Sepuluh dan Sepuluh Film Favorit Tahun 2020

Tahun 2020 mengubah cara kita menonton film. Cuma dari Januari sampai Maret saja kita bisa menikmati dan menonton film di layar lebar bersama orang-orang lain, merasakan the heightened sense of emotion lewat tata suara dan gambar yang, literally, larger than life. Lalu kita terpaksa bermain dengan imajinasi sendiri, membayangkan suasana bioskop di tempat tinggal kita… Read More

Sepuluh Serial Yang Membuat 2020 Bisa Dilalui

Seperti mungkin teman-teman juga lakukan, tahun ini saya menonton jauh lebih banyak film dan serial di rumah. Tahun-tahun sebelumnya, biasanya sekitar 50-60 serial saya tonton. Ini berarti 50-60 musim penayangan atau season, ya.  Tahun ini? Let’s just say, kenaikan jumlahnya lebih dari 50%.  Menonton serial berarti menginvestasikan waktu dan perhatian kita terhadap pengembangan karakter yang… Read More

Agama yang Menghibur

SEBUAH pertanyaan sederhana: “Apakah yang serius-serius itu tidak akan bisa menghibur?“ yang selanjutnya akan memunculkan pertanyaan baru: “Apakah sesuatu yang menghibur itu pasti tidak serius?“ Manakala jawaban untuk dua pertanyaan di atas adalah “belum tentu“, iseng saya ingin membahasnya dengan agama sebagai objeknya. Yang selama ini–sepanjang peradaban manusia–agama pasti diatribusikan sebagai sesuatu maha serius, bukan… Read More

Sepuluh Dan Lima Penampilan Menakjubkan Tahun 2020

Ada kalanya performa atau penampilan seorang aktor begitu kuat, sehingga mata kita terus terpaku pada karakter yang dimainkannya di sepanjang film atau serial yang kita tonton. Acap kali sebuah performance bisa mengangkat kualitas satu film secara keseluruhan. Idealnya memang isi film dan penampilan para aktornya bisa selaras. Namun masterpiece atau karya agung tidak sering terjadi.… Read More

Mampu Bertanggung Jawab Itu Privilese

ADA perbedaan mendasar antara mau bertanggung jawab, dan mampu bertanggung jawab yang kerap luput dari perhatian. Mau bertanggung jawab, belum tentu mampu. Dengan segala keterbatasan dan kekurangan, kemauan hanyalah kemauan. Belum tentu bisa dijalankan secara langsung, sebagaimana mestinya dalam situasi normal. Dalam hal ini, anything but the person is the determining factor. Jika ada sedikit… Read More

Lima Sinema Klasik Yang Masih Memukau

Salah satu kenikmatan buat saya adalah mempunyai waktu luang untuk menonton film-film klasik. Dulu, yang saya maksud film klasik di sini adalah film-film dari abad ke-20 yang diproduksi atau dirilis di bawah tahun 1965. Ini batasan yang saya buat sendiri. Entah kenapa, saya menganggap di atas tahun 1965 sudah termasuk film “modern”. Namun seiring dengan… Read More

Hari Ini Libur

IYA. Hari ini libur, dijadikan tanggal merah sama pemerintah pusat biar orang-orang bisa melakukan pemungutan suara di kota, kabupaten, provinsinya masing-masing. Bagi yang tetap ingin ikut pemilu, semestinya sudah tadi siang. Bagi yang justru lebih mementingkan keselamatan diri dan keluarganya, tentu memilih berdiam di rumah saja. Sedangkan bagi yang sekadar ikut merasakan libur di tengah… Read More

Lima Kutipan Buku-Buku 2020

Berkurangnya waktu bepergian, atau malah hampir meniadakan waktu bepergian sama sekali, seharusnya membuat kita (baca: saya) membaca lebih banyak buku di tahun 2020 ini. Kalau teman-teman yang membaca tulisan ini memang membaca buku dalam jumlah yang lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya, selamat! Anda layak bangga dengan pencapaian ini. Kalau teman-teman ternyata membaca buku dalam jumlah… Read More

Benarkah Benar-benar “Bahagia”?

BAHAGIA dengan tanda petik, lantaran setiap orang memiliki pemahaman yang berbeda-beda tentang tingkat kebahagiaan. Senang, gembira, suka, suasana hati yang nyaman, tenteram, girang, sukacita, atau sekadar ceria. Saya teringat dengan sebuah contoh ini. “Aku bahagia banget bisa makan itu lagi.“ Katakanlah makanan tersebut adalah menu favoritnya; sesuatu yang susah dijumpai; sesuatu yang mengingatkan pada masa… Read More

Percaya Diri dan Sadar Diri

BEBERAPA hari lalu, saya #barutahu ada kenalan yang lolos diterima berkuliah di salah satu universitas Ivy League lewat program beasiswa. Mengenalnya sebagai teman diskusi selama 1,5 tahun terakhir, keberhasilannya menembus lembaga pendidikan sekaliber itu terasa amat wajar. Dia memang pinter banget, artikulatif–mampu menyampaikan pandangan dengan jelas dan mudah dimengerti, serta bernas. “Hebat banget, ya…” Saya… Read More

Absen

Saya ijin tidak menulis hari ini, ya. Kenapa? Sedang mempersiapkan acara besar minggu depan. Setiap hari selalu ada meetings atau tatap muka secara virtual. Tidak hanya sekali-sekali, namun bisa berkali-kali dalam satu hari. Saya merasa letih luar biasa. Baik kalau begitu. Tidak apa-apa.  Terima kasih. Lho, tapi ini ijinnya tidak menulis ‘kan? Iya, benar. Tapi… Read More

Nikmat karena Cukup

SUDAH lebih dari tiga bulan, rasanya, tidak minum teh susu ala Taiwan alias boba–tanpa topping boba–hingga akhir pekan kemarin. Saking lamanya, saking kepinginnya, dan kebetulan ada diskon, dari yang biasanya memesan Roasted Milk Tea ukuran sedang tanpa topping, malah iseng pesan ukuran besar dengan tambahan isi coffee jelly. Sesuai yang dibayangkan sebelumnya, pada satu sampai… Read More

Persiapan Yang Instan Karena Terbiasa

Rencananya hari ini saya akan menulis soal reaksi hasil pemilihan presiden Amerika Serikat. Semacam mengulang tulisan tentang hal serupa empat tahun lalu. Namun melihat updates dari media sosial, kok sepertinya hasil pemilihan presiden ini baru bisa ketahuan dalam beberapa hari. Itu skenario paling cepat. Bisa jadi hasil awal baru diketahui minggu depan.  Alhasil, saya memilih… Read More

Mengenali Seseorang dari Bacaannya

KONON, kita bisa mengenali seseorang dari beberapa hal, seperti apa yang ia lakukan di waktu luang; bagaimana caranya menyikapi ketidaknyamanan (saat menunggu, saat bosan, saat terjebak macet, saat penyaji makanan melakukan kesalahan, dan sebagainya); termasuk lewat bahan bacaan yang ia nikmati. Untuk dua hal pertama, berkaitan dengan kebiasaan, pembawaan, dan kepribadian. Sementara soal bahan bacaan,… Read More

Waktu Tak Pernah Kembali

Setiap merasa tidak ada ide untuk menulis di Linimasa ini, yang bisa jadi karena malas, saya selalu berpikir, “Ah, minggu depan saja.” Dengan penuh rasa optimis saya haqul yaqin akan menulis seminggu dari sekarang. Padahal saya tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari, apalagi tujuh hari dari sekarang. Dan ketika hari itu tiba, tepat… Read More