Dalam Jeda

KITA butuh jeda. Interval antara setelah mendapatkan/merasakan sesuatu, hingga akhirnya mantap memutuskan ingin menanggapinya dengan tindakan seperti apa. Durasi masa yang cukup; cukup singkat agar kita tidak terkesan apatis dan dianggap suka mengulur waktu untuk menguapkan isu, tapi juga cukup memadai agar kita tidak menjadi seseorang yang reaksioner dan meledak-ledak … Continue Reading Dalam Jeda

Ngerepotin Orang

SETIAP dari Anda pasti pernah berada dalam situasi seperti ini; ketika ada seseorang, entah teman, kenalan, saudara, sanak keluarga, tetangga, rekan kantor maupun kolega, atasan, guru dan dosen, atau siapa saja, datang untuk meminta bantuan. Hanya saja, terlepas dari pembawaan kita yang (barangkali) ringan tangan dan punya empati tinggi, bantuan … Continue Reading Ngerepotin Orang

Suvenir

Takluk dalam kenangan, adalah selemah-lemahnya manusia atas sesuatu yang internal, berasal dari dalam diri. Ketika seseorang menyerah secara sukarela, bersedia dibuat hanyut dan larut dalam pusaran emosi masa lalu, sampai kemudian tersadar harus kembali menjalani misteri yang tak kalah menggusarkan: masa kini. Selama manusia masih memiliki (baca:dengan gampang dikuasai) perasaannya … Continue Reading Suvenir