Dimensi Kelima Itu Cinta

Dia tidak menyukai teknologi. Dia tidak punya akun email. Dia tidak mempunyai telepon genggam. Dia tidak menyukai film dengan format 3D. Dia seorang sutradara. Namanya Nolan. Sutradara yang sangat menjunjung tinggi idealisme, konservatif, tapi banyak filmnya yang sukses secara komersial. Salah satu mahakaryanya adalah The Dark Knight, film super hero terbaik sepanjang masa. Film terlaris nomer tiga sepanjang masa. Ketika ada film super hero baru dibuat, maka mau tidak mau The Dark Knight akan menjadi tolok ukurnya. Ketika butuh sosok penjahat yang ideal maka Joker versi Heath Ledger salah satu acuannya. Bahkan film terakhir dari James Bond berjudul Skyfall itu sangat The Dark Knight. Nolanesque.

interstellar

Kalau di The Prestige, Nolan terobsesi dengan sulap berbalut Nikola Tesla. Lalu Inception yang kental dengan buaian mimpi di dalam mimpi ala Sigmund Freud. Maka di Interstellar dia mencoba memvisualisasikan teori gravitasi dari Sir Isaac Newton dan teori relativitas dari Albert Einstein dengan jalan cerita yang lumayan menguras otak. Sains dengan rasa Memento. Intergalactic drama.

Film Nolan hampir semuanya mengenai mekanik. Bagaimana sebetulnya Bruce Wayne menjadi Batman? Bagaimana mesin mimpi itu bekerja? Bagaimana sebuah pesawat ulang alik mendarat ke pesawat ulang-alik yang lebih besar yang sedang berputar pada kecepatan tertentu? TARS dan CASE tahu jawabannya.  Tapi setidaknya ada enam film yang bisa dikaitkan dengan Interstellar.

1. Close Encounter Of The Third Kind (1977)

Film ini rilis sesudah Jaws dan sebelum E.T. Naskah film Interstellar sempat ditawarkan ke Steven Spielberg, namun ditolak dan lalu diambil oleh Nolan. Mungkin Spielberg sengaja ingin melihat film ini menjadi karya Nolan.

2. 2001: A Space Odyssey (1968)

Kalau di Interstellar mereka punya robot bernama TARS & CASE. Di film ini ada HAL2000. Puncak dari film sci-fi adventure sudah dicapai di tahun 1968 oleh Stanley Kubrick. Interstellar hanya bisa mendekatinya. HAL > TARS & CASE

3. The Terminator (1984)

Nama lainnya T-800, T-850, atau Model 101Cyborg yang datang dari tahun 2029 datang ke bumi dengan tujuan untuk membunuh Sarah Connor, yang diperankan oleh Linda Hamilton. Terminator 5: Genisys sedang diproduksi. Rilis tahun depan. Mantan Gubernur California itu akan kembali.

4. The Right Stuff (1983)

Salah satu film terbaik di tahun 1983. Adaptasi dari novel best-seller karya Tom Wolfe mengenai Project Mercury, penerbangan ke luar angkasa yang melibatkan tujuh pilot militer di era Perang Dingin.

5. Contact. (1997)

Dibintangi oleh Jodie Foster dan (ya betul) Matthew McCounaghey. Kalau Contact diadaptasi dari novel Carl Sagan dengan judul yang sama. Maka Interstellar terinspirasi dari tulisan ilmuwan astrofisika Kip Thorne. Kip bahkan merangkap menjadi produser pelaksana.

6. Dust Bowl (2012)

Film dokumenter karya Ken Burns yang tentang Badai Debu yang melanda Amerika Serikat di era Great Depression tahun 30an. Ini bisa dilihat di adegan sekitar rumah Cooper yang dikelilingi kebun jagung, mobil tua dan badai debu. Sepintas mirip dengan film setting film Signs juga.


Beberapa tahun sebelum tulisan ini rampung dan sebelum film Interstellar diproduksi dua pria sedang berbincang santai sambil minum teh. Mereka sedang membicarakan anak-anaknya yang beranjak dewasa. “Hans.. kalo misalnya saya kirim kamu surat cuma satu halaman. Gak ngasih tau isinya apa. Cuma satu halaman. Kira-kira bisa beres gak satu hari? Hans pun menjawab. “Gampanglah bisa diatur.”

Keesokan harinya surat datang. Isinya memang cuma satu halaman. Cuma satu alinea. Bercerita mengenai seorang ayah yang akan meninggalkan anaknya, dan cuma ada dua dialog di dalamnya. Hans menyanggupi dan beres satu hari. Lalu dia menelpon teman baiknya. “Eh, ini dah jadi musiknya? Gimana? Mau dikirim aja?” Pria itu menjawab “Gak usah saya ke sana sekarang, biar denger langsung” “Oh. Ya udah” Hans tutup telpon.

Setengah jam kemudian dia datang. Hans mulai memainkan komposisi yang diinginkan temannya. Setelah selesai, temannya terlihat puas lalu berkata, “Ok sebaiknya saya mulai bikin film sekarang.” “Chris, film apaan sih?” Chris lalu mulai bercerita mengenai ide film besar dan ambisius yang ingin dia buat kepada temannya. Hans Zimmer terperanjat mendengar filmnya tentang apa. Christopher Nolan tersenyum.

Oya, ini isi dialog di suratnya.

Coop: “I’ll be back”

Murph: “When?”

Iklan

2 thoughts on “Dimensi Kelima Itu Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s