Diawali dengan peluncuran Chitato rasa Indomie Goreng. Yang membuat stock habis di mana-mana. Produk keluaran Indofood ini dengan cepat menjadi obrolan di dunia maya.

Selain itu ada pula Kris Bee French Fries, keluaran Calbee Wings. Yang di dalamnya tersedia saos sambal tomat. Gurih dan pedas memanjakan lidah tak terasa habis satu kantong.

Di penghujung tahun, beramai-ramai bernostalgia dengan Apple Pie McD. Bagi generasi lebih muda menjadi kesempatan pertama mencicipinya.

Fiesta Seafood Wonton menjadi idola para anak kos dan siapa pun yang menginginkan makanan seperti di restoran cina, dan mudah dibikin. Kulit wantannya yang lembut membungkus udang yang kenyal dan besar di dalamnya.

Produk Mi Instan asli Korea pun ikut meramaikan tahun 2016 ini. Rasanya yang super pedas menjadi semacam keseruan dan tantangan tersendiri.

Dari Korea lagi, hadirlah restoran yang antriannya masih panjang sampai sekarang Ojju K-Food. Yang menjadikan daging iga yang dimakan dengan lumeran keju mozarella. Rasa gurihnya tentu langsung terbayang.

Selain itu adapula Ichiro Ramen yang menawarkan ramen dengan lelehan keju.

Tahun ini pula grup Holycow by Chef Afit menghadirkan restoran cepat saji Flip Burger yang menawarkan kenikmatan burger tanpa embel-embel sayuran. Kulit ayam goreng tepungnya menjadi obrolan di media sosial.

Tahu Pong sudah biasa. Di tahun 2016 ini hadirlah Tahu Bulat. Yang bentuknya memang bulat dan rasanya mirip dengan tahu pong, tapi memiliki volume yang lebih padat. Kulitnya yang garing dan isi yang lembut dengan segera menjadi pilihan banyak orang.

Minuman air kelapa, merebut hati banyak orang. Beragam produsen minuman berlomba-lomba menawarkan air minum kelapa dalam kemasan. Bersaing dengan industri rumahan.

Pablo Cheese Taart menjadi yang paling menonjol diantara makanan kecil yang paling banyak dibicarakan. Waralaba dari Jepang ini sepertinya menawarkan rasa manis dan gurih yang berimbang dengan kelembutan kue keju.

Sementara di tahun 2015 banyak makanan berlabel organik, gluten free, fat free, low sodium dan sejenisnya. Tahun 2016 sepertinya tidak terlalu banyak makanan yang ‘ngehits’. Dan kalau diperhatikan semuanya mengarah pada kenikmatan hakiki. Panduan: gurih, pedas dan garing tetap menjadi pilihan utama sebagian besar lidah pembeli.
Ada teori acak dari teman ketika sedang berbincang mengenai makanan di tahun 2016. Dia berkata, kemungkinan besar karena kondisi keuangan sedang sulit, maka orang mencari makanan yang nikmat dan kalau bisa murah. Seperti apa 2017?
Silakan sampaikan di kolom komentar kalau ada makanan ngehits yang belum ada di tulisan ini.

Tinggalkan komentar