Spectre: Sampah Daur Ulang

Iya ini mungkin film paling buruk dengan biaya super mahal yang pernah saya tonton di bioskop. Satu lagi mungkin adalah Avengers: Age of Ultron, atau The Counselor. Sebelumnya saya peringatkan ya. Tulisan di bawah ini mungkin banyak spoiler-nya buat yang belum menonton sebaiknya teruskan membaca dan tunggu bajakannya aja.

bond4

Adegan awal di kota Mexico ketika sedang berlangsung perhelatan Dia de los Muertos sebetulnya sangat menjanjikan. Bencana dimulai ketika adegan tersebut habis lalu muncul lagu entah itu siapa yang nyanyi. Judulnya sih Writing’s On The Wall. Tapi ketika lagu itu dikumandangkan visual yang terlihat adalah wanita (kemungkinan Monica Belluci) yang sedang digerayangi gurita. Eh ini kan film Specre kan ya bukan film Octopussy? Sengajakah Sam Mendes menampilkan visual ini? Ya.

bondbooks

Spectre seharusnya bisa menjadi ucapan selamat tinggal yang indah bagi Sam Mendes dan Daniel Craig. Karena Spectre mempunyai sejarah panjang di film-film Bond. Organisasi ini sudah muncul sejak Bond era From Russia With Love (1963) sampai For Your Eyes Only (1983). Ian Fleming sebagai penulis novel James Bond pada tahun 50an sudah bisa meramal bahwa Perang Dingin akan berakhir. Maka untuk itulah dia menciptakan Spectre. Spectre itu Joker bagi Batman. Musuh bebuyutan. Itulah saya selalu melihat ada kemiripan antara The Dark Knight dan Skyfall. Sam Mendes berusaha mengikuti jejak Nolan. Sementara Nolan berhasil me-reboot Batman. Maka sebaliknya Sam Mendes terlihat kesulitan menggarap Spectre menjadi satu cerita yang utuh. The Dark Knight Rises memang tidak sesukses pendahulunya The Dark Knight. Tapi film itu tetap penting dan bagian yang tidak terpisahkan.

Sejak Daniel Craig berperan sebagai James Bond di Casino Royale, pesan yang disampaikan jelas. Bahwa ini adalah James Bond di era baru. James Bond boleh berdarah-darah. James Bond boleh tidak pake tuksedo. James Bond pun boleh emo. Atau baper mungkin istilah anak sekarang. Kesuksesan dua film Jason Bourne yang dibintangi oleh Matt Damon yang juga seorang agen rahasia pun ikut mempengaruhi tampilan James Bond era Craig. James Bond harus bisa beradaptasi dengan era millennium. Di Skyfall dia berhasil melakukan itu. Walaupun banyak mengambil elemen dari The Dark Knight. Tapi tidak begitu yang terjadi dengan Spectre.

bondaston

Padahal Sam Mendes punya waktu dan biaya yang hampir tidak terbatas. Spectre masuk dalam kategori film termahal yang pernah dibuat. Ini juga mungkin film Bond terlama dari segi durasi. Spectre berusaha mengembalikan Bond era lama. Bond kembali bertuksedo. Kembali minum Vodka Martini, dan sebotol Heineken (?). Gawai dan laptop tidak jelas merk apa yang dipakai. Jam Omega dengan teknologi yang biasa saja untuk ukuran Bond. Sudah ada smartwatch lho sekarang, Mas Mendes. Tag Heuer aja baru rilis android wear smartwatch. Aston Martin era Sean Connery pun ditampilkan untuk sekedar bernostalgia. Jalan cerita pasca Dia de los Muertos berjalan begitu membosankan. Suguhan panorama Pegunungan Alpen di Austria saja tidak cukup. Kota Roma itu sudah biasa. Begitu pula pemandangan kota London. Adegan di kota Tangiers, Maroko saja tidak cukup menutupi buruknya jalan cerita, naskah, dan dialog para pemainnya. Pemandangan yang indah dari kota-kota eksotis di belahan dunia itu sudah standar film James Bond.

bond7

Ini adalah film terburuk yang pernah dibintangi Christoph Waltz. Kenapa aktor sekelas dia tidak dieksploitasi seperti Hans Landa di Inglorious Basterds, Dr. King di Django Unchained, atau Walter Keane di Big Eyes? Ini juga film terburuk yang pernah dibintangi Lea Seydoux. Di sini dia bermain seperti Pevita Pearce di film 5 cm. Kaku. Modal muka doang. Monica Bellucci hanya dijadikan pajangan saja. Walaupun akhirnya dia memecahkan rekor sebagai aktris tertua yang pernah memerankan Bond Girl. Penampilan Andrew Scott sebagai C pun hanya mengingatkan kita pada Moriarty di serial Sherlock. Sepertinya Sam Mendes dan kawan kawan terlalu ambisius dengan Spectre. Ingin merangkul semua elemen lama dari film Bond sebelumnya dan meramunya dengan formula baru. Tapi justru dia terjebak dalam nostalgia dan malah tertinggal. Maju selangkah. Mundur dua langkah. Menurut saya Mission: Impossible – Rogue Nation malah justru berhasil melakukan ini.

bondtom

Yang menjadi pertanyaan adalah siapakah yang akan menjadi James Bond selanjutnya? Apakah tetap Daniel Craig? Kalo Tom Hiddlestone gimana?

Iklan

6 thoughts on “Spectre: Sampah Daur Ulang

  1. karakter bos spectre jg kurang digali mendalam. Padahal dia adalah bos dr semua musuh2 Bond, termasuk berperan dlm kematian M. Jadi disini alur cerita, karakter tokoh2 mengecewakan. Ledakan2 nya aja yg sangar ( ledakan markas spectre & markas lama MI6)

    Suka

  2. Serius Spectre ngecewain. Kirain nunggu lama bakalan worth it. Eh taunya… Setuju untuk bagian Christoph Waltz kurang dieksploit. Untuk ukuran pemenang Oscar, di Spectre dia biasa banget. Plus, action-nya juga kurang greget, bagian kejar-kejaran pake mobil juga sepanas opening scene Quantum of Solace. Emang bener, MI: Rogue Nation kemana-mana.

    Suka

  3. Nah! Akhirnya keluar juga tulisan Spectre nya. Yah walaupun tumbenan aja sih bahasanya kurang menggelitik kaya biasanya. Tapi cukup mewakili kok. Yang mengecewakan tante Monica Belucci kok ya cuma selewat aja. Mbak dokternya juga kurang kelihatan smart kok..dan yang pasti, video klip nya sangat ganggu dan terkesan buat memperpanjang durasi.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s