The Truth Is (Still) Out There

Berita itu saya dengar tadi malam. Berita yang menyenangkan buat saya. Seperti para fenboi yang menunggu gadget favoritnya. The X-Files akan kembali ke TV dengan bintang yang (masih) sama yaitu David Duchovny sebagai Fox Mulder dan Gillian Anderson sebagai Agen Dana Scully. Serial TV yang dimulai pada tahun 1993 hingga 2002 ini masih menyisakan banyak misteri. Sembilan musim sudah dilewati dan 202 episode sudah berlalu. Sempat pula diangkat ke layar lebar walaupun tidak terlalu sukses. Serial TV tidak harus diangkat ke layar lebar. Begitu juga sebaliknya. Setelah 13 tahun akhirnya FOX akan kembali menayangkan lanjutan dari serial ini.

Serial ini (bagi yang belum tau) adalah berkutat pada Agent FBI Scully dan Mulder yang berusaha menyingkap kasus yang belum terungkap karena melibatkan fenomena extra terrestial, supranatural atau alien. Hubungan antara kedua agen ini pun menjadikan serial ini begitu menarik untuk diikuti. Mereka memiliki sifat yang saling bertolak belakang. Mulder dicitrakan sebagai agen FBI yang mempercayai adanya alien di muka bumi ini. Sedangkan Scully lebih skeptis karena latar belakangnya sebagai dokter.

Beberapa waktu yang lalu mungkin kita masih ingat serial TV, True Detective, yang dibintangi Matthew McCounnaghey dan Woody Harrelson yang saling bertolak belakang. Atau antara Sherlock Holmes dan Dr. Watson. Baik di serial TV yang diperankan oleh Benazir Cucumber dan Martin Freeman atau di layar lebar yang dibintangi Robert Downey Jr. dan Jude Law. Bertolak belakang tapi saling mengisi. Hubungan platonik banyak orang bilang. Para penonton setia menunggu apa yang akan terjadi di antara mereka. Banyak yang mengharapkan agar Scully dan Mulder memadu kasih. Layaknya Rachel dan Ross di serial Friends. Atau Carrie dan Mr. Big di serial Sex and The City.

The X-Files adalah serial TV dengan genre science fiction terpanjang yang pernah ditayangkan oleh TV (khususnya FOX). Berawal dari Mulder yang terobsesi untuk mencari adiknya, Samantha Mulder, yang menghilang dan dia sangat yakin bahwa alien telah menculik adiknya. Dari sana cerita berkembang dan semakin kompleks karena banyak melibatkan politik di FBI itu sendiri, konspirasi teori, dan karakter yang misterius seperti Smoking-Man perwakilan dari The Syndicate.

The X-Files ini adalah serial yang mempunyai cult follower dan telah menjadi pop culture. Seperti Star Wars atau Star Trek di film layar lebar. The X-Files juga telah membuka pintu untuk serial science fiction lainnya untuk tayang di layar kaca seperti Lost, Dark Skies dan Fringe atau Profiler. Bahkan Chris Carter sebagai penggagas serial ini membuat spin-off dari serial ini dengan judul The Lone Gunmen. Komik pun dibuat dari serial ini. Game-nya pun dibuat yang dirilis oleh PlayStation.

Saya sebagai Raelian–yang percaya dengan adanya keberadaan alien di dunia ini–cuma bisa berharap di enam episode terakhir ini semua pertanyaan terungkap. Monster-of-the-week, The Smoking Man, teori konspirasi, dan juga itu hubungan antara Mulder dan Scully agar lebih diperjelas statusnya. Tiga belas tahun itu waktu yang terlalu lama untuk menunggu.

Dulu serial ini ditayangkan RCTI hari Rabu malam jam delapan malam kalau tidak salah. Tidak ada salahnya kalau ada stasiun TV lokal yang menayangkan ulang serial ini. Ah tapi jangan terlalu berharap dengan TV-TV lokal yang lebih mengedepankan saga dari Nazar dan Muzdalifah yang tidak berkesudahan. Mendingan juga sambil nunggu serial lanjutan ini tayang saya coba segarkan ingatan anda terhadap serial TV ini dengan lagu dari Catatonia yang berjudul Mulder & Scully.

 “This is a hallucination. It has to be. And either I am having it, or you are having it, or we are having it together.”

 

Posted in: @linimasa

8 thoughts on “The Truth Is (Still) Out There Leave a comment

Leave a Reply