ONANI MORAL- DIGITAL – SPIRITUAL – BANAL

Membuka Linimasa rasanya kayak membuka lembaran frustasi Jakarta, 2014. Umur gw 17tahun, patah hati, frustasi, sendiri, kesepian, depresi, jauh dari Tuhan, tapi @linimasa selalu jadi temen gw. Rasanya gue kaya … Continue reading ONANI MORAL- DIGITAL – SPIRITUAL – BANAL

Advertisements

Ibrahim: Keimanan Vs Usaha Bertahun-tahun

Jika seorang anak ditinggal orang tuanya, dunia mengenal istilah “yatim” atau “piatu”. Jika seorang istri ditinggal suaminya maka dunia mengenalnya dengan “janda”. Lantas apa yang dunia kenal dengan orang tua … Continue reading Ibrahim: Keimanan Vs Usaha Bertahun-tahun

Selamat Ulang Tahun, Linimasa!

  ANDAI bisa masak, saya mungkin akan bela-belain bangun subuh hari ini untuk bikin sepanci misoa ayam (meskipun lebih enak kalau pakai babi) dengan kuah bawang putih dan jahe. Disajikan … Continue reading Selamat Ulang Tahun, Linimasa!

Yang Polos Belum Tentu Mudah

oleh: Suprihatin Kitab Suci Kesatria Cahaya yang digurat Paulo Coelho menuliskan sebuah mantra: “Solve et coagule”. “Larutkan dan kentalkan, pusatkan dan pancarkan kekuatanmu sesuai dengan situasi”. Begitulah, bahwa ada kalanya … Continue reading Yang Polos Belum Tentu Mudah

Dalam Jeda

KITA butuh jeda. Interval antara setelah mendapatkan/merasakan sesuatu, hingga akhirnya mantap memutuskan ingin menanggapinya dengan tindakan seperti apa. Durasi masa yang cukup; cukup singkat agar kita tidak terkesan apatis dan … Continue reading Dalam Jeda

No. 52

Beberapa minggu yang lalu, saya membaca buku “Every Day” karya David Levithan. Buku ini cukup menarik. Karakternya tak bernama, sampai-sampai si karakter harus menamai dirinya dengan huruf A saja. Kenapa … Continue reading No. 52

Ngerepotin Orang

SETIAP dari Anda pasti pernah berada dalam situasi seperti ini; ketika ada seseorang, entah teman, kenalan, saudara, sanak keluarga, tetangga, rekan kantor maupun kolega, atasan, guru dan dosen, atau siapa … Continue reading Ngerepotin Orang

Suvenir

Takluk dalam kenangan, adalah selemah-lemahnya manusia atas sesuatu yang internal, berasal dari dalam diri. Ketika seseorang menyerah secara sukarela, bersedia dibuat hanyut dan larut dalam pusaran emosi masa lalu, sampai … Continue reading Suvenir