Mengizinkan Diri untuk Minta Maaf dan Memaafkan

BESOK sudah Lebaran lagi; hari kemenangan bagi kawan-kawan muslim yang sudah menjalankan ibadah puasa Ramadan meski masih dalam situasi pandemi. Menang, karena telah berhasil mengendalikan diri, menahan hawa nafsu, dan mengikuti semua ketentuan yang berlaku. Menang, karena telah berusaha semaksimal mungkin kembali ke fitrah, ditandai dengan saling bermaafan … dan saya justru melihatnya sebagai ujian… Read More

Lebaran Sendirian

(29 Ramadan 1442 H) Incoming video call. “Assalamualaikum.” “Waalaikumsalam, Yah.” “Lagi apa, Ndi?” “Nggak lagi apa-apa. Paling mau cuci piring bentar lagi. What’s up, Yah?“ “Nggak, nggak ada apa-apa. Apa rencanamu Lebaran lusa?” “Apa ya …” Andi menggaruk kepalanya, meski tidak gatal. Sejenak dia angkat kepala melihat sekeliling rumahnya. “Nggak ada. Sholat Id di rumah.… Read More

“Kita” Adalah Isi Perut Kita?

PERTANYAAN yang menjadi judul tulisan di atas muncul setelah membaca twit berikut, dan lanjut membaca serangkaian utas yang ditautkan di dalamnya, hingga sedikit Googling saking penasarannya. Sebagai seseorang yang awam soal biologi dan cabang-cabang keilmuannya, pandangan ini menggelitik sekaligus mengundang untuk mikir macem-macem. Sederhananya, segala dorongan tindakan, aktivitas organ tubuh dan fisiologis, gejolak hormonal, serta… Read More

Oscar Yang Akhirnya Datang Juga

Akhirnya, kami yang hobi mengamati musim penghargaan film, bisa bernapas lega. Here we are, at last. Beberapa minggu setelah pandemi resmi meluluh lantakkan kehidupan dunia, panitia penyelenggara Academy Awards, yaitu Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) mengumumkan bahwa penyelenggaraan Oscar 2021 diundur sampai hampir dua bulan. Biasanya penyelenggaraan Oscar diadakan di minggu terakhir… Read More

Mental Penimbun & Mental Berbagi

PERCAKAPAN ini terjadi setelah kegiatan membuang sampah; setelah melihat ada tiga kontainer besar lain tanpa penutup yang saat ditengok dalamnya, ternyata adalah clutter charity box untuk meletakkan barang-barang yang disumbangkan. Bukan barang baru tentunya, tetapi masih dalam kondisi relatif baik. Minimal tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Sebagai seseorang yang cheapskate, saya triggered. Maklum masuk golongan #AntiBocuan… Read More

Ulang Tahun Yang Berulang

Selamat ulang tahun. Saat kita membaca tulisan di atas, maka reaksi kita biasanya dimulai dengan dua kata. Dua kata ini bisa terdiri dari “Oh, iya!”, saat kita sadar kalau hari ini adalah hari ulang tahun teman atau saudara. Bisa juga dua kata tersebut terdiri dari “Thank you” atau “terima kasih”, karena Anda sedang berulang tahun… Read More

Kenyamanan Hati

PERASAAN atau suasana batin yang satu ini memang tidak ternilai harganya. Kita tahu, tetapi tidak benar-benar tahu, hingga akhirnya sadar dan menjadi tahu. Terlampau misterius untuk dikenali, tetapi terasa amat sederhana untuk terlampau disakralkan. Ada yang merasakan kenyamanan hati setelah berbuat baik kepada orang lain; berusaha membahagiakan, membantu mereka yang membutuhkan, dan bersikap welas asih… Read More

Selamat Ulang Tahun, Jurnal!

