Bantu Jawab Mbak Pargi

Jam 09:00 tepat, Mbak Pargi sudah tiba. Berjalan masuk ke unit apartemen yang sudah diurusnya selama lebih dari 9 tahun. Sambil melepas helmnya, Mbak Pargi bercerita:

“Tetangga depan rumah semalam kena PHK. Di rumah samping udah dari minggu lalu. Yang di gang sebelah lebih kasian, udah di PHK, pesangonnya dicicil sampai setahun…”

“Owh ya? Terus…”

“Iya terus pada rame-rame jadi Gojek. Tapi kayaknya belakangan malah sepi orderan. Balik nongkrong di bawah pohon lagi mereka. Padahal katanya bisa 4 juta sebulan. Kayaknya sejuta juga belum tentu…”

“Makin banyak armadanya kali sekarang ya…”

“Kok jadi gini ya Mas? Apa-apa susah. Padahal presidennya udah Jokowi…Kenapa ya?”

*hening*

“Owh ini resesi bukan cuma di Indonesia, Mbak… Tapi di seluruh dunia loh…” sepertinya bukan jawaban yang pas. Lantas kenapa kalau di seluruh dunia?

“Indonesia masih lebih beruntung loh Mbak, pertumbuhan ekonomi kita masih ada dibanding negara lain di Asia sekalipun…” Paling-paling Mbak Pargi akan diam saja pura-pura menerima.

“Ini gak ada hubungannya sama Jokowi, Mbak. Siapa pun Presiden kita saat ini, pasti akan kena krisis juga kok. Malah bagus Jokowi Presidennya. Kalau yang lain bisa lebih parah!” Bukan jawaban yang pas pula. Apa yang di depan Mbak Pargi dan tetangganya berkata lain.

“Sabar aja lah Mbak… Yang penting masih bisa nabung”. Paling di hatinya Mbak Pargi hanya akan mengaminkan sambil berkata “semoga masih ada sisa”.

Atau mungkin harus kasih liat video ini ke Mbak Pargi?

Atau tunjukin berita ini ke Mbak Pargi biar bisa dia sebar luaskan ke tetangganya?

BPS Tegaskan Perlambatan Ekonomi Saat Ini Bukan Resesi

Atau kasih liat ini bisa bikin Mbak Pargi lebih lega?

proyeksi-pertumbuhan-ekonomi 44426-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-hsbc-lambat-triwulan-i2015-cuma-4.17 Keterlambatan-EkonomiWEB_0

Karena tak mendapatkan jawaban yang diinginkannya, Mbak Pargi pun memulai aktivitas paginya. Ketika sedang mencuci perkakas dapur, tiba tiba terdengar Mbak Pargi bergumam.

“Kenapa Mbak? Gak kedengeran…”

Sambil mematikan keran air supaya tidak berisik, Mbak Pargi berkata:

“Eeeh… kalo susah sih udah biasa ya Mas. Disuruh kerja keras, ya udah. Tapi kalau diPHK apa yang mau dikerjain? Apa mesti ngapain lagi sih?”

Iklan

6 thoughts on “Bantu Jawab Mbak Pargi

  1. Saya hendak mnegucapken hatur nuwun buat linimasa dan om Glenn yang sudah nulis soal mbak Pargi ini.
    Jadi ceritanya kemarin saya sama kawan sekelompok mau presentasi di kampus, tapi krisis ide sampai 2 jam sebelum jadwal presentasi. Begitu baca tulisan ini plus nonton videonya, langsung kami jadiken bahan presentasi. Hasilnya warbiyasak, respon kawan-kawan sekelas pada antusias semua.
    Sekali lagi hatur nuwun salim

    Suka

    1. saat ini pedagang pasar kemiri muka di depok banyak yg jd kuli serabutan karena pembeli semakin berkurang.
      di kampung sini mulai banyak yg jualan dari nasi uduk. pecel lele sampe warung kopi tapi daya beli lemah bgt nyaris ga berdenyut

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s