Mudik

Mudik adalah tradisi tahunan dari rakyat Indonesia yang sudah ada dari dulu. Mudik yang konon dari Bahasa Jawa yang kependekan dari mulih dilik atau pulang sebentar. Kegiatan ini dilakukan biasanya oleh para perantau yang sedang bekerja, sekolah, atau mereka yang menetap jauh dari kampung halamannya. Lebaran atau Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk melakukan mudik. Kenapa? Karena selain waktu liburnya agak lama, Idul Fitri juga merupakan hari yang tepat untuk bertemu dengan orang tua ataupun sanak saudara untuk bermaaf-maafan. Setelah selama setahun meninggalkan kampung halaman.

Kemarin dan beberapa hari ke belakang saya mulai banyak melihat para pengendara motor yang akan mudik ke kampung halamannya. Beberapa tahun ke belakang ini. Entah kapan tahun pastinya–tapi semenjak sepeda motor mudah didapatkan dengan menjamurnya perusahaan leasing automotif, begitu banyak pemudik yang menggunakan sepeda motor. Katakan saja dengan uang 500 ribu kita sudah bisa mendapatkan sepeda motor baru. Banyak sekali pemudik yang menggunakan sepeda motor ini untuk melakukan perjalanan mudik menuju kampung halaman.

Entah motivasinya apa. Yang jelas lebih murah. Lebih cepat? Mungkin. Lebih nyaman? Saya kira tidak. Tapi yang jelas banyak sekali korban meninggal dunia akibat melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor. Setiap tahunnya dalam rentang waktu H-7 sampai H+7 korban meninggal bisa mencapai ratusan orang dari ribuan kecelakaan yang terjadi. Itu bukan angka yang sedikit. Itu sama dengan jumlah korban karena bencana alam dani ini terjadi setiap tahun. Saya tidak tahu persis kenapa ini selalu terjadi setiap tahunnya. Padahal hal ini adalah sudah menjadi ritual para pemudik setiap tahunnya.

mudik

Terlepas dari pilihan moda transportasi sepeda motor sebagai pilihan mudik yang tentunya sudah dipikirkan matang oleh para pengguna karena jauh lebih murah. Tapi tentunya keselamatan adalah yang terpenting di sini. Karena kita pastinya tidak mau mendengar kabar yang tidak menggembirakan di Hari Lebaran. Kalau memang terpaksa harus menggunakan sepeda motor mungkin tips di bawah ini bisa membantu:

mudik2

Selamat mudik. Selamat lebaran. Selamat liburan.

Iklan

One thought on “Mudik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s