Good Artists Copy; Great Artists Steal

Vonis sudah masuk dan juri sudah menetapkan bahwa lagu “Blurred Lines” ciptaan Pharrell Williams dan Robin Thicke yang dinyanyikan oleh mereka berdua ditambah dengan TI adalah hasil plagiat dari lagu Marvin Gaye yang berjudul Gotta Give It Up yang rilis tahun 1977. Blurred Lines adalah mungkin lagu paling hits dan laku sejagad raya di tahun 2013. Mungkin seperti lagu Happy (penyanyinya Pharrell juga) atau lagu Frozen dari Adele Dazeem.

Semua berawal ketika anak-anak dari Marvin Gaye–Nona, Frankie, dan Marvin Gaye III– menuduh bahwa lagu tersebut menjiplak dari lagu bapaknya, mendiang Marvin Gaye yang berjudul Gotta Give It Up. Karena terlihat banyak kesamaan dari lagu tersebut. Kalau tidak percaya silakan dengar saja sendiri.

Menanggapi tuduhan tersebut Robin Thicke dan pengacaranya balik menuntut keluarga Gaye bahwa lagu Blurred Lines tidak mencatut lagu Gotta Give Up dan bahkan dikabarkan pengacara dari Robin Thicke menawarkan “solusi” sejumlah enam digit agar kasus ini tidak diperpanjang. Keluarga Gaye menolak dan akhirnya kasus ini berujung di meja hijau dan untuk sementara keluarga dari Marvin Gaye memenangkan pertarungan. Ganjarannya Pharrell dan Robin Thicke harus membayar sebesar 7.4 juta dollar kepada keluarga mendiang.

Apa sih patokan dari kemiripan satu lagu dengan lagu yang lainnya? Di kasus ini dari segi lirik atau langgam mungkin tidak. Tapi dari musik dan perkusi terlihat aroma yang menyengat dari Gotta Give It Up yang menyelimuti Blurred Lines. Tapi itu saja cukup? Persidangan pun fokus pada analisa kord dan lirik dari kedua lagu tersebut. Para juri dikabarkan mendengarkan kedua lagu tersebut berulang-ulang hingga pita kasetnya kusut. Persidangan ini menghabiskan empat pensil untuk memutar kaset, dua belas batu batre dan dua selotip untuk menyambung pita yang kusut sehingga harus diputus (tolong untuk kalimat yang terakhir iyain aja ya).

Sturtevant sengaja mencatut hasil karya Andy Warhol tanpa ijin.
Sturtevant sengaja mencatut hasil karya Andy Warhol tanpa ijin.

Ini bukan pertama kali terjadi kasus seperti ini. Banyak sekali lagu yang mirip dengan lagu lainnya. Entah disengaja atau secara tidak sadar terinspirasi dengan lagu yang sudah ada dan biasanya lagu yang disuka. Robin Thicke pun mengakui koq kalo dia Gotta Give It up itu adalah lagu favoritnya. Robin memang ingin sekali menyanyikan lagu bernuansa Gotta Give It Up dan Pharrell juga mengidolakan Marvin Gaye. Setelah berdiskusi selama beberapa jam di studio maka mereka pun menelurkan karya bernama Blurred Lines. Bahkan Pharrell hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk membuat lagu tersebut. HEY! HEY! HEY!



Yang jadi pertanyaan saya sekarang kenapa (keluarga) Jules Fioole  yang menciptakan lagu Surat Undangan di tahun 1958 dan dinyanyikan oleh Rita Sahara tidak menuntut Berry Goldy, Hal Davis, dan Willy Hutch yang menciptakan lagu I’ll Be There yang dinyanyikan oleh The Jackson 5 di tahun 1970? Di mana keadilan ketika dibutuhkan? Hah?

“Sunyi sepi sendiri sedjak kau tinggal pergi..

Just call my name and I’ll be there..”

Iklan

6 thoughts on “Good Artists Copy; Great Artists Steal

  1. … tiada kabar berita / hidupku merana / berdebar hatiku / terima sepucuk suratmu / ku membacanya / dan kecewa …

    Jadi inget pernah nonton filmnya. Christine Hakim jadi kakaknya Titiek Sandhora.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s