Kurikulum Akademis Berdasarkan Topik Pembicaraan Mama Sehari-hari

Fisika: Gravitasi, Daya Tarik Bumi dan Firasat.

Fisika Terapan: Perkenalan terhadap ilmu Nautika berdasarkan perasaan.

Kimia Organik: QZ8501 vs QS24:43.

Filosofi Quantum: Jatuhnya pesawat AirAsia dan kajian Al-Qur’an tentang awan culumonimbus.

Geografi: Tsunami 2004 terjadi di Samudera Hindia dekat Meulaboh yang ternyata ndak ada hubungannya secara posisi dengan kejadian di Selat Karimata seperti yang dihebohkan Ibu-ibu pengajian Azahra.

Teknologi Aviasi: Probabilitas kecelakaan udara berkaitan dengan agama mayoritas penumpangnya.

Teknik Mesin: Turbulensi dan Hadits Nabi.

Pengayaan Teknis: Memecahkan kode kotak hitam, tanpa kotak hitam.

Muatan Lokal: Pengaruh cuaca di Selat Karimata terhadap jadwal pengajian Azahra di Tebet.

Aljabar: MH370 + MH017 + QZ8501= 8888.

Statistik: Daftar manifestasi penumpang dan analisis perbandingannya terhadap angka 8888.

Sosiologi: Firasat keluarga penumpang AirAsia QZ8501 terhadap kecelakaan.

Sosiologi Lanjutan: Firasat Ibu Yongki dari pengajian Azahra yang memperkuat firasat keluarga penumpang AirAsia QZ8501.

Sejarah: Mengapa jarang sekali pesawat Haji jatuh? Sebuah Misteri Ilahi.

Hubungan Internasional: Amerika terlibat dalam pencarian pesawat AirAsia QZ8501 dan praktik Zionisme di Cijantung.

Foreign Biology: No One is Getting Pregnant Anytime Soon.

Posted in: ringan

6 thoughts on “Kurikulum Akademis Berdasarkan Topik Pembicaraan Mama Sehari-hari Leave a comment

  1. Knp ya ibu2 di pengajian itu suka sok tau?
    Krn pimpinan pengajiannya (uztad/uztadzah) lebih sok tau lagi…
    Gak akan ada abis2nya deh…dan mereka percaya bgt apa yg dikatakan uztadnya.
    Huh!

    1. Ibuk ibuk di pengajian sok tau. BMKG sok tau soal perkiraan cuaca. Pilot air asia juga sok tau jago bawa pesawat. KNKT juga sok tau soal kronologis jatuhnya pesawat. Situ juga sok tau kalau ibuk2 pengajian sok tau.

  2. Hihihi…Mamah saya juga selalu punya teorinya sendiri untuk segalanya…bahkan untuk tragedi kemarin mama dan geng pengajiannya jadi heboh kasak kusuk sendiri. Dasar mamah-mamah.

Tinggalkan Balasan