Harrison Ford: The Lucky Bastard

Ada berapa banyak aktor Hollywood dari era 70an yang masih bertahan sampai sekarang? Kita punya Al Pacino, Robert De Niro, Martin Sheen, Harvey Keitel, Robert Duvall, Jack Nicholson, Dustin Hoffman, Gene Hackman. Hmm.. Siapa lagi ya? Tapi siapa di antara mereka yang bintangnya masih bersinar? Siapa di antara mereka filmnya yang menjadi jaminan box office? Tidak ada. Semuanya sudah mulai meredup. Kecuali satu nama: Harrison Ford. Padahal dibanding dengan semua aktor yang semua disebut–Harrison Ford adalah mungkin salah satu yang memiliki kemampuan akting terbatas. Dia bukan aktor watak. Semenjana.

ford

Tapi dibalik aktingnya yang biasa saja, Harrison Ford selalu mendapatkan peran yang ikonik dan film yang dibintanginya selalu menjadi film yang laris manis. Karirnya dimulai di tahun 70an. Dia juga punya peran sedikit di The Conversation (1974) dan Apocalypse Now (1978). Tapi titik baliknya dimulai ketika dia mulai bekerja sama dengan George Lucas di American Grafitti (1973). Film pertama Lucas yang sukses secara komersial ini membuat ia mempunyai modal yang cukup untuk membuat franchise yang menjadi fenomena pop culture di seluruh dunia yang masih bertahan hingga saat ini: Star Wars. Perannya sebagai Han Solo di trilogi pertama Star Wars membuat namanya melambung. Han Solo buat sebagian penggemar Star Wars mendapatkan tempat tersendiri dibanding dengan Luke Skywalker yang diperankan oleh Mark Hamill. Ikonik.

ford2

Keberuntungan itu berlanjut ketika Steven Spielberg menawarkan peran utama di film Indiana Jones–yang juga menjadi franchise yang sukses dan menjadi film box office. Perannya sebagai Indiana Jones masih bisa dilihat di franchise terakhirnya, Indiana Jones and The Kingdom of The Crystal Skulls.

ford3

Ridley Scott pun rupanya tertarik untuk memakai jasanya di film Blade Runner. Dan jadilah ia menjadi Rick Deckart. Film ini menjadi salah satu film sains fiksi yang paling berpengaruh di dunia. Film ini tengah diproduksi sekuelnya dengan tambahan Ryan Gosling untuk menemani Harrison Ford. Keberuntungan masih berpihak di pundaknya. Tren ini terus  berlanjut sampai era 90an. Tiga film yang diambil dari buku Tom Clancy menambah deretan perannya sebagai jagoan Hollywood. Kali ini sebagai Jack Ryan di film The Hunt For Red October (1990) dilanjutkan oleh  Patriot Games (1992) dan diakhiri oleh Clear and Present Danger (1994). Perannya sebagai Presiden Amerika Serikat di Air Force One (1997) dan juga sebagai dokter yang teraniaya di The Fugitive (1993) semakin mengukuhkannya sebagai tokoh protagonis yang paling disukai di dunia sinema Hollywood.

ford4.jpg

Di film terakhirnya, Star Wars: The Force Awakens, perannya masih penting. Bersama dengan Mark Hammil sebagai Luke Skywalker dan Carrie Fisher sebagai Leia. Ini adalah kelanjutan dari trilogi pertama. Film keempat Star Wars bagi mereka bertiga. Dengan setting sekitar 30 tahun setelah Return of The Jedi–maka ini adalah film yang paling ditunggu oleh para penggemar Star Wars. Karena banyak yang menganggap prekuel trilogi adalah produk gagal. Walaupun masih dibilang sukses dari segi keuntungan. Kalo di dunia musik ada Adele dengan album “25”-nya yang sukses dan banyak memecahkan rekor. Maka untuk di dunia film, The Force Awakens akan memecahkan beberapa rekor. Prediksi saya film ini akan melewati raihan Avengers, The Dark Knight, Jurassic Pratt, atau mungkin Titanic dari segi penonton terbanyak.

ford9

Selamat ya, Disney. Selamat sibuk ngitung cuan di awal taun. Selamat Natal dan selamat liburan juga buat kalian yang merayakan.

Posted in: @linimasa

2 thoughts on “Harrison Ford: The Lucky Bastard Leave a comment

Leave a Reply