Gegara Skena, Streaming Jadi Mainstream.

Kalau tidak salah sekitar awal tahun 2000an. Ada kata baru yang masuk ke KBBI. Kata-kata tersebut adalah unggah dan unduh. Unggah adalah terjemahan dari upload dan unduh adalah terjemahan dari download. Iya. Facebook sedang berlari kencang setelah Friendster dan miRc mati suri. Internet sudah masuk ke kota dan desa. Napster mengubah lanskap cara kita mendengarkan musik. Dari kaset atau CD menjadi mp3. Satu hal yang membuat Metallica marah kepada Sean Parker sebagai penggagas dari Napster. Napster dianggap merugikan musisi dengan karena telah membagi musik dengan gratis. Cerita lengkapnya mengenai hal ini bisa ditelusuri lebih jauh di film dokumenter yang berjudul Downloaded. Atau di film Social Network pun ada dibahas kehadiran Sean Parker yang diperankan oleh Justin Timberlake.

eyd1

Tahun demi tahun berlalu semakin banyak kata yang belum ada padanannya atau sudah ada tapi dimodifikasi. Tapi saya sedikit terganggu dengan kata gegara. Iya kata ini diambil dari kata gara-gara. Entah kenapa saya koq merasa jengah mendengarnya. Kenapa dengan gara-gara? Apa terlalu panjang? Atau biar singkat aja. Terdengar cute? Entahlah tapi saya selalu menghindari kata itu. Masih ada karena. Tapi kalau buat lucu-lucuan ya mungkin bolehlah.

Satu kata lagi yang menggangu: Skena. Kata ini diambil dari music scene. Punk music scene. Metal music scene. Indie music scene. Tapi kemudian kita masih mempunyai kata “Paguyuban”. Dari kata dasar “guyub”. Terdengar jadul? Kurang modern? Mungkin. Tapi saya menganggap kata itu masih bisa dipakai. Tidak mainstream ya? Lagi-lagi kata ini keluar. Dan menjadi “masalah” baru karena ini memberi PR baru buat Ivan Lanin dan timnya untuk mencari padanan kata tersebut. Kata “arus utama” kemudian muncul. Masih terdengar edgy ya? Aduh apalagi edgy? Ini harus ada padanannya. Which is which is which is worthed gak sih (tentu saja ngomongnya sambil nyeruput Frappucino di Starbucks).

Lalu kemudian berdatanganlah Youtube, Spotify, Netflix, dan banyak lagi teman-teman sejenisnya. Lagi-lagi ada kata baru yang belum ada padanannya: streaming. Keluarlah kata “alir”. Lalu kalau saya sedang mendengarkan lagu Chrisye di Spotify itu gimana yang benernya? “Iya ini lagi ngalir lagu nih di Spotify” atau, “Anak ini kerjaannya ngalir mulu di Youtube?” Gitu? Atau “Aduh akhir minggu ini gak bisa kemana-mana nih. Mau binge-watch Stranger Things. Seru tauk”. Lagi-lagi PR baru buat kata binge-watch.

Apa tidak sebaiknya kata-kata itu sebaiknya kita serap “apa adanya”? Streaming jadi striming? Terdengar wajar ya? Tidak? Atau apa tidak sebaiknya kita melibatkan Guruh Soekarno Putra dalam penggodokan kata-kata baru yang belum ada padanannya ini? Kenapa Guruh? Thesaurusnya subhannallah. Gak percaya? Coba alir lagu di bawah ini.  Lagu tahun 1978 tapi masih terdengar seperti baru. Yang ini versi pop. Lagu aslinya dibuat tahun 1977. Lagunya Guruh Gipsy. Tapi tidak terdengar enak di telinga. Too edgy for me.  Which is which is which is.. (frappuccino abis tapi masih pengen nongkrong secaraa waifai kenceng bok.. )

Ratih Dewi Citra khayalku, prana dalam hidupku yang haus asmara. Hm…..nikmatnya bercinta.. Andika dewa sirna duli sang asmara.. merasuk sukma, menyita heningnya cipta oh.. resahku jadinya..

Atau mungkin kita harus kembali ke Bahasa Sanskerta atau Kitab Weda. Terdengar indah. Arkaisme. Saya yakin banyak kata-kata yang belum dipakai di sana dan masih relevan dengan kondisi hari ini. Atau Debby Sahertian mungkin. Dulu banyak kata-kata ajaib keluar dari mulutnya. Ya gak sih, cyiiin? 

 

 

Iklan

6 thoughts on “Gegara Skena, Streaming Jadi Mainstream.

  1. Dengan bebuluan (salah ya?) berjalan di atas panggung, nenarian (kayaknya salah lagi)…

    Edgy bisa diartikan dengan luar biasa, dan binge-watching dengan kalap? (Mungkin? Ah saya bukan JS Badudu)

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s