Video Musik Terbaik Sejagat Raya

“Hallo Rick?! Baru denger lagu Hurt versi Cash.. Dengerin ya.. pokoknya gua gak mau tau. Itu lagu harus gua yang bikin musik videonya. Gratis! Jangan kemana-mana! Gw ke studio sekarang!” Mark langsung menutup telpon. Rick hanya bisa melongo. Mark begitu emosional, gelisah, kalut sekaligus sangat berapi-api setelah mendengar lagu tersebut. Mark lalu menyalakan Lucky Strike sambil memasukan dompet ke belakang saku celana 501-nya yang sudah lusuh. Kunci mobil yang tergeletak di meja makan pun segera dia sambar. Tergesa-gesa dia masuk ke dalam mobil Ford Mustang merahnya. Sempat terdiam sejenak walaupun mobil sudah menyala. Dia menghela napas panjang. Lalu menginjak gas dalam-dalam meninggalkan kopi yang baru setengahnya dicicip di atas meja makan. Masih hangat. Uapnya masih mengepul.


Akhir tahun 2002 album terakhir dari Johnny Cash yang berjudul American Recording IV: The Man Comes Around baru saja rilis. Mark adalah satu orang pertama yang mendengarkan album tersebut karena kedekatannya dengan Rick sebagai produser dari album tersebut. Mark juga lah yang banyak membuat beberapa video musik dari Nine Inch Nails. Closer, The Perfect Drug adalah dua di antaranya. Ada kedekatan emosional kenapa dia begitu ngotot ingin membuat video musik untuk lagu Hurt.

johnnycash6

Dia penggemar Nine Inch Nails sekaligus juga pengagum Johnny Cash. Sudah lama dia ingin sekali membuat video musik buat Johnny Cash. Namun waktu belum berpihak kepadanya. Setelah mendengar lagu Hurt versi Johnny Cash di kepalanya langsung bertumpukan ide dan gagasan apa yang akan dia perbuat dengan musik videonya. Universal sudah setuju. Tapi dia harus berpacu dengan waktu. Kesehatan Johnny Cash memburuk. Dan keengganannya untuk bepergian jarak jauh. Mark hanya punya hitungan hari. Mark ingin memotretkan seluruh karir keseluruhan karir Johnny Cash dari tahun 1950an sampai era millennium ke dalam satu musik video berdurasi kurang dari empat menit. Mark merasa Hurt adalah lagu yang sangat mewakili Johnny Cash. Pikirannya langsung melayang ke Nashville, The House of Cash!


Trent Reznor, frontman Nine Inch Nails sedang di studio ketika menerima kiriman video dari Mark Romanek. Dia sedang bersama David Fincher dan baru saja akan mengerjakan proyeknya. “Gimana kalo kita liat video musik ini dulu? Cuma empat menit. Rick Rubin maksa nih suruh cepet-cepet liat video ini.” Trent tidak meminta persetujuan dari David Fincher dan langsung nyetel video tersebut. Semenit setelah video itu usai mereka berdua terdiam. Yang ada hanya Trent Reznor yang berurai air mata sambil lirih berkata, “Holy shit, David! This is not my song anymore..” David Fincher berkaca-kaca. Lalu cuma dia berbisik “Oh well, Trent.. I think we need a beer,” ujarnya sambil berjalan lunglai menuju kulkas.

June Carter meninggal empat bulan setelah video ini rampung. Serangan jantung. Johnny Cash menyusul tiga bulan kemudian. Kehilangan June Carter memperburuk kondisi kesehatannya. Dia tidak tahan hidup berlama-lama tanpa June disisinya.

Iklan

4 thoughts on “Video Musik Terbaik Sejagat Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s