Elvis Has Left the Building, and I’m a Bit Bummed

The legendary couch potato struck again. Cuaca yang mendukung; hujan deras di akhir pekan yang membuat malas pergi, khawatir terjebak banjir, tidak membuat janji dengan siapapun, pura-pura lupa ada undangan pernikahan, dan situasi jomblo kronis membuat saya kembali berbaring di tempat tidur berjam jam, tidak bergerak bagaikan sayur mayur. Yang di layar? American Crime Story: The People v. O.J. Simpson. Ternganga melihat betapa piawainya Sarah Paulson, Courtney B. Vance, dan Sterling K. Brown  memerankan Marcia Clark, Johnie Cochran , dan Chris Darden (respectively).

american-crime-story-marcia-marcia-marcia
Mereka menang Emmy loh!

Selain dari Marcia yang merokok dan membuat saya jadi ingin (tapi tidak, loh), seperti biasa, ada beberapa kalimat yang diutarakan seperti menarik-narik tali di dalam hati. Dalam hal ini ketika Marcia Clark menatap tajam ke Chris Darden, sambil berkata bahwa, sayangnya mereka tidak bisa kembali ke masa lalu untuk undo hal-hal yang telah terlanjur dilakukan, kalau bisa dia dengan senang hati kembali ke masa lalu untuk mengubah beberapa hal dalam hidupnya.

Hal ini sebenarnya sudah saya tanyakan ke diri, mungkin beratus-ratus kali. Saya selalu mengatakan kalau saya tidak punya penyesalan. Apa yang sudah terjadi, kesalahan yang saya buat, dan kegagalan yang saya alami, berkontribusi dengan siapa  saya sekarang. Yah, kalau sekarang dipikir lagi, mungkin jika diberikan kesempatan lagi saya ingin memelihara gigi dengan lebih baik; mungkin mengurangi makanan manis dan menyikat dengan lebih saksama.

Kemudian saya membaca tulisan Nauval kemarin. Melihat video yang di-post Nauval, saya tersenyum sambil sedikit terharu. Betapa saya bisa empati. Saya juga pernah merasakan hal seperti itu bertahun yang lalu. Kemungkinan tidak akan pernah lagi. Berpikir bahwa kemungkinan besar tidak akan pernah terjadi lagi rasa ingin berbagi dan bertemu yang bisa diajak berbagi itu membuat saya agak galau. Lalu saya membaca tulisan Glenn. Kemudian mengingat-ingat kutipan dari beberapa film romantis yang saya tonton kalau sedang mood aneh. Bahwa sesuatu yang istimewa antara dua orang itu jarang sekali terjadi, karena itu jika terjadi nikmatilah, dan jangan biarkan dia pergi. Lakukan apapun supaya bertahan, karena itulah sumber kebahagiaan kita; cinta.

Entahlah benar atau tidak. Jadi kalau ada kesempatan untuk kembali ke masa lalu, selain gigi, kira-kira apa yang saya ubah lagi ya?

Iklan

One thought on “Elvis Has Left the Building, and I’m a Bit Bummed

  1. belajar dan baca buku lebih banyak. dan merawat buku-buku saya waktu kecil dengan lebih baik.

    saya masih menyesal soal ini. I wish I studied harder. 😛

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s