AADS: Ada Apa Dengan Skandinavia

Setelah saya membaca tulisan Gandrasta hari Senin kemaren mengenai Mang Asep dan IKEA-nya saya jadi berpikir kembali, dulu sempat terlintas di benak saya kenapa produk dari negara-negara Skandinavia itu bisa menguasai dunia padahal harganya mahal. Ikea yang berasal dari Swedia itu mungkin produk furniture yang paling populer, mahal dan bergengsi. Tapi banyak orang yang beli. Bahkan banyak yang sangat menanti kapan produk tersebut bisa masuk ke Indonesia. Perusahaan furniture terbesar di dunia. Pemiliknya termasuk salah satu orang terkaya di dunia.

Selain IKEA, mereka juga punya LEGO. Siapa yang tidak kenal produk ini? Saking populernya produk mainan dari Denmark ini sampai difilmkan dan menuai tanggapan yang positif juga dari para penonton dan juga para kritikus film. Kabarnya sekuel film ini akan segera diproduksi. LEGO adalah perusahaan terbesar mainan di dunia. Melewati Mattel dengan Barbie-nya. Karena harus bersaing dengean LEGO, dari sini lah asal muasal istilah “Pusing Pala Barbie!” berasal. Padahal harganya mahal. Tapi lagi-lagi laku. Kenapa begitu? Apa yang membuat mereka bisa begitu besar?

Di minuman beralkohol mereka punya Absolut Vodka. Absolut yang juga dari Swedia adalah merk minuman beralkohol terbesar di dunia setelah Smirnoff dan Bacardi. Kalau ada yang belum tahu seperti penampakan minuman tersebut bisa dilihat di film Bridget Jones Diary. Ada adegan ketika Bridget patah hati dan minum Absolut Vodka hingga mabuk. Boleh dicoba kalo lagi patah hati. Saya sarankan Absolut Kurant.

Di layanan music streaming mereka punya Spotify. Layanan musik ini termasuk salah satu yang terpopuler dan terbesar di bidangnya. Selain itu ada Pandora, Deezer, Rdio dan teman-temannya. iTunes pun merasa terancam keberadaannya gara-gara Spotify ini dan untuk mengantisipasinya mereka membeli Beats Audio. Daniel Ek bersama temannya Martin Lorentzon yang membuat layanan music streaming ini di tahun 2008. Layanan ini sudah tembus ke Singapura dan Malaysia. Masyarakat Indonesia menurut kabar terakhir tahun depan akan menikmati layanan ini dengan menggaet Telkomsel dengan langit musiknya.

File-sharing? The Pirate Bay adalah produk dari Swedia. Layanan peer-to-peer ini termasuk salah satu pionir di bidangnya. Walau kabar terakhir pemilik dari situs ini ditangkap interpol dan situsnya sempat down beberapa kali. Tapi sebetulnya susah untuk menghentikan informasi di internet. Eka hilang dua terbilang. Untuk lebih lengkapnya mengenai The Pirate Bay ini bisa dilihat di film dokumenter TPBAFK: The Pirate Bay Away from Keyboard.

Dari apparel, kita boleh bicara H&M. Lagi-lagi produk dari Swedia. Masuk ke Jakarta sekitar tahun lalu kalau tidak salah. Yang saya tahu persis sih antriannya pembukaan outlet tersebut mengular lebih panjang dari ular Anaconda. Begitupun yang terjadi ketika outlet dibuka di PVJ, Bandung. Konon harganya murah tapi kualitas bagus. Saya liat di labelnya terakhir sih made in Bangladesh. Gapapalaya. Yang penting kan hype.

Dari musik pun begitu. Genre black metal itu sangat populer di negara Skandinavia. Di Finlandia, mayoritas penduduk dari negara tersebut adalah penggemar musik metal. Di Norwegia pun musik black metal begitu populer. Masuk ke Islandia mereka punya Bjork, Sigur Ros, Emilliana Torini dan banyak lagi. Di Swedia mereka punya The Cardigans. Ditarik ke belakang ada ABBA. Ya setiap negara pasti mempunyai musisi/band yang bisa dibanggakan. Tapi khusus dari negara Nordic ini berbeda. Mereka punya ciri khas yang tidak bisa disamai dengan musik dari negara lain. Unik.

Kenapa begitu ya? Coba sebut dua puluh negara paling bahagia di dunia. Coba sebut dua puluh negara paling sejahtera di dunia. Coba sebut dua puluh negara paling maju ekonominya di dunia. Pasti semua negara-negara Skandinavia ada di dalamnya. Bahkan ini tampilan baru warna linimasa.com pun kental dengan bendera Swedia. Biru dan kuning. Tapi saya suka. Kenapa begitu ya?

Iklan

5 thoughts on “AADS: Ada Apa Dengan Skandinavia

  1. Agunsux: Canada lebih menerima perbedaan. Lalu ada Indonesia, negara yang isinya perbedaan. Gimana mau maju, waktunya habis buat berdebat soal boleh tidaknya pemeluk agama satu mengucapkan selamat bagi pemeluk agama lain dan membully bocah tengil yang becandain polisi.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s