Merokok Menyebabkan Anda Lebih Dekat Dengan Tuhan

Merokok katanya sangat berbahaya bagi kesehatan. Itu sebabnya hampir setiap negara di dunia mengharuskan perusahaan rokok untuk menuliskan peringatan pada bungkusnya. Di Indonesia, misalnya, sampai tahun 2013 pesan peringatannya berbunyi: “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN, GIGI KUNING, PENUAAN DINI, DAN KETIDAKMAMPUAN UNTUK MENDAPATKAN PASANGAN!”

Peringatan tulisan agak ndak efektif ya? Sebagian karena orang-orang yang membutuhkan peringatan itu adalah yang paling mungkin untuk ndak membacanya. Mereka membakar isinya, bukan membaca bungkusnya. Beberapa dari mereka ndak bisa baca. Sementara yang lain ndak suka baca, terutama ketika mereka melihat kata-kata besar seperti “KEHAMILAN.”

Para penggiat anti rokok mencoba untuk memecahkan masalah di atas dengan menciptakan bungkus rokok yang bisa “bicara.” Ketika bungkus dibuka, maka chip khusus akan memutar pesan suara peringatan. Tapi, waktu inovasi ini diuji pada 1,000 perokok yang dipilih secara acak, sekitar 10% dari mereka menderita serangan jantung dan hampir meninggal. Sekitar 40% dari mereka menjatuhkan paket dan lari berteriak. Sedangkan sisanya segera menutup bungkus rokok setelah mendengar kata “KEHAMILAN” lalu merobek bungkus bagian bawah untuk mengambil rokoknya dengan aman.

Saya tidak suka bungkus rokok yang mengganggu seperti itu,” kata seorang pria. “Cukup dari pacar saya aja.”

Di banyak negara, seperti Indonesia tahun 2014, masalah orang ndak baca peringatan telah diselesaikan dengan menempatkan gambar menakutkan pada bungkus rokok. Di Korea Utara, setiap bungkus rokok dilengkapi dengan gambar Kim Jong-un. Lengkap dengan pesan yang sangat efektif: “SAYA AKAN MEMBUNUH ANDA JIKA ANDA MEROKOK!

Ndak semua negara bisa melakukan itu, pastinya. Indonesia mencobanya, tapi sebagian besar perokok hanya tertawa ketika mereka melihat gambar Jokowi.

image
Sumber: Google

Gambar menakutkan ini spesifik di tiap tempat. Bahkan daerah di masing-masing negara. Di Jawa Tengah dan Timur, gambar Pocong lebih efektif membuat orang ragu-ragu membelinya. Di Jakarta, ada baiknya mengganti gambar pria merokok dan tengkorak dengan gambar makanan lezat. Mereka akan sibuk mengambil foto dan mempostingnya ke internet daripada merokok. Gambar dari provinsi Jawa Barat terbukti jauh lebih mengena. Ia menunjukkan mulut terbuka yang gusinya sudah aus, memperlihatkan akar gigi yang membusuk. Di samping gambar ada peringatan yang mengatakan sesuatu dalam bahasa Sunda. Aku ndak mahir bicara Sunda, tapi kira-kira artinya: “MEROKOK DAPAT MEMBUAT ANDA TERLIHAT SEPERTI ANDA TELAH MELAKUKAN ORAL SEX PADA BADAK CULA SATU!”

Kanada adalah negara pertama yang mengharuskan peringatan gambar pada bungkus rokok di tahun 2001. Kemudian lebih dari 40 negara melakukan hal yang sama. Banyak dari mereka memerlukan setengah ruang pada bungkus rokok untuk diisi dengan peringatan kesehatan. Australia, bahkan melarang logo, warna, dan teks promosi dari bungkus rokok, dan mengisi sebagian besar ruang dengan peringatan gambar. Berbagai peringatan muncul pada kemasan, seperti “MEROKOK MEMBUNUHMU,” “MEROKOK DEKAT ANAK BERBAHAYA BAGI MEREKA,” dan “DILARANG MENJUAL/MEMBERI PADA ANAK BERUSIA DI BAWAH 18 TAHUN DAN PEREMPUAN HAMIL.”

Bisa jadi, ini soal bagaimana berkomunikasi dengan sesama manusia. Berdasarkan sejarah, manakut-nakuti ndak pernah berhasil ketimbang mengajak. Bicara baik-baik lebih bagus dari membentak. Bungkus rokok harus lebih persuasif. Sesuaikan gambar dengan daerahnya, dan cukup tuliskan: “MEROKOK MENYEBABKAN ANDA LEBIH DEKAT DENGAN TUHAN.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s