seperti apa? Dan kalo +50% warga Amerika maunya gitu gimana?

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s