Rock And Roll Watergate

Bagian Satu

Tiga puluh empat tahun yang lalu, hari ini, 8 Desember 1980– adalah hari dimana John Lennon tewas ditembak oleh seorang penggemar bernama Mark David Chapman di sekitar apartemennya di The Dakota, New York. Mark sengaja terbang dari Hawaii hanya untuk meminta tanda tangan album terbaru dari John Lennon, Double Fantasy. Beberapa jam kemudian setelah bertemu dan mendapatkan tanda tangannya, dia menunggu Lennon pulang di sekitar apartemen dan menembaknya lima kali berturut-turut dari jarak dekat. Setelah itu dia duduk sambil melanjutkan baca buku Catcher In The Rhye (konon buku yang sangat mempengaruhi hidupnya) sampai polisi menangkapnya tanpa perlawanan.

Mark dilaporkan seorang Kristen yang taat tetapi mempunyai mental yang tidak stabil. Selalu berfantasi ingin terkenal seperti idolanya yang menghiasi dinding kamarnya. John Lennon adalah bukan satu-satunya daftar yang ingin dia bunuh. Ada Elizabeth Taylor, Johnny Carson, Marlon Brando dan Jackie-O. Tapi pilihan dijatuhkan kepada John Lennon setelah dia mendengarkan lagu “God” dari album terbarunya saat itu, Double Fantasy. Sewaktu era The Beatles dia juga sempat murka karena John Lennon membuat pernyataan bahwa The Beatles lebih populer dari Yesus Kristus. Dia melihat itu sebagai penistaan. Tidak bisa dibiarkan.

Pengadilan memutuskan dia dipenjara selama dua puluh tahun. Pembunuhan tingkat kedua. Mark mengaku bersalah walau psikiater menyatakan dia mempunyai penyakit kejiwaan. Tapi hingga sekarang belum dibebaskan. Permintaan bebas bersyaratnya selalu ditolak. Sudah delapan kali.


Bagian Dua

  • FBI merekam semua kegiatan John Lennon ketika di era kepresidenan Nixon. Grade A threat. Rock and Roll Watergate. 
  • Reagan baru dilantik jadi Presiden. Setahun setelah Lennon meninggal, ribuan warga sipil di El Salvador dibantai oleh tentara bentukan CIA. El Mozote Massacre.
  • Ketika John Lennon membuat pernyataan bahwa The Beatles lebih populer dari Yesus. Langley pun seketika membalas. “Oh yeah? Well you know what happened to Jesus, boy. Now pick up your cross and start walking!” CIA was watching.
  • Jose Perdomo. Doorman di Apartemen Dakota, pada kejadian penembakan adalah agen CIA. Dia yang pertama menelpon polisi bahwa John Lennon ditembak. Sempat terlibat juga di insiden Teluk Babi. Anti Fidel Castro. JFK, anyone?
  • Catcher In The Rhye. Mungkin buku paling populer di Amerika Serikat saat itu. Buku wajib anak SD. Buku biasa. John Hinkley, penembak Ronald Reagan pun mempunyai buku itu ketika kamarnya digeledah. Decoy?
  • Kenapa Mark David Chapman tiba-tiba menyatakan bersalah. Padahal bisa saja dia mengaku gila mengikuti arahan penasihat hukumnya, kalau memang ada gangguan kejiwaan. Jason Bourne?
  • Seorang Mark David Chapman, pernah melakukan perjalanan ke Tokyo, Seoul, Hong Kong, Singapura, Bangkok, Delhi, Beirut, Jenewa, London, Paris dan Dublin. Liburan?

Pilih yang mana? Bagian satu atau bagian dua?

“Christ you know it ain’t easy.
You know how hard it can be.
The way things are going.
They’re going to crucify me.”

Iklan

3 thoughts on “Rock And Roll Watergate

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s