Ada Marta dalam Martabat

Baru ngeh kalau Michael Moore merilis film baru dari Agun, langsung saya cari dan tonton tentunya. Walau dokumenter ala Moore memang tak jarang hanya menyentuh permukaan masalah, dan terkadang merupakan simplifikasi, tetapi saya selalu terhibur, dan terusik untuk mencari tahu tentang subyek-subyek itu lebih dalam.

Tetapi film ini, banyak sekali hal yang menyentil saya. Terutama dalam hal ternyata, walau tidak jarang orang di sini berteriak-teriak tentang anti Amerika, kita banyak sekali hal-hal yang berkiblat ke sana. Biaya kesehatan dan pendidikan yang mencekik leher, contohnya (sebelum ada BPJS). Kemudian hal war on drugs; kita mengadaptasi hukum dari AS nyaris persis. Selain itu, yang membuat saya berpikir juga adalah ketika Moore mengunjungi Portugal yang telah mendekriminalisasi kepemilikan narkotika dan obat terlarang. Obatnya sendiri tetap ilegal tentunya. Ternyata perkiraan banyak orang yang menyangka hal ini akan meningkatkan angka kematian akibat over dosis obat-obatan terlarang, salah. Sejak hukum itu diberlakukan tahun 2001, tahun lalu Portugal tercatat memiliki angka kematian akibat over-dosis obat-obatan terlarang kedua terkecil setelah Rumania, yaitu 3 orang per 1 juta populasi.

Ketika ditanya oleh Michael Moore, jika para polisi ini punya pesan yang ingin disampaikan kepada US, mereka berkata (kutipan bebas).

Human dignity is the backbone of our society, therefore all laws are executed with human dignity as principle. In our police trainings, we are always reminded to respect the dignity of humanbeings. As long as you have death penalty, human dignity can’t be protected.

Dignity dalam bahasa Indonesia adalah martabat (tentu Anda sudah paham). Sementara ‘menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa’ sering sekali terdengar di sana sini, tetapi apakah martabat orang-orang ini terlihat dijunjung tinggi?

cover-242947f0b10e11a5686919d183de4717_420x280
Tidak ada martabat yang dijunjung tinggi di sini
medium_82pemerkosa-siswi-sma-riau
Di sini juga tidak
ospek-itn-640x480
Apalagi ini
gusur-kaki-lima-700x336
Ini juga tidak

Sebagai comedy relief, mari kita lihat klip dari salah satu film favorit saya Talladega Nights: The Legend of Ricky Bobby yang dikutip juga di film Where to Invade Next.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s