Surgamu, Neraka Kita

e0bd11375734cdfacb36a3642d74db8f-perspective-quotes-anti-religion

Mike adalah orang yang baik. Menurut dia sendiri. Rukun Islam dan iman dia jalankan dengan sepenuh hati. Sembahyang lima waktu, yang diikuti dengan zikir dan doa berjam-jam. Saat ada waktu luang — seperti di kendaraan umum — dia membaca kitab suci. Dia kurang paham artinya, dan biasanya dapat informasi mengenai tafsir ketika mendengarkan khatib ketika sembahyang Jumat dan bulan Ramadan. Terkadang dia membaca juga tafsir, tetapi tidak terlalu memikirkan penerapan di kehidupannya, diambil yang kira-kira mendukung dan mengkonfirmasi kepercayaannya.

Tetapi Mike heran kenapa hidupnya penuh dengan tantangan. Rejeki yang dinanti tak juga kunjung datang. Hidupnya tidak seenak yang dia inginkan. Pekerjaannya tidak dapat yang dia mau. Standar hodupnya tidak juga meningkat. Dia juga sedikit punya teman, sepertinya di sekitarnya segan untuk dekat dengannya. Orang yang bertemu di jalan atau satu kendaraan umum dengan dia pun sering berbicara keras bahkan cukup ketus kepada dia.

Kenapa ya? Mike bertanya dalam hati. Aku kan orang baik karena rajin ibadah, kenapa Tuhan tidak memberikan kebaikan pada dirinya.

Kalau Mike mau berintrospeksi soal keduniawian. Dia tidak pernah membaca apapun yang bisa menambah pengetahuan atau keterampilannya karena menurut dia tak ada faedah di akherat. Karena itu atasannya di pekerjaan melewatkan dia dari proses promosi, karena tidak ada keinginan Mike untuk memperkaya pengetahuan dan meningkatkan keterampilannya. Kepada teman-temannya Mike juga tidak pernah peduli, kecuali kalau ada maunya. Ketika di tempat umum Mike selalu mau duluan apapun, tak peduli kalau dia menginjak, menyikut atau tidak memerhatikan kalau ada orang lain yang perlu didahulukan. Tidak pernah aware dengan sekeliling, karena selalu sibuk di kepalanya.

Mungkin Mike lupa kalau sebelum dia menemui hukum akhirat (TBC), dia berada di dunia yang memiliki hukum materi. Sebab akibat dan konsekuensi atas aksi berlaku. Sehingga ketika dia hidup dengan kepala di surga, dia telah menciptakan neraka. Untuk dirinya dan orang di sekitarnya.

quote-what-has-always-made-a-hell-on-earth-has-been-that-man-has-tried-to-make-it-his-heaven-friedrich-holderlin-299278

Posted in: @linimasa

1 thought on “Surgamu, Neraka Kita Leave a comment

Tinggalkan Balasan