Kenapa Leo Akan Dapat Oscar Tahun Ini

Lupakan kontroversi Oscar yang dikabarkan terlalu putih karena tidak ada satu pun aktor atau aktris berkulit hitam yang terpilih sebagai nominasi di semua kategori. Jawabannya mudah sebetulnya. Karena tidak adanya aktor atau aktris untuk dinominasikan. Siapa? Will Smith di “Concussion”? Atau Idris Elba di “Beast Of No Nation”? Atau karena sedikitnya nominasi yang diberikan ke film “Straight Outta Compton”? Ini bukan masalah rasis atau tidaknya AMPAS sebagai juri dari Academy Awards. Tapi lebih karena memang sedikit film berkualitas yang menampilkan kulit hitam sebagai aktor atau aktrisnya tahun ini. Tidak usah banyak berpolemik lah. Dikit-dikit rasis. Dikit-dikit seksis. Dikit-dikit apalah. Udah gak musim.

leo

Ada yang lebih penting untuk dibahas di Oscar yang menginjak tahun ke-88 ini. Yaitu kategori Aktor Terbaik. Kenapa? Karena ada satu nama, Leonardo DiCaprio. Kegagalannya mendapatkan Oscar telah menjadi bulan-bulanan media setiap dinominasikan di ajang Oskar. Dia sudah empat kali dinominasikan di ajang ini. Sudah lebih dari dua puluh tahun dia berkarir di dunia film. Tapi Dewi Fortuna masih belum berpihak juga. Tapi tahun ini, melalui film The Revenant–nominasi kelimanya–saya prediksi dia akan mendapatkan Oscar pertamanya. Kenapa?

leo wall

Yang pertama, ini adalah peran yang tepat bagi Leonardo DiCaprio yang berperan sebagai Hugh Glass di mana dia hampir mati karena serangan beruang, dan ditinggalkan oleh teman-temannya dalam keadaan luka berat karena dianggap beban di perjalanan yang masih jauh dan musim dingin akan segera tiba. Dibanding dengan peran sebelumnya sebagai Jordan Belfort di film Wolf of Wall Street–dimana dia juga mendapat nominasi untuk aktor terbaik–peran ini lebih menantang dan menderita. Melihat dari tiga pemenang terakhir di ajang Oscar ini mereka yang memenangkan piala adalah mereka yang “menderita”. Eddie Redmayne tahun lalu memenangkannya melalui film “The Theory of Everything”, dengan berperan sebagai Stephen Hawking. Tahun sebelumnya, Matthew McConnaughey memenangkannya dengan berperan sebagai hedon yang terkena virus HIV di film “Dallas Buyers Club”. Dia harus mengurangi berat badannya hingga puluhan kilo. Daniel Day-Lewis juga demikian. Dengan menjadi presiden Amerika bernama Abraham Lincoln di film “Lincoln”. Leo memang tidak menguruskan badannya sekian kilo. Tapi dengan membiarkan jenggotnya tumbuh berantakan itu adalah hal yang cukup. Peran ini memang tepat untuk Leo.

leo rev4

Kedua, film The Revenant adalah film yang paling mendapat nominasi tahun ini. Meraih dua belas nominasi, termasuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor Terbaik dan juga Aktor Pendukung Terbaik. Dengan faktor pendukung ini akan membuat daya tawar Leo untuk mendapatkan Oscar pertamanya semakin besar. Peran Leo sangat vital di film ini. Dengan bantuan Chivo sebagai sinematografer handal (yang saya juga yakin dia akan mendapatkan Oscar pada tahun ini) sangat membantu dalam menggambarkan penderitaan Leo. Film The Revenant pun sangat berpotensi untuk mendapatkan Oscar di kategori Film Terbaik. Saingan terberatnya mungkin Mad Max: Fury Road dan Spotlight.

leo rev

Keempat, Leo sudah mendapatkan sinyalemen dengan mendapatkan Golden Globe beberapa minggu lalu. Tahun lalu pun begitu. Tapi di kategori komedi/musikal. Sementara tahun ini dia mendapatkannya di kategori Drama. Di tahun 1994 Leo kalah di “What’s Eating Gilbert Grape” oleh Tommy Lee Jones di film “The Fugitive”. Wajar dia belum diperhitungkan saat itu. Tapi akting paling oke sebetulnya dari semua film yang dinominasikan. Di tahun 2004 Leo di film “The Aviator” dikalahkan oleh Jamie Foxx yang berperan sebagai Ray Charles di film “Ray”. Di tahun 2007 melalui film “Blood Diamond” dia dikalahkan oleh Forest Whitaker yang berperan sebagai Idi Amin di “The Last King of Scotland”.

Ketiga, kompetisi untuk kategori Aktor Terbaik ini relatif mudah dibanding tahun lalu atau tahun-tahun sebelumnya dimana Leo dinominasikan. Tantangan terberatnya mungkin hanya di Eddie Redmayne yang memerankan tranny di “The Danish Girl”. Tapi ia sudah Leo kalahkan di Golden Globes. Walaupun tidak bisa dibilang patokan. Tapi arah ke sana sudah terlihat. Tahun ini? Selain Eddie Redmayne, dia akan berhadapan dengan Matt Damon di film “The Martian”, Bryan Cranston di film “Trumbo”, dan Michael Fassbender di film “Steve Jobs”.

Setuju kan kalo Leo bakal dapet Oscar tahun ini? Yang gak setuju sini kumpulin uangnya. Kita taruhan aja.

Posted in: @linimasa

14 thoughts on “Kenapa Leo Akan Dapat Oscar Tahun Ini Leave a comment

  1. Si Leo ini kebanyakan kebantu sm film yg emang dasarnya produksi ok & script bagus, sengaja dia pilih film2 kayak gitu supaya dapet Oscar, coba mana mau dia maen film indie berbudget rendah dgn sutradara ngga terkenal. Tanpa sadar aktingnya dia begitu2 aja, kurang variatif, ngga ada project beresiko (film indie, dll), kritikus film aja sebetulnya udah ngga terlalu excited ngereview akting Leo. kalo tahun ini ada aktor lain yang lebih menonjol perannya, paling dia kalah lagi.

  2. bagi ane, oscar cuman parameter yang 80% benar. misalkan leo ga dapet oscar, ane tetap yakin film leo selalu bagus. dan ane tetep nunggu film filmnya dia.

  3. Peter O’Toole, Richard Burton, gak pernah dapet Oscar yg bukan honorary meskipun berkali-kali dinominasiin.
    Dan tetep, Leonardo DiCaprio aktingnya gitu-gitu aja, sampe film Revolutionary Road. Itu baru jedar.

  4. ada ndak ya aktor lain yang selalu dapet nominasi lebih dari tiga kali dan malah ndaknpernah dapat oskar sepanjang hayatnya?

    aku sih oke oke aja leo ndak dapet oskar lagi. jikapun akhirnya dapet, ya ndak papa juga. serah ja

Leave a Reply