Akhirnya, saya bisa punya jurnal pribadi tahunan. Tepatnya jurnal pribadi tahunan yang pertama.  Hari ini, tepat setahun yang lalu, saya mulai menulis tiga hal yang membuat saya bersyukur setiap harinya. Di sebuah buku yang sudah lama tidak terpakai, saya menulis dengan tulisan tangan, “Three Things You’re Grateful of”. Setiap hari hanya menuliskan 3 hal. Tidak… Read More

Selesai Karantina

MUDAH-MUDAHAN ini hanya pengalaman sekali dalam seumur hidup; menjalani karantina wajib selama 14 hari setelah tiba di luar negeri. Selain menguras sumber daya, saya membayangkan situasi ini bisa sedemikian menyiksa orang-orang ekstrover, orang-orang yang memerlukan ruang gerak relatif luas, dan tidak nyaman dengan kesendirian maupun rasa kesepian (kecuali kalau karantina berdua, atau sekeluarga). Belum lagi… Read More

Bau Bangkai

Aroma tajam bangkai menusuk hidung. Aku langsung menahan napas dan berhenti melangkah ke kamar mandi. “Sweet lord, ini bau apa?” “Kayaknya ada yang mati deh, bu!” Anak perempuanku menoleh dari layar smartphone-nya. “Ah, masa sih. Mungkin cuma saluran air tersumbat, neng, nanti kalau kita mandi, salurannya basah dan mengalir juga hilang” “Tapi ini dari kemarin,… Read More

“Bolehkah Saya…”

DI KANTOR, kita kian sering mendengar; Lebih baik minta maaf daripada minta izin,yang penting jalan dulu. Ungkapan ini disampaikan dengan penuh percaya diri dalam internal tim, serta keyakinan yang tinggi bahwa rencana atau project yang akan digulirkan bisa berbuah keberhasilan, meskipun bisa saja tetap mengundang kontroversi, pertanyaan, maupun keraguan dari tim-tim lainnya. Rasanya, seolah-olah ingin… Read More

Suara, Dengarkanlah Aku (Apa Kabarnya, Pujaan Hatiku?)

Hampir sebulan ini, isi history Youtube saya dipenuhi dengan video-video dari beberapa episode acara kompetisi menyanyi “The Voice”. Padahal dulu-dulu saya tidak pernah menonton acara ini secara rutin. Tidak juga menyempatkan diri menonton kalau lagi flipping through channels saat menyalakan televisi. Kenapa saya tiba-tiba jadi sering menonton “The Voice” di Youtube? Ini bermula dari tidak… Read More

Bahagia dalam Pencapaian-pencapaian Kecil

PERIHAL rasa gembira dan hal-hal yang bisa membuat kita gembira, kita tampaknya adalah makhluk-makhluk yang hatinya gampang kebas. Kejadian yang terulang tidak akan seberkesan saat pertama kalinya. Kegembiraan perlahan kehilangan rasanya; dari euforia menjadi sesuatu yang biasa-biasa saja. Fenomena ini wajar, dan justru bermanfaat mendorong agar manusia terus bereksplorasi dalam kehidupannya; memperluas pengalaman dan wawasan,… Read More

Terima Kasih Pak Suhadi…

… YANG sudah menunjukkan bahwa umat Buddha Indonesia–atau setidaknya yang disebut tokoh umat Buddha Indonesia–masih jarang ngobrol satu sama lainnya. Kalau pakai bahasa yang ndakik-ndakik-nya, kurang konsolidasi. Jadi, jangankan perbedaan dengan pihak eksternal yang jelas-jelaa bisa terjadi di republik ini, lha wong sesama umat Buddha, maupun antara tokoh dan umat Buddha di Indonesia saja masih… Read More

Berdialog Lewat Monolog

Di masa pandemi, kita jadi gampang merasa parno atau paranoid kalau kita sakit. Pusing sedikit, sudah curiga kalau terkena Covid-19. Batuk sedikit, sudah langsung pusing tujuh keliling. Artinya, malah semakin pusing. Radang tenggorokan sedikit, sudah langsung berpikir yang aneh-aneh. Sebagai orang yang juga gampang merasa dan melakukan kejadian-kejadian di atas, mau tidak mau, saya “terpaksa”… Read More