JAKARTA: Nikmatnya Bulan Puasa (Bagi yang Tidak Berpuasa)

Bulan puasa sebentar lagi tiba. Bagi yang berpuasa, pasti sudah mulai mempersiapkan diri menjalani ibadah puasa. Sementara bagi yang tidak berpuasa seperti saya, ada banyak perubahan di sekitar yang sebagian besar memberi kenikmatan tersendiri. Percaya atau tidak, bahkan saya sudah membuat beberapa rencana.

  1. LALU LINTAS JAKARTA

Di minggu pertama bulan puasa, biasanya jalanan lebih lengang dari biasanya. Disebabkan karena beberapa kantor memberikan keleluasaan bagi karyawannya untuk masuk lebih siang dan pulang lebih cepat. Kecuali menjelang jam berbuka puasa, jalanan bisa lebih macet dari biasanya.

Kesempatan ini bisa digunakan untuk mengunjungi tempat-tempat yang agak jauh. Yang selama ini malas disambangi karena kemacetan. Misalnya, berkunjung ke rumah sanak saudara, mengurus surat-surat, mencicipi rumah makan, mall, museum dan lainnya. Namun sebelum berkunjung ada baiknya cek ricek terlebih dahulu. Ada banyak tempat yang memberlakukan jam operasional yang berbeda dari bulan lainnya.

sumber: http://archive.kaskus.co.id/thread/13719137/0/pic-dilanda-berita-demo-besar2an-jalan-jalan-jakarta-sepi-spt-mudik

2. KURMA dan KOLANG KALING

Selama bulan puasa, Kurma dan Kolang Kaling lebih mudah didapat. Keduanya berguna untuk yang suka berlari. Kurma adalah suplemen alami yang banyak dimakan oleh pelari ketika melakukan lari jarak jauh. Sementara Kolang Kaling, adalah Glucosamine alami yang konon baik bagi persendian. Kalau tidak percaya, tanyakan saja pada @roysayur yang nyeri sendinya hilang sejak rutin mengkonsumsi Kolang Kaling.

Biasanya saya merebus Kolang Kaling sendiri, dan memakannya begitu saja tanpa gula. Karena manisan Kolang Kaling yang tersedia cenderung kemanisan (buat selera saya). Mengkonsumsinya saya sering poting kecil-kecil dan mencampurkannya ke dalam Air Kelapa. Rasanya benar-benar menyegarkan dan mengenyangkan.

sumber; https://ilmutambah.wordpress.com/2014/12/12/manfaat-kolang-kaling-bagi-kesehatan/

3. GBK, SOEMANTRI, dan Car Free Day

Secara garis besar, ketiga tempat latian berlari itu cenderung jauh lebih sepi selama bulan Puasa. Apalagi saat liburan Lebaran nanti. Kalau benar-benar ingin merasakan punya track alam terbuka pribadi, datanglah menjelang jam berbuka. Sesudah jam berbuka mulai sedikit ramai orang berjalan kaki. Tapi ada baiknya siapkan air minum sendiri. Karena pedagang minuman tak sebanyak biasanya. Atau bahkan tidak ada sama sekali di hari-hari awal bulan puasa.

Bagi yang biasa datang ke CFD, sering-sering membaca berita di media sosial. Kadang CFD ditiadakan. Walau tak akan sepi sama sekali, tapi jauh lebih lengang dari biasanya. Aktivitas promosi dan perdagangan yang biasanya memenuhi jalan sepanjang CFD, di bulan puasa bisa dipastikan kosong. Saatnya berlatih long run atau menikmati udara pagi Jakarta yang otomatis lebih segar dari biasanya.

sumber: http://cityseeker.com/jakarta/386225-gelora-bung-karno-stadium

4. JAJANAN

Favorit saya daerah Bendungan Hilir. Dari mulai jam buka puasa sampai subuh, bisa ditemukan pedagang makanan yang lebih banyak dan beragam. Inilah saatnya mencicipi makanan-makanan yang belum pernah dicoba. Masih banyak gerai jajanan dadakan yang dibuka. Kalau ingin merencanakan wisata kuliner Jakarta, ini adalah bulan yang tepat.

Selain itu, jam makan siang pun restoran relatif sepi. Kalau ada tempat makan yang selama ini belum berhasil dikunjungi karena antrian panjang, sekarang lah saatnya. Bahkan ada beberapa restoran yang buka dari jam buka sampai sahur. Di akhir pekan, bisa dipastikan ramai pengunjung. Rencanakan baik-baik kunjungan Anda. Atau sekalian berencana untuk nongkrong sampai subuh di akhir pekan.

warga-memadati-pasar-kuliner-Benhil-Jakarta

5. AKTIVITAS SOSIAL

Kalau selama ini ingin melakukan aktivitas sosial, inilah saatnya. Rajin-rajinlah membuka linimasa media sosial biasanya banyak aktivitas sosial yang bisa diikuti. Mulai dari memasak makanan bersama untuk dibagikan kepada fakir miskin, mengumpulkan pakaian bekas, menyumbang untuk panti asuhan dan banyak lagi.

Tak hanya kepuasan batin dan kebahagiaan hati, melakukan aktivitas sosial bersama akan memperluas persahabatan kita. Dan tidak menutup kemungkinan menemukan jodoh di bulan yang suci ini. Atau mungkin juga bertemu dengan potential client atau bahkan tempat kerja baru. Pas kan? THR diterima, pindah ke kantor baru.

