“Emangnya aku dapat apa?”

DAPAT…Dapat…Dapat… Pemikiran ini yang selalu bergelayut dalam benak kita untuk–hampir–segala hal. Kita dilumpuhkan oleh penilaian dalam bentuknya yang paling kasar; perhitungan untung-rugi. Kita cenderung mau, dan baru akan mau melakukan sesuatu bila jelas hasil akhirnya, atau setidaknya, bila kita merasa yakin atas hasil akhirnya (meskipun belum tentu demikian). “Emangnya aku dapat apa?“ Kita cenderung mau,… Read More

Cimol

Jika anda bertanya siapa Cimol, maka anda perlu mengikuti akun instagram saya. Usianya baru menginjak empat tahun. Tapi dalam dirinya, ia berpikir usianya sudah 14 tahun. Berlama-lama mematut diri di depan kaca, mengaku bahwa sepupunya adalah pacarnya, dan sadar diri bahwa pipinya terlalu tembam bahkan untuk ukuran sebuah balon. Saya sempat berdebat kecil dengan guru… Read More

Nongol

Dari sekian banyak hal baru yang dikerjakan selama masa pandemi ini, ada satu hal yang tidak saya sangka akhirnya saya kerjakan. Akhirnya saya rutin mengisi sesi Instagram live. Ini berarti mau tidak mau saya harus menampilkan muka dalam bentuk moving image and sound, alias gambar bergerak, alias video dan bukan foto, dan berbicara sambil melihat… Read More

Malu & Takut

DARI yang awalnya hanya berupa perasaan; “rasa malu” dan “rasa takut”, tak ada yang terlampau istimewa dari kedua sikap mental ini. Semua orang bisa memilikinya, semua orang bisa pula merawat dan mempertahankannya selama masih memiliki kesadaran. Meski demikian, malu dan takut telanjur dianggap buruk. Thanks to para motivator, inspirator, komunikator, dan …tor-…tor lainnya, malu dan takut dinilai… Read More

Mari Merayakan!

Akhirnya saya bisa menyelesaikan menonton The Last Dance di Netflix. The Last Dance ini adalah miniseri dokumenter tentang perjalanan klub basket Chicago Bulls menjuarai kejuaraan basket NBA 6 kali di tahun 90-an. Miniseri ini juga menaruh spotlight pada perjalanan karir dan hidup Michael Jordan, pemain utama Chicago Bulls yang menjadi daya tarik klub dan permainan… Read More

Adakah Kebenaran dalam Echo Chamber?

APAKAH ini? Kita barangkali akan langsung menyebutnya sebagai semangkuk “air putih”, bahkan tanpa keraguan sama sekali. Mengapa kita bisa menjawab demikian? Umumnya karena berdasarkan pengalaman, pengamatan, dan pengetahuan yang ada sejauh ini, bahwa; Isi mangkuk bisa terlihat dari luar, Isi mangkuk terlihat seperti cairan, Cairan tersebut tanpa warna, transparan, Cairan tanpa warna biasanya adalah air.… Read More

Kata-Kata Kita

Kemarin saya baru saja menyelesaikan membaca novel “Eleanor Oliphant is Completely Fine” karya Gail Honeyman. Ada satu kalimat di bagian menjelang akhir novel ini yang membuat saya tersenyum, karena terus terang kalimatnya cukup menohok. Silakan lihat sendiri kalimatnya. Kalimat yang saya maksud adalah di bagian yang saya highlight di Kindle. “Obscenity is the distinguishing hallmark… Read More

Berani untuk Berharap, Berani untuk Kecewa

TAPI, mumpung masih muda dan masih sangat bertenaga (fisik, pikiran, dan perhatian), ya tidak apa-apa, lakukan saja. Teruslah berteriak, mengomel, dan berdebat. Toh seiring berjalannya waktu dan bertambahnya pengalaman hidup, kita pun perlahan-lahan mampu mengelola perasaan–dan kehidupan kita secara umum–dengan lebih baik lagi; Perlukah kita bersikap sangat antusias, bahkan sampai meledak-ledak? Seberapa besar antusiasme yang… Read More

Ilmu, Datang saat Diundang

Tak seperti Jalangkung yang hanya datang kalau diundang, ilmu terutamanya sejak pandemi ini, akan datang hanya kalau diundang. Diundang oleh kita yang membutuhkan dan mencarinya. Sebelum pandemi, kota Jakarta selalu dipenuhi dengan talkshow, seminar, diskusi dan sejenisnya yang sering diselenggarakan secara megah. Dihadiri oleh banyak tokoh populer dan berpengaruh baik sebagai pembicara, nara sumber, moderator… Read More

Bisnis Sehat dengan Niat

Jadi ingat, waktu saya mulai coba coba makanan sehat, betapa perjuangan mencari makanan yang sesuai dengan diet saya, sampai selalu harus membuat sendiri dari awal. Bahkan bahan-bahannya saja cukup sulit dicari, kalaupun ada biasanya impor dan cukup mahal. Sangat berbeda dari sekarang, bahkan tukang roti dan tukang kue pun menanggapi berbagai macam kebutuhan diet, dari… Read More

Buat Yang (Merasa) Sendiri di Masa Pandemi …

… percayalah bahwa tidak ada dari yang kita sedang sendiri, saat ini atau nanti. Mungkin anda saat ini sedang tinggal sendiri. Baik secara sukarela, ataupun karena situasi membuat anda terpaksa berpisah dari orang-orang terdekat. Dan saat kita sadar bahwa kita sedang sendiri, terlebih di masa yang serba tidak pasti, selalu ada perasaan rapuh yang hinggap… Read More

Sekolah

“KAMU mendingan sekolah lagi aja…” Sekilas, itu yang sempat saya dengar di warung Pecel Lele langganan tak jauh dari rumah beberapa malam lalu. Ucapan tersebut disampaikan pelan dan santai oleh sang empunya warung kepada pegawai baru (karena tidak pernah kelihatan sebelumnya), sambil sesekali membalik lauk yang tengah digoreng, kemudian disambi membungkus nasi, lalapan, dan sambal… Read More

Sekali Lagi Soal Hal-Hal Kecil

Beberapa hari lalu, saya dan tiga orang teman mengadakan sesi virtual makan malam. Ini pengganti kegiatan rutin kami setiap 2-3 bulan sekali bertemu untuk makan malam bersama, lalu menghabiskan malam saling bertukar pikiran (atau bertukar gosip).  Ini adalah sesi virtual dinner kami yang kedua dalam setengah tahun terakhir. Pertama kali kami mengadakan di akhir bulan… Read More

Berhentilah Merasa Menjadi yang Lebih Baik

DALAM cerita Harry Potter, semuanya berperang melawan Voldemort bersama gerombolan Pelahap Maut (Death Eaters). Sebagai pihak yang jahat, mereka gemar memburu dan menyiksa para warga Darah Lumpur (Mudbloods) karena dianggap sebagai penghinaan atas kemuliaan dunia sihir yang semestinya hanya menjadi milik para warga Darah Murni (Purebloods). Begitu pula terhadap orang-orang biasa (Muggles) untuk alasan yang… Read More

Dua Puluh Paruh Pertama

What a year. What a half year. Entah harus menggunakan kata apa lagi untuk mendeskripsikan paruh pertama tahun 2020 ini. Saya mencoba mencari kata sifat atau kata-kata lain yang pas, ternyata tidak ada yang cocok. Jadilah saya, dan mungkin anda, hanya bisa menghela nafas panjang dalam-dalam. What a year. What a half year. At least,… Read More