Rambut Tintin

Waktu SMU dulu, guruku pernah bilang: Perhatikan! Perhatikan semua yang ada di sekitar kamu dan pelajari. Kita semua saksi perubahan. Dan hanya sedikit orang yang memicu perubahan itu.

Ndak butuh waktu lama hingga kelas kami menyaksikan apa yang beliau maksud. Kami semua tercerai-berai jadi mahasiswa. Berubah dan terus berubah. Ndak bisa dihentikan.

Mungkin beberapa dari kami mencoba menghentikan perubahan. Tetap mendengarkan musik Ska dan berambut tintin. Tapi ya harus menikah dan bekerja. Keluar dari rumah orangtua dan gigit jari karena konser Ska termakam JKT48. Sebagian lagi menyuntikkan Botox dan serum H3. Mengoleskan campuran hialuronat dan koenzim Q10 atau pergi ke pakar bedah estetis. Demi tampil langgeng seperti masa SMU. Tapi, bulan lalu ia bercerai. Suaminya minta ia berubah, bukan memburu kekal.

Kita menyaksikan kematian telepon umum, wartel, kaset, rental dvd, pager, faksimili, telegram, celana baggy dan rambut tintin. Perubahan adalah takdir. Berubah seperti halnya dunia menuntut kita untuk ikut arus. Yang nekat bertahan, tergerus. Yang melawan arus, hangus.

image

Dunia bisnis bija jadi korban paling berdarah-darah dari perubahan. Ia ndak bisa cuma jadi saksi. Tapi harus jadi pelaku, bahkan pemicu. Terlalu banyak korban untuk dibeberkan di sini. Termasuk yang masih berjuang menentang perubahan. Seperti industri musik dalam meraih keuntungan jangka panjang. Entah mesti dilabeli putus asa atau inovasi, industri ini, di tanah air, telah menggeser gerainya ke restoran ayam goreng. Mencoba menawarkan diri pada penikmat ayam goreng, siapa tau mau membeli 12 lagu sekaligus! Macam berambut tintin di antara pomade dan jenggot lebat.

Kembali ke guruku tadi. Petuahnya jadi mantra:

Perhatikan! Perhatikan semua yang ada di sekitar kamu dan pelajari.

Iklan

One thought on “Rambut Tintin

  1. Bener banget, kata-kata ” Berubah seperti halnya dunia menuntut kita untuk ikut arus. Yang nekat bertahan, tergerus. Yang melawan arus, hangus.” itu saya ingat selalu, keren dech gue banged…. terima kasih

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s