BIJI GUE DIAMBIL JIN!

Asumsikan aja namanya George. Baru ulang taun umur 25. Punya kemampuan sex setara generasinya saat ini. Jarang eksplorasi dan kaget waktu biji pelir kanannya hilang entah kemana. Kejadian ini ia alami waktu air panas di hotelnya rusak. Ia terpaksa mandi air dingin. Sambil menggigil, Ia menyabuni seluruh tubuhnya. Termasuk bagian… ALLAHUAKBAR!! BIJI GUE DIAMBIL JIN!

Sumber: Google
Sumber: Google

Aku ndak tau apa kepentingan Jin dengan bijinya George. Meski makhluk ini dikenal jahil. Percayalah, jumlah Jin Bottom yang mau mengoleksi biji pelir sama langkanya dengan populasi orang baik di bumi ini. Sebelum kelewat menyalahkan bangsa Jin. Mari kita cari sama-sama bijinya George yang hilang. Kalau sudah ketemu, jangan dibiarkan! 

Pertama, kenalan dulu. Bijinya George, sama dengan biji kebanyakan laki-laki, berbentuk oval. Panjang antara 4 sampai 5 cm. lebar 3 cm, dan tebal sekitar 2 cm. Mereka kembar dengan jaket yang sering disebut scrotum. Yang kiri menggantung lebih rendah. Secara keseluruhan dikenal sebagai TESTIS. George menamainya “Si kembar Teddy.” Jangan tanya kenapa. 

Si kembar Teddy adalah pabrik sperma. Sementara scrotum itu semacam ruang AC yang menjaga mereka tetap dingin dengan suhu 2 hingga 3 derajat lebih rendah dari suhu badan. Inilah alasannya kenapa scrotum menggantung di luar tubuh. Si kembar Teddy terhubung dalam pangkal paha oleh otot kremaster. Nama kremaster adalah bahasa Latin untuk suspender. Otot ini bertanggung jawab untuk menarik testis menuju pangkal paha. Ini bentuk reaksi refleks yang ndak bisa diatur secara sadar. Anak laki-laki, sampai umur 10 , punya refleks yang kuat. Lalu berkurang waktu memasuki usia remaja. 

Meski si kembar Teddy bahagia dalam skrotum, ini adalah posisi yang rentan. Mereka ndak cukup baik terlindungi. Jadi refleks kremaster dikembangkan sebagai cara darurat menarik testis keluar dari bahaya lingkungannya. Bukan hanya bahaya fisik. Bahkan mendengar cerita miris soal tetangga yang memotong pelir suaminya, pria sering mengalami kontraksi skrotum. Rasanya testis macam kencang ditarik ke dalam. Pernah kan?

Refleks kremaster juga dapat melindungi testis dari suhu yang terlampau dingin dengan menarik mereka ke pangkal paha yang hangat. Dokter di California pernah melporkan kasus seorang pria 26 tahun yang merasa sakit di bagian testis tiap kali ia bekerja di dalam ruang penyimpanan daging beku. Beberapa pria dewasa rupanya masih punya kemampuan spesial ini meski lewat masa remaja. 

Sekarang kita tau kemana hilangnya si kembar Teddy sebelah kanan. Geroge adalah laki-laki beruntung yang masih punya refleks kremaster. Kemampuan yang sama dengan penjual obat di pasar Sederhana Bandung, tahun 1998-an yang bisa secara “ajaib” menghilang-munculkan biji pelirnya di depan calon pelanggan. Bedanya, George belum mengembangkan kendali kremaster dengan kesadarannya. Apalagi menjadikannya atraksi komersial. Ia baru mengalami refleks akibat suhu dingin. 

Sekarang George harus minta maaf pada bangsa Jin dan melayangkan surat keluhan pada pihak Hotel. Ini soal keadilan. Bangsa Jin tidak bersalah dan George patut menuntut hotel yang memberikan layanan ndak sesuai harga sewa. Buktinya? Si kembar Teddy!

Advertisements

One thought on “BIJI GUE DIAMBIL JIN!

Leave a Reply