Hanya Satu Kata Tentang Kita

Beberapa hari lalu saya menghadiri acara perpisahan dengan “kantor lama” dan akan menuju “kantor baru tapi lama”. Dari acara tersebut saya mendapat beberapa kesan soal kehidupan kantor:

  1. Bahwa yang tertinggal di benak masing-masing dari pekerja kepada saya adalah justru didominasi soal di luar kantor. Rekan kerja malah cerita soal ingatan mereka berinteraksi dengan saya saat di kantin. Atau saat tidur-tiduran santai sembari berbicara jelang berbuka di musholla. Atau saat naik sepeda bersama. Jarang yang bercerita soal disposisi, soal project atau kebersamaan dalam mengerjakan suatu tugas tertentu.
  2. Bahwa pilihan kata terbaik saat berpisah adalah soal yang baik-baik. Lupakan yang bikin sakit, rayakan yang membuat tertawa girang.
  3. Citra kita di benak masing-masing sahabat ternyata sungguh berbeda-beda, walau ada bagian tertentu yang memiliki satu irisan. Roy itu sepeda. Roy itu flamboyan. Roy itu cerewet. Roy itu mentor. Roy itu guyon. Roy itu jorok. Roy itu tenggo. Roy itu dan Roy itu serta Roy itu yang berlainan. Asyik juga mendengar “satu kata” tentang kita.

Lalu saya coba bergantian mengingat-ingat mereka, teman-teman kantor saya. Saya ingin cukup mendefinisikan mereka dalam satu kata, sama seperti yang mereka lakukan kepada saya.

fullsizeoutput_2e90

Saya ambil kertas. Memutar memori. Mengulang kejadian masa lalu dari ingatan yang tersisa. Si A itu X, Si B itu Y, dan si C itu Z. Satu kata ini adalah sebuah kesan yang sangat subjektif dan dapat berasal dari bentuk fisik, sifat, kebiasaan, hobby, kesan, kebiasaan bicara dan banyak variabel lain tergantung si penilai.

Pernahkah Anda melakukan ini?  Menilai sesuatu dengan cukup satu kata saja. Misal:

  • Jokowi: Presiden
  • Megawati Soekarnoputri: PDIP
  • SBY: Prihatin
  • Habib Riziq: FPI
  • Ahok: Nekat
  • Syahrini: Manja
  • Donald Trump: Jambul
  • Bu Ani SBY: Sasak
  • Wiji Tukul: Lawan!
  • Boaz Salosa: Gocek
  • Raditya Dika: Hoki
  • Ratna Sarumpaet: Jelek
  • Glenn Marsalim: Adaptif
  • Gandrasta Bangko:  Gila
  • Leila Safira: Kenceng
  • Agun Wiriadisasra: Update
  • Dragono Halim: Tua
  • Nauval Yazid: Sensitif, dan ..
  • Kamu: Aku

Silakan Anda tambahkan.

Salam anget,

Roy

Iklan

6 thoughts on “Hanya Satu Kata Tentang Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s