The Damned United Part Deux

Mungkin beberapa dari pembaca di sini ada yang sudah tahu. Dan mudah-mudahan banyak pula yang suka sepakbola. Khususnya Liga Inggris. Kenapa? Karena saya akan cerita mengenai klub gurem dari Liga Inggris yang baru saja dinobatkan menjadi juara baru Liga Inggris. Apa sih yang spesial? Leicester City belum pernah menjadi juara selama Liga Inggris ada. Yang usianya sudah lebih dari satu abad. Tidak mudah untuk menjadi juara. Apalagi yang juara adalah Leicester City yang biasanya hanya mempunyai target untuk lolos dari zona degradasi. Apa lagi yang menjadi spesial dari Leicester City? Mereka melakukannya di tengah gempuran banyak klub kaya raya di Liga Inggris. Sebut saja Manchester United, Chelsea, Manchester City, Arsenal, Liverpool, Tottenham Hotspur. Ketujuh klub ini yang selalu mendominasi untuk menjadi juara sejak tahun 80an.

damned3

Leicester City bisa dijadikan tolok ukur bagi para mereka yang sedang meraih mimpinya. Bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Mereka harus menunggu seratus tahun untuk mewujudkan impiannya. Ini melebihi dari sekedar motivator-motivator yang ada di TV dan di seminar-seminar atau yang sengaja disewa oleh kantor-kantor yang membutuhkan dorongan motivasi untuk karyawannya. Tindakan yang menurut saya buang-buang duit. Pemborosan.

damned

Sebelum Leicester City, ada pula klub liga Inggris yang menorehkan sejarah yang akan diingat sepanjang sepakbola masih ada. Klub itu adalah Nottingham Forest. Perjalanan klub ini difilmkan dengan judul Damned United (2009). Film karya Tom Hooper ini menggambarkan bagaimana seorang pelatih legendari bernama Brian Clough yang membawa Nottingham Forest yang notabene hanyalah klub semenjana menjadi juara Liga Inggris dan kemudian dua kali berturut-turut menjadikan klubnya Juara Eropa. Sekarang lebih dikenal dengan Liga Champion. Faktor Brian Clough sebagai pelatih di sini dan asistennya menjadi sentral. Kadang kita membutuhkan partner untuk mewujudkan cita-cita kita.

 

damned1

Film Invictus (2009) juga menggambarkan hal yang sama. Hanya ini olahraganya adalah rugby. Tokoh sentral di sini adalah Nelson Mandela yang diperankan oleh Morgan Freeman dan Matt Damon yang berperan sebagai kapten di timnas rugby Afrika Selatan. Bagaimana seorang Nelson Mandela yang baru saja keluar dari penjara selama puluhan tahun, memotivasi dan juga menyatukan dua ras yang dulunya saling bermusuhan adalah menjadi kunci bagaimana tim rugby dari Afrika Selatan sebagai tim underdog menjadi juara dunia. Skill dan pengalaman menjadi tidak begitu penting di sini.

damned2

Film Moneyball (2011) juga menawarkan hal yang sama. Film yang dibintangi oleh Brad Pitt dan Jonah Hill ini membuktikan bahwa klub american football bernama Oakland Athletics bisa menjadi juara Superbowl hanya dengan dana yang seadanya dan memakai pemain tua dan relatif sudah tidak terpakai. Di sini terlihat bahwa uang bukan segalanya untuk membangun tim menjadi juara. Tapi banyak juga hal yang lain yang harus diperhatikan.

Singkat kata kita bisa banyak belajar dari empat klub di atas yang saya sebut. Teamwork itu merupakan hal yang penting. Motivasi juga begitu. Man-management pun demikian. Statistik juga berperan di sini. Dan juga sedikit keberuntungan. Tapi kalo mereka bisa kenapa kita tidak? Yakan? Tapi hanya karena bule kita jangan selalu nurut apa yang mereka katakan. Siapapun dia. Jangan karena mereka bule lalu kita menjadi inferior. Jangan karena bule lalu mereka jadi benar. Bule juga banyak yang bodoh. Dan banyak dipekerjakan di Indonesia dengan upah ya tidak sesuai dengan kompetensinya. Pilihlah bule sesuai kebutuhannya.

damned4

Atau mau yang lokal aja? Mereka juga belum tentu butut. Banyak yang bagus koq dan layak dijadikan inspirasi. Dan biasanya mereka adalah bukan motivator-motivator yang gitu deh. Ngerti kan yaa.

Posted in: @linimasa

2 thoughts on “The Damned United Part Deux Leave a comment

  1. Sedikit ralat mas agun. Untuk film moneyball, timnya bukan boston red sox, tapi Oakland Athletics. Dan memang tidak juara, tapi menang 20kali secara beruntun.

    Boston Red Sox tertarik merekrut Billy Bean, tapi ditolak.

Leave a Reply