Saya sedang jatuh cinta…

Pada pagi yang mengingatkan hidup sebentar lagi.

Pada siang terik yang membuat saya rindu hujan.

dan pada malam yang menyimpan birahi.

Saya sedang jatuh cinta…

Pada tempat tinggal yang penuh sesak dengan kenangan.

Ranjang yang selalu memeluk tanpa banyak tanya.

Dapur yang mengingatkan pasang surut perekonomian saya

Pada kakus tempat ide datang dan pergi.

Lemari baju sebagai penanda tubuh saya belum berubah banyak.

Pada kulkas yang masih menyimpan lebih banyak makanan daripada obat.

Rak sepatu yang mempertanyakan perjalanan berikutnya.

Dan dinding yang memamerkan beragam bukti cinta.

Saya sedang jatuh cinta…

Pada tempat makan favorit yang tak pernah menolak saya.

Tempat ngopi yang selalu rela diduakan untuk kemudian dilupakan.

Pada track belari yang menyimpan rahasia keluhan dengan baik.

Pada kursi bioskop yang selalu siap untuk berdiskusi.

Dan pada tempat-tempat tersembunyi yang tak pernah ember.

Juga tempat-tempat lain yang tak menuntut saya untuk selalu bicara.

Saya sedang jatuh cinta…

Pada kamu, kamu dan kamu yang diam-diam atau terang-terangan

membenci atau mencintai saya.

Karena kalian saya jadi sadar, untung saya manusia dan bukan malaikat.

Pada kamu, kamu dan kamu yang diam-diam atau terang-terangan

menghina atau memuji saya.

Karena kalian saya jadi sadar, untung masih ada yang mengajari saya.

Pada kamu, kamu dan kamu yang diam-diam atau terang-terangan

menemui dan meninggalkan saya.

Karena kalian saya jadi sadar, untung tak ada yang abadi di dunia.

Saya sedang jatuh cinta…

Pada semua perubahan yang rasanya semakin cepat.

Membuat saya bersyukur saya ada bersamanya.

Pada semua yang stagnan dari awal saya ada.

Bagai poros untuk saya berputar sampai sisi terluar dan sesekali kembali.

Pada semua yang mengejutkan dan menenangkan.

Pada kelebihan dan kekurangan.

Pada hutang dan piutang.

Pada untung dan rugi.

Pada uang kertas dan receh.

Saya sedang jatuh cinta…

Pada bekas luka di tubuh sebagai tanda mata.

Pada otot kaki yang kadang protes tapi tetap bekerja.

Pada bekas jerawat yang mengingatkan saya pernah remaja.

Pada perut yang masih setia menyapa setiap pagi.

Saya sedang jatuh cinta…

Pada setiap patah hati yang membuat jatuh cinta berikutnya semakin bermakna.

Pada setiap janji palsu yang membawa ketulusan di janji berikutnya.

Pada setiap birahi tanpa cinta yang membuat cinta ada gunanya.

Saya sedang jatuh cinta…

 

 

 

Iklan

3 thoughts on “Saya sedang jatuh cinta…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s