6. RUKUN TETANGGA

Saling bertukar makanan, mengumpulkan uang zakat dan sedekah biasanya banyak dilakukan oleh RT setempat. Kalau biasanya, karena kesibukan bekerja membuat kita berjarak dengan tetangga, bulan inilah saatnya untuk menjalin kebersamaan itu. Bukankah kata orang, tetangga dekat kadang lebih berarti ketimbang saudara yang jauh? Selama bulan puasa pun biasanya pasukan keamanan akan lebih ramah kepada kita. Inilah saatnya pula berkenalan dengan mereka.

Menjelang Lebaran, banyak yang pulang kampung dan liburan. Jalinan kebersamaan dengan tetangga akan memberikan rasa aman lebih karena bisa saling mengawasi. Semakin erat hubungan dengan tetangga, semakin kuat pula benteng rumah kita dari penjahat.

7. BUKBER

Bagi yang selama ini memiliki template “tar-sok” setiap kali ingin bertemu, inilah saatnya untuk bertemu dengan keluarga, saudara, teman, sahabat dan rekanan bisnis. Dalam suasana berpuasa ini pula, kita bisa mulai membangun kembali jembatan yang retak. Dengan semangat saling memaafkan, semoga lebih memudahkan.

Ini pula saatnya untuk meluruskan jika ada permasalahan yang selama ini dipendam dalam hati. Saatnya bicara dan bersama menyudahi perselisihan, kesalah pahaman. Hati yang lega akan membuat hari-hari ke depan lebih nikmat dan indah untuk dijalani.

8. GYM SEPI

Buat yang selama ini mungkin risih untuk ke gym karena ramai, atau merasa asing di gym, inilah saat yang tepat untuk memulai. Kalau benar ingin sepi, mulai lah masuk ke gym menjelang waktu berbuka. Saat para gymmer mulai datang setelah buka puasa, anda sudah selesai.

Ala-alat di gym bagi yang belum pernah mencobanya bisa terkesan mengintimidasi. Karena gym sepi, para trainer yang ada biasanya punya waktu lebih banyak. Gunakan untuk bertanya sebanyak mungkin informasi. Mana tau, setelah sebulan rajin ke gym, rasa percaya diri mulai timbul dan ke gym menjadi rutinitas. Kalau orang biasanya memulai resolusi di tahun baru, tak ada salahnya memulai resolusi ini di bulan puasa.

9. ADAT SETEMPAT

Hampir di setiap RT memiliki adatnya sendiri-sendiri. Terutamanya menjelang berbuka dan Tarawih atau Sahur. Yang sering didengar adalah arak-arakan anak-anak sambil membunyikan kentongan sambil berteriak berirama “sahuuur…. sahur!” Bagi yang tidak berpuasa, ada yang jadi terbangun. Dan kemudian merasa terganggu. Cara mengatasinya? Mengapa tidak mencoba untuk bergabung. Rasakan kenikmatan berjalan keliling sambil membangunkan orang untuk bersahur sambil tertawa-tawa bersama. Bisa jadi sarana yang tepat untuk mengusir stress loh!

Kalau ingin mengakrabkan diri, coba siapkan saja makanan untuk pelengkap Sahur. Bisa berupa jus, teh, biskuit apa pun yang penting memulai berkomunikasi dan bersahabat dengan mereka dan adat sekitar kita. Usaha ini tentunya lebih baik ketimbang bete dan marah karena terbangun saat Sahur.

10. PULCEP

Banyak kantor yang menerapkan jam pulang yang lebih cepat dari biasanya. Tunggu apalagi? Ini bulan yang tepat untuk kita melakukan apa pun yang selama ini tertunda karena harus bekerja sampai larut. Meluangkan waktu lebih banyak dengan yang tersayang dan berarti bagi hidup, bisa jadi pilihan yang tepat. Atau sekedar berjalan kaki melihat kota Jakarta yang selama ini hanya dilihat selintas melalui jendela kendaraan dan helm.

Di bulan puasa, biasanya Jakarta sedang mengalami musim kemarau. Tapi sepertinya tahun ini cuaca sedang tak menentu. Siapkan perlengkapan dengan lebih baik. Sesekali merasakan berjalan kaki di bawah curahan hujan, bisa jadi alternatif yang menyenangkan. Toh begitu sampai rumah, tinggal mandi. Kalau cuaca terik, biasanya senja memberikan pemandangan yang dramatis. Kapan lagi ikut serta menampilkannya di media sosial 🙂


Pasti masih banyak kenikmatan yang bisa dilakukan selama bulan Puasa. Mari berbagi dengan  menambahkan kegiatan di kolom komentar.

Selamat menjalankan ibadah puasa.

Selamat merayakan hidup.

 

Iklan

2 thoughts on “JAKARTA: Nikmatnya Bulan Puasa (Bagi yang Tidak Berpuasa)

  1. berhubung nama aku disebut, perlu diklarifikasi. persendian aku nyeri karena tiap hari naik pedah 20km. tiap hari. kalau ini ndak disebut, para Pembaca yang budiman mengira aku sakit sendi karena usia lho, Glenn. 😒😒😒

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s