We See Before We Feel

Ini adalah tulisan lama saya, yang pernah saya unggah di sebuah aplikasi jejaring sosial yang sudah tutup. Ada gunanya juga dulu acap kali menulis status yang panjang-panjang, karena saat tidak ada ide untuk menulis di blog, bisa mendaur ulang status-status lama. Tentu saja tidak semua status masih layak ditampilkan kembali. Perlu sedikit polesan untuk membuatnya… Read More

Dua Ratus Delapan Puluh Yang Kita Bicarakan Tanpa Kita Hitung

Halo. Hai. Ceria sekali tampaknya. Mungkin karena ada yang menyapa duluan sambil tersenyum. Lantas jadi ikut senyum? Otomatis akan senyum karena keceriaan itu menular. Kalau yang menyapa sambil batuk? Cukup bilang “bless you”, karena tanpa batuk pun, I feel blessed seeing you. Thank you. You’re welcome. Am I? Are you what? Welcome? Where? Wherever you… Read More