Written by

​Perjalanan ke Jogja dan Solo beberapa minggu lalu bikin sadar, aku ndak pernah dapat sate uritan yang “betul” di Jakarta. Entah itu tukang sate di komplek rumah, sampai Mayestik atau Jatinegara sekalipun. Mereka menjualnya sebagai sate telor, yang bukan telur puyuh. Jarang pakai nama uritan.

Sate Telor. Sumber: Chiquita Hindarto

Uritan adalah calon telur gagal berkembang di dalam ayam betina petelur yang ndak lagi subur. Ayam jenis ini disebut afkir. Harga dagingnya lebih murah dari ayam petelur subur karena tebal dan cenderung alot. Bakal telur ayam afkir ndak dilapisi albumin (putih telur) dan cangkang yang biasanya mengeras setelah teroksidasi di luar perut ayam. Bentuknya ndak seragam. Ada yang kecil, sebesar telur puyuh atau bola ping-pong. Warnanya kuning dengan semburat pembuluh darah di semua sisi-nya. Rasanya persis seperti kuning telur minus efek masir. Lebih gempal dan padat.

Uritan Beneran. Sumber: Sianna Kaur

Di Jakarta, kemungkinan juga kota lain di Indonesia, uritan ini diganti dengan teknik khusus menggunakan bahan dasar telur, terigu atau tahu. Hasil adonan telur itu kemudian dibentuk bulat seperti uritan, ditusuki dan dijual sebagai sate atau bahan tambahan aneka Soto dan bubur ayam.

Uritan Buatan. Sumber: Chiquita Hindarto

Cara membedakan uritan buatan dan asli, mudah. Lihat bentuknya. Sama besar atau bervariasi? Kalau semua sama besar dan bulat sempurna, besar kemungkinan itu uritan buatan. Perhatikan, apakah ada gurat-gurat pembuluh darah? Uritan asli punya karakteristik ini, ndak peduli ukurannya. Terakhir, potong melintang. Kalau teksturnya kenyal macam jelly dan ndak seperti lagi memotong kuning telur (sedikit hancur), ia adalah uritan buatan.
Pertanyaannya, uritan buatan ini inovasi atau curang? Pertanyaan yang sama juga berlaku untuk parutan kelapa (bersama ayam) dalam lemper dan Crab Stick (Kani) di masakkan Jepang. Atas asas praduga tak bersalah, kita bisa mulai dari tujuan pembuatannya.

Kanikama. Sumber: Wikipedia

Crab Stick ditemukan dan dipatenkan dengan nama “Kanikama” di Jepang tahun 1973 oleh perusahaan Sugiyo. Daging ikan (surimi) dengan isian terigu dan bumbu, termasuk MSG dibentuk dan diwarnai menyerupai daging kepiting masak. Di Inggris dan beberapa tempat lain, Kani ndak boleh dijual sebagai Crab Stick atau Crab Meat, karena memang ndak ada daging kepitingnya, kan? Juga agar ndak menyalahi aturan dagang yang berlaku. Kani dibuat karena sulitnya mendapatkan daging kepiting utuh baik secara penangkapan maupun penyajian. Bukan menggantikan bahan aslinya. Alasan estetika juga melatari pemanfaatan Kani dalam masakkan Jepang. Ia tergolong inovasi, karena harga dan tujuannya bukan untuk mengelabui pembeli.
Sama dengan Uritan buatan. Harganya terjangkau dan mari kita berasumsi karena sulitnya pasokan uritan asli di luar Jawa Tengah/Timur. Ada juga yang menganggap uritan “lumayan” membunuh selera makan setelah tau asalnya. Ia dijual dengan nama sate telor supaya ndak salah persepsi. Beberapa kawan di Jakarta bahkan ndak tau sate telor di Jawa Tengah/Timur sana bukan sate telor yang ia kenal selama ini.

Lemper. Sumber: Google

Berbeda dengan kelapa parut dalam lemper. Tujuannya untuk menambah volume ayam sebagai isi. Bedakan dengan lemper serundeng, ya. Tekstur kelapa bersama bumbu yang sama bisa tersamar dengan ayam. Ndak ada tujuan estetika atau supaya berterima di pasar. Dijual dengan harga normal berjudul “Lemper Ayam” tanpa embel-embel kelapa. Ya curang doong!

14 tanggapan

  1. cha Avatar

    infonya menarik bgt

    Suka

  2. ambar Avatar

    tambah curang karena kadang banyakan kelapanya daripada ayamnyaa

    Disukai oleh 1 orang

    1. gandrasta Avatar
      gandrasta

      Iya ih bener

      Suka

  3. gracedevs Avatar

    Aku baru tahu itu namanya uritaaan astaga pernah ketipu kirain sate telor hiks btw di bubur ayam sebrang ruko bona indah ada sate uritan, mungkin kamu bisa coba.

    Disukai oleh 1 orang

    1. gandrasta Avatar
      gandrasta

      Waduh depan kantorku itu. Besok tak coba deh

      Suka

  4. Yohanti Avatar
    Yohanti

    Di Medan ada yang jual uritan (asli), dijual bareng bubur ayam Cirebon. uenak,

    Disukai oleh 1 orang

    1. gandrasta Avatar
      gandrasta

      Beruntunglah orang Medan

      Suka

  5. Wulls! Avatar

    tiba tiba pengen lemper, enaaaaaaaak!

    Disukai oleh 1 orang

    1. gandrasta Avatar
      gandrasta

      Cobain deh Lemper Jasmin. Biasa beli di Al-Fresh Simatupang depan Citos. Enak!

      Suka

      1. Keko Tanjung 케코 탄중 (@chezumar) Avatar

        biar cuma dibungkus plastik hijau muda (biar mirip daun), tapi ketannya empuk dan isi ayamnya wangi dan banyak … mantap

        Disukai oleh 1 orang

        1. gandrasta Avatar
          gandrasta

          Nah tuh testimonial yang sahih!

          Suka

  6. roysayur Avatar

    aku kok suka ya kalo baca soal
    makanan dari kamu Gan.

    Disukai oleh 1 orang

    1. gandrasta Avatar
      gandrasta

      Aku suka semua yang kamu tulis Roy

      Suka

    2. leilasafira Avatar
      leilasafira

      orang sekolahnya jeh

      Suka

Tinggalkan komentar