Menjual Merah Bulat Dan Putih

Apa yang terjadi jika Pearl Harbour tidak diserang tiba-tiba oleh Jepang? Mungkin tidak akan ada pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki di awal Agustus 1945 oleh Amerika Serikat. Ketika bom atom dijatuhkan di kota Hiroshima, Jepang belum menyerah. Tapi ketika tiga hari kemudian kota Nagasaki dibom. Maka Kaisar pada saat itu, Hirohito, menyatakan menyerah tanpa syarat kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Untuk referensi sebaiknya tidak melihat film Pearl Harbour. Karena film itu butut sekali. Perangnya cuma 10 menit awal. Sisanya asmara.

Untuk negara di Asia Afrika kejadian ini juga memicu dengan banyaknya negara yang mendeklarasikan kemerdekaannya. Itulah mengapa di bulan Agustus banyak sekali negara yang memperingati kemerdekaannya. Khususnya negara dunia ketiga kalau kata mereka. Termasuk Indonesia. Ugh! Saya benci sekali dengan julukan itu. Mereka tidak lebih baik dari kita koq.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, pesawat pengebom bernama Enola Gay yang mengakhiri Perang Dunia II. Bom atom dengan kandungan uranium pertama dan semoga terakhir yang dijatuhkan sejak peradaban manusia ada. Tapi apa efeknya yang terjadi terhadap warga Jepang? Mereka tidak mempunyai tentara hingga hari ini. Kalo saya tidak salah. China sampai sekarang masih pundung terhadap Jepang karena kekejamannya di masa kolonialisme. Terutama karena kejadian yang memilukan di Nanjing. Kalo ini boleh referensinya pake film The Flowers of War. Yang maen Christian Bale bukan Ben Affleck.

Tapi ada satu lagi efek yang entah ini hal yang bagus atau tidak. Setidaknya saya menikmatinya. Efek radiasi dari bom nuklir itu rupanya berpengaruh terhadap perilaku orang Jepang. Dalam segala hal. Mereka berbeda dengan manusia dari belahan manapun di dunia ini. Mereka seolah mempunyai dunia sendiri. Kebudayaan sendiri. Entah itu dari fesyen. Harajuku cuma ada di Jepang. Lihatlah film-film rilisan Ghibli. Star Wars tidak akan ada kalau tidak ada filmnya Akira Kurosawa. Robot? Anime? J-Pop sudah ada jauh sebelum K-Pop booming sekarang ini. Perangkat elektronik modern pun mulai dari Jepang. Masih ingat Sony Walkman? Semua dimulai pasca Hiroshima dan Nagasaki. Mereka memang berbeda.

Tapi terlepas semua yang saya sebut di atas. Efek radiasi dari bom atom itu sangat terasa pengaruhnya di acara TV yang ada di Jepang. Tidak percaya? Ini dia beberapa cuplikannya.

06hRdQs

gURVxqi

QjxsddV

sybDlgs

rU54qtm

ugPKP4V

Sekarang percaya kan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s