Witness Me! Mad Max Akan Merajalela di Oscar 2016

Hari Senin depan, tanggal 29 Februari 2016, pagi hari sekitar pukul 08:00 WIB pengumuman pemenang Oscar akan dimulai. Perhelatan akan digelar di Dolby Theatre, Hollywood, California. Kak Leila sepuluh hari sebetulnya sudah membahasnya di sini. Saya di sini cuma menambah yang belum dibahas. Poinnya kurang lebih sama. Apa coba? Tahun lalu J.K. Simmons di film “Whiplash”, Julianne Moore di “Still Alice”, dan Patricia Arquette di film “Boyhood” yang sudah bisa diprediksi akan menang jauh hari sebelum Oscar diumumkan. Yang menjadi misteri cuma di kategori Best Actor, apakah Michael Keaton di “Birdman” atau Eddie Redmayne di “The Theory of Everything”. Saya masih kesal sampai sekarang karena saya menganggap Keaton yang lebih pantas mendapatkannya. Eddie Redmayne masih panjang karirnya. Walaupun memang aktingnya luar biasa sebagai Stephen Hawking di film tersebut.

Nah, untuk tahun ini ada dua kuda pacu yang berlari kencang di Oscar 2016 ini. The Revenant dengan 12 nominasi dan Mad Max:Fury Road dengan 10 nominasi. Dua film ini mempunyai satu kemiripan. Yang satu dikejar. Yang satu lagi mengejar. Tapi prediksi saya Mad Max: Fury Road akan meraih Oscar lebih banyak dari The Revenant. Setidaknya lima dari sepuluh kategori akan disabet Mad Max: Fury Road di Oscar tahun ini. Film ini akan seperti “Whiplash” tahun kemaren. Akan bikin kejutan. Oke sekarang waktunya kita bagi-bagi kue. 

Kalau menginginkan George Miller mendapatkan Oscar di kategori Sutradara Terbaik maka harus merelakan Mad Max: Fury Road untuk mendapatkan Film Terbaik. Akankah Spotlight akan meraih Film Terbaik di kategori ini? Seperti film Argo beberapa tahun ke belakang? Film ini sangat apik. Bernas. Satu Oscar akan diraih Spotlight di kategori Best Original Screenplay. Film ini mengingatkan saya pada film “All The President’s Men” yang dibintangi Robert Redford dan Dustin Hoffman. Kedua film ini mempunyai tema yang mirip. Cuma beda era. Keduanya diangkat dari kisah nyata. Sebuah surat kabar yang melakukan investigasi yang menguak kebusukan satu institusi. Yang satu institusi keagamaan. Satu lagi institusi pemerintahan. Tapi saya tetap menjagokan Mad Max: Fury Road sebagai Film Terbaik.  Ketika “Lord of the Ring: The Return of the King” bisa memenangkan film terbaik di tahun 2004. Maka semua kemungkinan terbuka. Jangan kaget juga kalo Big Short dapat Oscar di kategori Film Terbaik ini.

Sutradara Terbaik akan diraih oleh George Miller di film Mad Max: Fury Road. Film ini begitu segar. Inovatif dan juga feminis. Dulu kita punya Sigourney Weaver atau Linda Hamilton. Maka era ini kita mempunyai Imperator Furiosa yang dibintangi Charlize Theron. Butuh dua puluh tahun Miller untuk menyelesaikan film ini. Naskah untuk film ini sudah ada di benaknya sejak lama. Mel Gibson sejatinya akan tetap menjadi Max Rockatansky. Tapi karena produksinya selalu mundur karena selalu menemui kendala dan akhirnya peran tersebut diberikan kepada Tom Hardy. Mel Gibson sudah terlalu berumur untuk memerankan peran ini. Film yang didominasi oleh adegan kejar-kejaran enak dipandang. Tidak membosankan karena kita selalu disuguhi dengan visual yang ajaib. Itu kenapa Mad Max akan mendapatkan Oscar di kategori Best Visual Effect, Best Costume, Best Make Up and Hair Styling, Best Film Editing, Best Sound Mixing. Film bergenre post apocaliptyc tidak pernah dibuatkan semenyenangkan ini. Dan jangan lupa, Miller berhasil membuat Mad Max sebagai waralaba yang patut diperhitungkan di luar Hollywood. Ini adalah film terbaik tahun 2015 versi saya. Karya anak bangsa Australia. Ganjalan Miller untuk meraih kategori ini adalah Alejandro Iñárritu di film The Revenant. Tapi ia sudah menang tahun lalu melalui “Birdman”. Apa mungkin menang lagi tahun ini? Satu hal yang pasti. Ada yang akan membuat sejarah tahun ini. Dia adalah Emmannuel Lubezki. Dia saya prediksi akan mendapatkan Oscar ketiganya secara berturut-turut di kategori Sinematografi Terbaik di film The Revenant. Di tahun 2015 dia mendapatkannya di “Birdman”. Dan tahun sebelumnya di film “Gravity”.

