Three Sides To Every Story

Beberapa minggu ke belakang ini saya sedang terobsesi dengan tontonan yang berhubungan dengan narkoba. Entah kebetulan atau tidak, tapi dalam waktu yang berdekatan setidaknya ada tiga film yang berhubungan dengan kartel narkoba. Satu serial TV, satu film dokumenter, dan satu lagi film layar lebar. Sesuatu yang berhubungan dengan narkoba itu selalu menarik untuk disimak. Tak jarang selalu menghasilkan film yang bagus pula. Saya coba jabarkan di bawah ini ketiga film di atas.

cartel2

Ini adalah hasil bagaimana ketika sutradara dari Eropa menggarap film tentang kartel di Meksiko. Film yang sangat memanjakan mata. Karena anda akan disuguhi dengan visual dari yang oke. Entah berapa kali saya liat Denis Villeneuve menayangkan aerial shot yang menggambarkan situasi dari adegan entah itu jalan raya, gurun pasir ataupun situasi di kota Juarez, Meksiko. Selain aerial shot, film ini juga mengandalkan teknik dengan hand-held camera. Denis berhasil membangun tensi dan menggambarkan emosi tiga tokoh sentral di film ini yang dibintangi oleh Josh Brolin, Emily Blunt, dan Benicio Del Toro. Dengan pengambilan gambar dari jarak dekat, emosi dari Kate yang diperankan oleh Emily Blunt, sebagai anak bawang di film ini tergambar jelas. Premis film yang bagus. Tapi banyak yang bilang Sicario jalan ceritanya dragging, dan saya yakin tidak semua orang akan suka dengan film ini. Too artsy. Less Hollywood. Tapi kalau sudah nonton The Martian dan ingin menonton film di bioskop lagi, Sicario boleh dijajal.   

cartel3

Ini adalah hasil bagaimana ketika sutradara dari Brasil menggarap biopik Pablo Escobar. Jose Padilhas sebagai sutradara film ini berhasil menempatkan Narcos sejajar dengan Breaking Bad atau The Wire. Tidak perlu penjelasan lebih jauh lagi kan. Walaupun 90% dari dialog film ini berbahasa Spanyol dan 10% adalah narasi dengan berbahasa Inggris. Tapi anehnya kita tidak akan merasa asing. Kita justru akan merasa dekat. Di sini kenapa serial ini menjadi istimewa. Lagian kenapa harus memaksakan memakai bahasa Inggris? Bahkan ada yang saking sayangnya dengan film ini ada yang nontonnya sedikit-sedikit. Biar tidak cepat habis. Karena serial ini baru habis dan musim kedua kemungkinan tayang setelah House of Cards musim ketiga rilis. Film Blow (2002) yang dibintangi Johnny Depp boleh jadi referensi lainnya. Ada benang merah yang bisa ditarik dari kedua film ini.

cartel

Ini adalah hasil bagaimana ketika sutradara dari Amrik bernama Matthew Heineman menggarap film dokumenter tentang perang narkoba dengan kartel (lagi-lagi) dari Meksiko. Film yang diproduseri oleh Kathrin Bigelow ini telah menghasilkan dua piala di Sundance Film Festival tahun ini untuk kategori Sutradara Terbaik dan Special Jury Award. Percayalah tidak ada yang lebih berbahaya dari meliput kartel narkoba dari Meksiko sekarang ini. Setelah melihat film ini saya apa yang telah dihasilkan oleh Joshua Oppenheimer dengan dua filmnya di Indonesia yang berjudul Jagal dan Senyap seakan menjadi dua film dokumenter yang biasa saja. Sebelum menonton film ini pun saya menganggap dua filmnya biasa saja.

Iklan

2 thoughts on “Three Sides To Every Story

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s