Understanding Kanye

Baru seminggu ke belakang, warganet dihebohkan oleh Kanye West, seorang rapper yang juga suami dari Kim Kardashian. Sebetulnya Kanye West memang seseorang yang menyukai kontroversi. Tapi kali ini dia menyatakan bahwa dia mendukung dan memuji Donald Trump dan memperlihatkan foto topi MAGA yang ditandatangani oleh sang presiden itu sendiri.

IMG_20180426_032655_713

Tentu saja ini menimbulkan kericuhan di dunia maya. Mana mungkin seorang kulit hitam dan juga rapper mendukung Donald Trump. Sudah terciptakan stigma bahwa seniman dan juga kulit hitam di Amerika itu sudah hampir dipastikan sebagai Demokrat. Di Amerika sudah lama terpolarisasi sayap kiri yang diisi oleh Demokrat yang dikenal juga dengan liberal dan sayap kanan yang dihuni oleh Republik yang terkenal konservatif dan relijius. Di Indonesia pun politiknya sudah mulai terpolarisasi menjadi seperti di Amerika.

IMG_20180429_161149

Kanye West menjadi pendukung Trump banyak dianggap sebagai gimmick atau publicity stunt. Karena biasanya memang dia selalu caper ketika akan mengeluarkan album atau rilis sepatu Yeezy. Dia menghendaki semua perhatian terpusat kepadanya. Hal yang wajar ketika seseorang ingin menjual produk. Dan memang sudah terbukti kalau Yeezy ataupun albumnya selalu laku baik fisik maupun digital. Pernyataan dukungan Trump ini membuat dia mempunyai fans baru di kalangan Republikan. Tapi sebaliknya mendapatkan makian dari kalangan Demokrat yang merasa kecewa karena telah dikhianati. Tapi Kanye tidak berhenti. Di rangkaian twit berikutnya dia menyatakan Emma Gonzalez sebagai pahlawannya. Pernyataan ini tentu saja membuat bingung. Karena Emma Gonzalez adalah seorang aktivis dari Demokrat yang meminta pemerintah untuk membuat regulasi untuk pengendalian penjualan senjata api. Kanye bisa menjadi demokrat dan republikan sekaligus hanya dalam rangkaian hari.

Kanye menganggap dirinya independen dan seorang free-thinker. Dia tidak mau diasosiasikan sebagai demokrat atau republikan. Dia bisa mencintai Hillary dan Donald Trump sekaligus. Kulit hitam tidak harus menjadi demokrat. Kanye tidak mau terjebak di stereotip ini karena (terbukti) akan menyesatkan. Pola pikir biner itu memicu perselisihan. Jika tidak A maka anda B. Jika B sudah pasti A. Ini tidak sehat. Itu pula kenapa saya netral dan pernah saya bahas di sini. Kanye sudah tercerahkan. Dia juga banyak mengumbar kata cinta. Semua perkataannya mengandung kebenaran dan fakta. Dia melihat rakyat Amerika sudah terpecah dengan terpilihnya Donald Trump. Terlalu banyak kebencian diumbar. Kanye menawarkan jalan tengah. Semua yang dituduhkan kaum demokrat bahwa Donald Trump seorang rasis, misoginis, dan lain sebagainya dibuat untuk membunuh karakternya dan membuat tidak bisa melihat sisi baik dari Donald Trump. Bahwa sebetulnya dia sudah bekerja dan nyata hasilnya.

Ini adalah kedewasaan dari Kanye West. Dia sudah mempunyai tiga anak. Dan dia juga melihat masalah dengan jernih. Dia sudah tercerahkan. Saya bisa mengerti kenapa dia mendukung Donald Trump. Saya juga pernah membahas tentang kemungkinan menangnya Donald Trump di sini. Kanye menyatakan mendukung Donald Trump bukan tanpa alasan. Dia melihat ada kesamaan antara keduanya. Menyukai kontroversi. Trump juga sudah menorehkan prestasi di tahun pertamanya menjadi presiden. Trump sudah menurunkan pengangguran di kalangan kulit hitam Amerika ke titik terendah. Obama, Clinton, atau bapak anak bernama Bush pun tidak bisa melakukannya. Ini yang tidak diekspos oleh media mainstream. Trump juga patut diberi kredit dengan damainya dua Korea. Ini adalah momen bersejarah. Bahkan dikabarkan mereka akan melucuti senjata nuklirnya. Ancaman perang nuklir berkurang.

Kanye memberikan perspektif baru dalam berpikir kita bisa mendukung presiden dengan tidak melihat asal usulnya, tapi berdasarkan prestasinya. Pola pikir ini membuat kita menjadi bebas menjadi diri sendiri tanpa ada kekangan. Tapi masih banyak yang susah untuk membuka mata. Kanye dianggap menghianat dan hanya mencari popularitas. John Legend bahkan langsus SMS Kanye untuk segera mengubah pendiriannya. John Legend belum tercerahkan tapi Kanye adalah Kanye dan mereka masih berteman. Agree to disagree adalah kata yang sederhana tapi begitu dalam maknanya. Kita kadang terlalu memaksakan kehendak agar sesuatu berjalan seperti yang diinginkan dan tidak mau melihat perbedaan.

IMG_20180501_002012

Kanye kehilangan ibunya di tahun 2007 dikarenakan serangan jantung sehari setelah operasi sedot lemak payudara. Dia menyalahkan dokternya, dan juga dirinya sendiri karena ia yang membiayai semua operasinya. Hidup Kanye berubah setelah kejadian ini. Dia mengalami depresi dan ketergantungan narkoba. Butuh waktu lama untuk pulih. Tapi dia sekarang sudah bisa memaafkan dokternya. Bahkan dikabarkan dia akan menggunakan foto dari dokter Jan Adams untuk dijadikan sampul album terbarunya nanti. Pada akhirnya cinta akan mengalahkan segalanya. Buat apa saling membenci kalau bisa saling mencintai? Terlalu sayang hidup ini dibuang percuma hanya untuk mencaci maki.

LOVE EVERYONE

Advertisements

3 thoughts on “Understanding Kanye

Leave a Reply