Untuk kategori Aktor Pendukung Terbaik ini mungkin lebih ke tribut ke Sylvester Stallone yang sudah mendedikasikan hidupnya untuk film selama puluhan tahun. Stallone juga berhasil melanjutkan waralaba film Rocky di film “Creed”. Kuda hitamnya yaitu Mark Rylance yang berperan sebagai mata-mata di “Bridge of Spies”. Sementara untuk kategori “Aktris Pendukung Terbaik”  sepertinya kategori ini sudah terkunci oleh Jennifer Jason Leigh. Perannya sangat solid dan menjadi pembicaraan di film “Hateful Eight”. Quentin berhasil menjadikan Jennifer seperti Christoph Waltz di Inglorious Basterds dan Django Unchained. Tapi Alicia Vikander–yang mendapat dua nominasi di Oscar tahun ini– bisa saja menjadi ancaman serius. Atau Kate Winslet juga menyabet Oscar keduanya tahun ini melalui film “Steve Jobs”.

Sementara film “The Big Short” berusaha menjelaskan istilah-istilah ekonomi yang bikin dahi berkenyit dengan menampilkan cameo seleb agar terlihat sederhana. Film ini juga dibuat dengan agak komedi. Latar belakang sutradara dan film-film sebelumnya bisa menjelaskan hal ini. Film yang menceritakan krisis ekonomi tahun 2008 memang hasil kebobrokan para institusi keuangan terkemuka di Amrik sana. Hal yang sebetulnya bisa dihindari jika saja mereka hati-hati dan tidak tamak. Maka di sini The Big Short akan meraih Oscar di kategori Best Adapted Screenplay.

Ketika sebuah film menyajikan tentang holocaust atau sesuatu yang berkaitan dengan NAZI maka itu akan mendapat perhatian para juri Oscar. “Son of Saul” menawarkan itu. Film dari Hungaria ini begitu emosional. Karena kita diajak untuk melihat kamp konsentrasi dari dekat. Untuk itu Best Foreign Film akan jatuh kepada Son of Saul.  Sementara “Bridge fo Spies” akan meraih satu Oscar di kategori “Best Production Designer”. Namun pilihan sulit sebagai pengagum Amy Winehouse dan Nina Simone di kategori Film Dokumenter Terbaik. Film “Amy” di beberapa ajang penghargaan serupa film ini pun juara. Maka kategori ini akan menjadi milik Amy. Yang menjadi pertanyaan saya adalah kenapa AMPAS sebagai asosiasi juri Oscar ini tidak menyertakan “Listen To Me Marlon” atau “Going Clear: Scientology and the Prison of Belief” dan malah memilih film Joshua yang berjudul “Senyap” yang menurut saya standar saja?

Untuk kategori Film Animasi Terbaik sih ini tinggal merem. Setelah Wall-E, mungkin Inside Out adalah film rilisan Pixar favorit saya untuk kategori animasi. Tidak banyak film yang bisa membuat mata saya berkaca-kaca. Ceritanya orisinil dan pintar. Cuma Anomalisa yang akan menjadi rintangan. Sementara di kategori Best Song sepertinya tahun ini menjadi tahunnya Lady Gaga. Setelah sukses menyanyikan lagu kebangsaan di Superbowl. Lalu juga berhasil mendapatkan trofi perdananya di Golden Globes. Tidak berhenti di situ dia terus melaju dengan dipercaya untuk melakukan tribut untuk David Bowie di Grammy. Maka tahun ini dia akan menggondol Oscar pertamanya melalui lagu Till It Happens To You yang di ambil dari film “The Hunting Ground”. Alasan lainnya, saya tidak mau Sam Smith menang. Ada masalah?

Ennio Moricone usianya sudah di kepala delapan. Satu angkatan dengan Clint Eastwood. Banyak sekali karya yang sudah dihasilkan oleh mereka berdua. Quentin Tarantino sebagai penggemar Ennio dan juga spaghetti western bahkan sudah memintanya untuk mengisi skoring di salah satu filmnya sejak “Inglorious Basterds”. Tapi karena kesibukannya dia menolak. Dan Quentin terpaksa mendaur ulang karya Ennio yang sudah pernah dipakai di film lainnya. Di “Django Unchained” pun, kesempatan itu tidak juga hinggap. Sampai ketika di “Hateful Eight”, Quentin bisa berkolaborasi dengan Ennio Moricone. Mimpi yang menjadi kenyataan. Semua nominasi Oscar 2016 bisa diklik di sini.

Sambil menunggu kurang dari seminggu. Mari kita segarkan ingatan kita dengan monolog pembuka dari Chris Rock yang tahun ini menjadi host untuk kedua kalinya. Ini adalah cuplikan (yang ternyata sudah diedit dan saya tidak menemukan versi penuh) dari monolog pembukanya di tahun 2005. What a lovely day!

Iklan

7 thoughts on “Witness Me! Mad Max Akan Merajalela di Oscar 2016

  1. Ada bbrp info yg salah disini.Yang menang Supporting Actress di Golden Globes tahun ini Kate Winslet, bukan Jennifer Jason-Leigh. Dan Lady Gaga gak dpt Golden Globes untuk Original Song, tp Best Actress Miniseries untuk American Horror Story. Yg menang Original Song di GG? Sam Smith :))))

    Saya juga sama2 #TeamMadMax walau harus siap2 gigit jari pas malam Oscar nanti.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s