Fitting In.

I always feel like I do not fit where I am. It’s like a very loud noise at the back of my mind “You don’t belong!” Physically, I was always- and still, out of place. My skin colour was never the majority of wherever I’ve been. It always seems to be the “wrong” one. Not… Read More

Advertisements

Semata

“Hai.” “Hai.” POV – 1 Of all the coffee shops in town, why here? Wait. Of all the towns and cities in the country and the world, why here? “Apa kabar?” “Baik. Apa kabar?” “Baik juga.” Awkward silence. Something we, no, I used to avoid. It always signals something wrong. But it was then. This… Read More

Dor!

Berhubung saya masih sepertiga jet-lagged, jadi kali ini saya biarkan teman-teman saya yang bercerita ya. Satu Me: “Deg-degan gak waktu pacar nembak elo dulu?” KL (teman, 33 tahun): “Deg-degan lah, gila!” “Berapa lama dari deket sampe akhirnya berani ngomong?” “Kayaknya 3 mingguan deh.” “Lumayan lah ya. Ngomongnya gimana?” “Kalo gak salah waktu itu dia ngajak… Read More

Baru Tahu Rasanya Sekarang …

Akhir pekan lalu, seorang teman lama mengajak saya pergi keluar untuk curhat. Kebetulan sudah lama kami tak berjumpa. Setelah disepakati waktu dan tempatnya, kami bertemu di sebuah kedai kopi di sore hari. Meskipun cuma berdua, pembicaraan kami riuh rendah. Banyak hal yang membuat kami tertawa saat catching up dengan update seputar kehidupan pribadi masing-masing. Sampai… Read More

Karena yang Berjalan Sendiri, Membawa Keramaian di Dadanya *)

Asasi manusia pertama kali adalah bertahan hidup. Menangis karena haus. Menangis karena lapar. Menangis karena takut. Lalu kita belajar hal lain. Menghindar dari bahaya. Berlari dari kejaran hewan buas. Menggerakkan seluruh tubuh saat tenggelam. Juga menghindari ancaman. Juga menghindari rasa kurang nyaman. Juga melupakan ingatan. Terlebih kenangan mantan. Terkadang, saking hebatnya, kita terpaksa menyangkal atas… Read More

CIN(T)A

“Kalau anda pernah menonton film dengan judul yang sama, sesungguhnya tulisan ini tak ada hubungannya dengan film tersebut.hanya kesamaan judul belaka nama dan tempat disamarkan :Xp” Kali ini aku jatuh cinta dengan seorang pria bermata sipit dan beda agama. Lalu respon sekitarku? NO WAY!!! Sudah kuduga, jatuh cinta beda agama adalah semacam kutukan yang paling… Read More

Sebatang Kere

Maafkan saya.  Selama bulan puasa saya sibuk menggunggah banyak sekali foto keceriaan buka bersama teman SMP, SMA, Kuliah (sebelum DO), Kuliah (hingga lulus,.. eh lolos), kantor tempat kerja pertama kali, kantor saat ini, keluarga besar dari ibu, keluarga besar dari bapak. Maafkan saya. Selama bulan puasa, setiap hari, saya rajin mengunggah di path, twitter, facebook,… Read More

Pesan Liem Sioe Liong Tentang Path-casila

Sila Peltama: Jangan pernah sklinkep.    Apalagi yang lu gituin adalah akun-akun yang haus lope-lope, sok cali sensasi pembobol lahasia negala, atau genelasi jadul. Lu kagak pelu nyebal-nyebalin HOAX. Dalipada nyebalin hoax, mending jadi temen ahox.   Sila Kedua: Jangan pelnah pamel tanpa sadal.   Sila Ketiga: Jangan pernah ngiklanin kantor lama Walaupun maksudnya baik.… Read More

Sedikiiit Saja

Saya cukup tahu Kalau dia punya sandal yang berbeda. Satu warna biru. Satu lagi warna hitam, dengan garis-garis merah dan putih di ujungnya. Sandal yang dia pakai di akhir pekan sebelum dia ganti memakai sepatu olahraga. Sementara di hari lain, dia memakai sepatu kerja warna hitam ke tempat olahraga. Kenapa dia tidak berganti sandal saja… Read More

Dimulai Dari Berani

(Hari ini, saya absen bercerita dulu. Tulisan di bawah ini adalah cerita dan pengalaman dari teman-teman saya, dan orang-orang lain yang saya kenal. Kali ini, saya hanya menjadi tukang ketik yang menuliskan dan mengunggah cerita ke halaman ini. Selamat membaca.) GD – pegawai di insitusi pemerintah “Gue lupa harinya. Kalo nggak salah, Jumat malem. Waktu… Read More

Hai

(28 Mei 2015) Sudah lima menit saya berdiri di kedai kopi ini. Antrian panjang sepertinya tidak akan berkurang dalam waktu dekat. Untungnya, ada Kindle hadiah ulang tahun kemarin dalam genggaman. Saya meneruskan lagi membaca buku To Kill a Mockingbird, sebelum sekuelnya diriilis bulan Juli nanti. Tapi entah kenapa, mungkin karena belum tersentuh kopi, saya tidak… Read More

Lovely Man Is Lovely

Cahaya nekat pergi ke Jakarta naik kereta. Ia ingin mencari ayahnya dengan hanya berbekal alamat di secarik kertas lecek. Betapa kagetnya Cahaya ketika menemukan Saiful, ayah yang sudah 15 tahun tak jumpa, telah berubah menjadi “Ipuy”, seorang waria. Premisnya yang menarik dan ide cerita yang tidak biasa untuk feature film Indonesia berhasil bikin saya mikir… Read More

Empat Sekawan dan Pohon Persik

Alkisah.. adalah Dharma, seorang bhiksu muda yang baru saja menyelesaikan pertapaannya dan ingin pergi ke sebuah desa di negeri seberang. Desa ini jaraknya jauh sekali, sementara ia sudah harus sampai di sana besok lusa. Dharma punya dua pilihan: ikut jalur yang biasa, dan kemungkinan sampai beberapa jam atau bahkan sehari lebih telat. Atau, mengambil jalan… Read More

Kado Natal Terindah

Aku sigap menutup mulutku dengan kedua tangan sebelum jeritan bahagia sempat keluar. Jantungku berdegup keras sekali. 12 Desember 2014. Aku tidak akan pernah lupa hari ini. Natal memang masih dua minggu lagi, tapi buatku, inilah kado paling indah. Sarah, anakku, berdiri memegangi pinggiran tempat tidurnya. Mencoba berjalan, sambil terhuyung-huyung, selangkah-demi selangkah. Ini yang pertama kali!… Read More

Ibu

Mother, how are you today? Pertanyaan di atas merupakan penggalan lirik lagu yang pernah populer di era 1980-an. Aslinya, lagu ini dinyanyikan grup dari Belanda bernama Maywood. Namun lagu ini ngetop lagi di Indonesia saat didendangkan ulang oleh Nani Sugianto di drama seri “Pondokan” di TVRI. Drama seri ini sempat menjadi acara tontonan wajib kami… Read More