Cinta Segitiga Merah Muda

Suatu hari seorang teman bertanya, “Kalo kamu memergoki pacar atau pasanganmu tidur dengan cewek lain apa reaksimu?” Saya sempat tertegun. Harus ngapain ya? Apa harus marah? Kaget? Cemburu buta? Banting pintu lalu pergi? Atau ikut gabung? Yang terakhir terlihat menarik. Tapi itu sepertinya tidak akan terjadi. Setidaknya pada saat itu. Entah kalo di lain hari. Lain cerita kalau pertanyaannya bagaimana kalau dia tidur dengan pria lain. Jawaban apapun sepertinya masuk akal. Tetapi kalau emosi yang dikedepankan maka penyesalan yang akan menghampiri kemudian.

Lesbos adalah pulau terbesar ketiga di Yunani. Dekat dengan Turki, terpisah oleh Selat Mytilini. Dulu, sekitar rentang 700 – 600 SM–tidak ada angka yang pasti–di pulau ini tinggal seorang penyair perempuan bernama Sappho. Tulisan/liriknya sangat indah, puitis, namun sarat dengan muatan homoerotica.

Sappho and Erinna in a Garden at Mytilene
Sappho and Erinna in a Garden at Mytilene

Tulisannya fokus terhadap keindahan wanita. Kecintaannya terhadap wanita. Sappho mungkin wanita pertama yang terekam sejarah yang memproklamirkan dirinya sebagai lesbian. Plato bahkan terang-terangan memujinya di Anthologia Palatina.

Some say the Muses are nine: how careless! Look, there’s Sappho too, from Lesbos, the tenth.

Tidak banyak literatur ataupun mitologi yang menceritakan kaum lesbian ini. Masih termajinalkan. Setidaknya tidak seperti kaum gay. Di mitologi Yunani mereka punya Zeus dan Ganymede, Ameinias dan Narcissus, Heracles dan Abderus, Poseidon dan Pelops–dan masih banyak lagi.

Sementara di dunia film, pertemanan antara Thelma & Louise melebihi dari sekedar pertemanan biasa. Thelma sudah menikah, Louise pun sudah mempunyai kekasih. Tetapi hubungan keduanya terlihat lebih “mesra” dibanding hubungan mereka dengan pasangannya. Thelma merasa lebih bebas bersama Louise. Itu tidak terjadi dengan suaminya yang ortodoks. Tidak dijelaskan apakah mereka lesbian atau bukan. Mungkin hanya sekedar homance.  Coba simak adegan ketika melakukan selfie dengan menggunakan kamera Polaroid (bisa jadi ini selfie pertama yang dilakukan di adegan sebuah film). Chemistry-nya dapet, kalau boleh meminjam istilah anak muda sekarang.

Kembali ke alinea pertama, lalu bagaimana kelanjutannya? Sebuah lagu dari Weezer sepertinya bisa menjawab seluruh kegundahan yang ada.

 

I’m dumb, she’s a lesbian

I thought I had found the one
We were good as married in my mind
But married in my mind’s no good
Pink triangle on her sleeve
Let me know the truth

Posted in: ringan

Tagged as: , , , ,

2 thoughts on “Cinta Segitiga Merah Muda Leave a comment

Leave a Reply