Adele 25: Susahnya Hijrah Dari Zona Nyaman

Album ketiga Adele yang bertajuk “25” (walau ia sekarang sudah berumur 27 sekarang) konon sudah menembus satu juta setengah kopi. Gabungan dari penjualan fisik dan non-fisik. Sembilan ratus ribu unduhan melalui iTunes. Album ini juga tidak akan ada di layanan streaming musik kesayangan anda. Entah itu Pandora, Spotify, Deezer atau layanan sejenis. Keputusan yang diambil sendiri oleh Adele.  Rekor untuk penjualan album di abad 21 ini masih dipegang oleh NSYNC yang dalam seminggu sanggup menjual 2.5 juta kopi. Apakah Adele bisa melewati NSYNC. Kita lihat dalam beberapa hari ke depan.

adelegif2

Kita semua sudah tau kalo Adele itu berbakat, bersuara bagus, lagunya enak didengar dan mempunyai pribadi yang menyenangkan. Tapi kenapa albumnya selalu laku dan ditunggu? Sederhana saja. Karena dia seorang penyanyi wanita yang tidak neko-neko. Tidak usah membuat kontroversi yang tidak jelas. Tidak usah membuat lirik yang mengumbar seksualitas yang kampungan. Ataupun berdandan nyaris telanjang di panggung dengan joget yang erotis. Itu yang membuatnya berbeda. Sudahlah. Biarkan Trio Macan yang melakukannya. Amerika Utara kehilangan sosok itu dan Adele berhasil mengisi kekosongan itu. Satu lagi, setelah dia memenangkan Oscar dengan lagu “Skyfall”–dia menghilang dari peredaran. Nyaris tidak terdengar kabar darinya. Yang kita tahu bahwa dia telah mempunyai anak yang bernama Angelo.

Hello, it’s me
I was wondering if after all these years you’d like to meet

Sampai pada akhir Oktober lalu dia mengeluarkan snippet lagu berjudul “Hello” yang cuma berdurasi beberapa detik melalui Instagram-nya tapi liriknya begitu bermakna bagi penggemarnya. Lagunya sih menurut saya biasa saja. Tapi ini kejutan yang menyenangkan. Hasilnya, video lagu ini memecahkan rekor dari dari Taylor Swift (dengan lagu “Bad Blood”) dari segi penonton. Dua puluh empat juta dalam jangka waktu sehari saja.

Ini lagu perkenalan kedua yang sangat Adele. Benang merah yang menyambungkan album “25” dengan “21” dan “19”. Ditampilkan dengan live secara apik melalui Youtube dengan full band dan diakhiri dengan “This is the whole new me.” setelah lagu selesai sambil tertawa renyah khas Adele. But is it the whole new you,  Adele?

Di lagu ini dia berusaha keluar dari zona nyaman. Memainkan lagu pop yang modern. Lagu yang mengingatkan pada “I Knew You Were Trouble” dari Taylor Swift. Temanya pun mirip.  Formula ini juga dia lakukan di lagu “Water Under The Bridge” dan “River Lea”. Tapi saya yakin banyak yang lebih suka Adele dengan tampilan lama.

Dua lagu yang bernuansa 90an. Saya jadi ingat sampai saat ini belum ada yang menggantikan posisi Whitney Houston atau Mariah Carey di masa jayanya. Adakah sekarang penyanyi yang bisa mengganti posisi mereka? Belum ada. Di sini Adele akan merebut tahta mereka. Mumpung sedang ada kekosongan kekuasaan dan relatif tidak ada saingan. Sementara lagu “All I Ask” yang ditulis bersama Bruno Mars ini sangat berpotensi untuk menjadi lagu ketiga yang hits dan (saya yakin) akan segera dibuatkan video musiknya. Pertama kali mendengar–lagu ini langsung mengingatkan saya pada lagu Mariah Carey yang berjudul “My All”. Adele belum pernah menyanyi dengan nada setinggi ini setau saya. Dua lagu ini akan menjadi hits dalam beberapa minggu ke depan mengikuti “Hello” dan “When We Were Young”.

ADELE-BRITS_240.jpg

Secara keseluruhan album “25” adalah album yang aman. Tidak ada yang istimewa dari album ini. Tidak ada lagu seperti “Chasing Pavement”, “Don’t You Remember”, “Rolling In The Deep”, ataupun “Someone Like You”. Tapi walau bagaimanapun dia adalah Adele dengan kepribadiannya yang apa adanya. Tidak jaim. Tidak sok diva. Tapi dengan menjadi dirinya sendiri justru di situ letak kekuatannya. Tidak semua seleb bisa melakukan itu. Karena dia memang orangnya menyenangkan, cockney accent dan juga ditambah dengan british sense of humour-nya (yang ini agak subjektif memang) yang kental yang membuat dia akan tetap disukai.  Ada penyanyi wanita yang mengacungkan jari tengah ketika pidato kemenangannya di Brits Awards 2012 tidak selesai dan dipotong karena Blur akan segera tampil? Saya kira tidak ada.

Bahkan ketika dia melakukan prank acara BBC pun dia tetap menyenangkan sekaligus mengharukan. Kapan lagi penggemarnya yang beruntung mendapat durian runtuh berupa private concert bersama Adele?

 

 

 

 

 

9 thoughts on “Adele 25: Susahnya Hijrah Dari Zona Nyaman Leave a comment

  1. Adele sepertinya tahu kalau dia adalah singer first, songwriter next. Entertainer? Performer? Nah. She knows she’s not keen being one of those. Jadi dia akan tetap seperti ini. Eksplorasinya adalah eksplorasi seorang perempuan: dari remaja, lalu perempuan dewasa, lalu ibu. Mungkin album berikutnya lebih tentang midlife crisis.

Leave a Reply