#RekomendasiStreaming – Manusia Selalu Punya Cerita Buat Kita

Bulan ini, sengaja tulisan soal rekomendasi tontonan di aplikasi atau situs video streaming saya tunda kemunculannya. Soalnya baru dua minggu lalu saya sadar kalau besok, tanggal 1 Desember, adalah hari libur. Makanya, tulisan soal rekomendasi tontonan lebih baik saya tunda dulu diunggahnya, supaya bisa pas ditonton saat liburan long weekend.

Kali ini ada dua film panjang dan satu serial yang saya rekomendasikan. Kesamaan dari mereka cuma satu: humanis.

Sama-sama bercerita dari sudut pandang, paling tidak, satu manusia. Sama-sama bercerita tentang kemanusiaan, or the lack of it, dari spektrum masa dan tempat yang berbeda. Sama-sama berusaha berempati, meskipun tidak selalu berhasil, terhadap manusia. Sama-sama berusaha memahami manusia, dengan caranya masing-masing.

Dua film yang saya rekomendasikan kali ini, kebetulan sama-sama dikirim negara tempat pembuatannya menjadi wakil di kategori Film Berbahasa Asing Terbaik di Academy Awards tahun depan. Kategori di ajang Oscar yang, menurut saya, selama ini memang menyimpan film-film unik yang kadang malah terasa lebih dekat dengan rasa kita, dibanding pemenang atau nominator di kategori-kategori lainnya.

Jadi, jika punya waktu untuk menonton dua film panjang akhir pekan ini, maka tontonlah …

First They Killed My Father (Netflix)

Bisa dibilang, ini adalah film terbaik karya Angelina Jolie so far. Tema perang memang selalu menjadi pilihan cerita yang disutradarainya. Namun film ini terasa berbeda dari film-film yang dibuat Angelina Jolie sebelumnya. Penggarapan secara teknis jauh lebih rapi. Pendekatan ceritanya sangat intim, membuat kita benar-benar merasakan penderitaan bocah perempuan yang bertahan hidup saat Khmer Merah mulai berkuasa di Kamboja tahun 1975. Mengarahkan anak kecil untuk berakting dengan tingkat kompleksitas emosi yang tinggi, mungkin hanya bisa dilakukan oleh sutradara yang berpengalaman. Di sini, Angelina Jolie does it brilliantly.

Newton (Amazon Video)

Mungkin banyak dari kita yang belum sadar bahwa India adalah negara demokrasi terbesar di dunia. Setiap pemilihan umum berlangsung, ada hampir 1 milyar pemilih yang suaranya harus dihitung, dengan jutaan bilik pemungutan suara yang harus dipasang. Film ini bercerita tentang seorang anggota pengawas pemilu bernama Newton, yang baru pertama kali bertugas, dan langsung ditempatkan di kawasan konflik di tengah hutan. Dengan gaya komedi satir, film ini memperlihatkan situasi India yang tidak pernah kita jumpai di film-film Bollywood lain: hutan kering tanpa air, penduduk yang acuh terhadap politisi dan partai politik, tentara yang pragmatis, susahnya mendirikan tempat pemungutan suara di tengah hutan, dan masih banyak kejadian lain yang membuat kita berpikir, “Why didn’t I think of that before?
Salah satu film paling humanis yang saya tonton tahun ini.

Sementara itu, jika punya waktu untuk menonton satu serial di akhir pekan ini, maka tontonlah …

Mindhunter (Netflix)

Kalau mendengar tentang pembunuhan, maka pikiran kita biasanya tidak langsung menghubungkannya dengan kemanusiaan. But then, there’s a human being present first in every murderer. Serial yang digagas sutradara visioner David Fincher ini diangkat dari buku bernama sama, yang mengulas tentang awal mula profiling pembunuh atau pelaku kejahatan di FBI yang baru diinisiasi pada pertengahan 1970-an. Maka jangan harap ada banyak adegan pembunuhan, kejar-kejaran antara polisi dan penjahat, dan tembak-tembakan. Serial ini benar-benar mengulas sisi psikologinya: apa yang mendorong seseorang untuk menjadi pelaku tindak kejahatan. Apa yang memotivasi mereka. Apa yang menyebabkan mereka menjadi seperti itu. Tak heran kalau sepanjang 10 episode, kita justru disuguhi adegan wawancara dalam ruangan, investigasi, analisa dan riset yang mendalam. Herannya, semuanya justru membuat kita semakin ketagihan, dan tak berhenti menontonnya.
Humanity is a complex and mysterious thing after all. Seolah-olah demikian apa yang mau dikatakan serial ini.

Selamat berlibur, dan selamat menonton!

(Oh iya, bulan depan #rekomendasistreaming akan memuat “Best Of” tahun 2017. Ada masukan? Silakan tinggalkan di bagian komentar di bawah ya!)

Tinggalkan Balasan