Ibrahim: Keimanan Vs Usaha Bertahun-tahun


Jika seorang anak ditinggal orang tuanya, dunia mengenal istilah “yatim” atau “piatu”. Jika seorang istri ditinggal suaminya maka dunia mengenalnya dengan “janda”. Lantas apa yang dunia kenal dengan orang tua yang ditinggal anaknya? Dunia tak sanggup untuk menyempatkan diri termenung dan bersepakat atas situasi ini. Karena kesedihan yang ada dan muncul adalah kesedihan yang tak… Baca Selengkapnya

Yang-Tak-Berhingga


Meramal masa depan itu dilarang oleh agama. Iya. Agama saya. Tapi dianjurkan jika menggunakan awalan “ber-“. Beramal.  Jadi lebih baik meramal masa depan atau beramal untuk masa depan? Mungkin akan lebih baik jika penggunaan kata yang dipilih adalah mempersiapkan masa depan. Apa yang akan terjadi di lain waktu sudah kita antisipasi sebaik mungkin.  Kemarin saya… Baca Selengkapnya

[JAWABAN] Main Tebak-Tebakan


Tengah Desember lalu saya iseng menulis Tentang Jilbab. Sampai sekarang tulisan itu masih sering dibaca, komentarnya pun beragam. Ada yang setuju, ada yang ndak, ada juga yang ndak urus. Bebas. Minggu lalu saya mengajak kalian, teman-teman Linimasa, main tebak-tebakan. Iseng-iseng tak berhadiah, lah. Ada total 12 foto perempuan dengan tutup kepala yang berasal dari sekte/agama… Baca Selengkapnya

Tentang Jilbab


Tadi pagi saya kaget melihat Google Doodle ini. Rupanya hari ini Henrietta Edwards berulang tahun yang ke-165. Beliau ini salah satu tokoh utama perjuangan hak-hak perempuan di Amerika Utara, khususnya Canada. Ngomong-ngomong soal perempuan, saya jadi ingat, beberapa hari lalu saya menonton film asing yang premisnya begitu menarik dan menggelitik. Judulnya The Source (La Source… Baca Selengkapnya

HOMOSEXUALIS[LA]M pt. 4


“Katakan, Sayangku, siapakah lelaki yang paling berkuasa di negeri ini? Adakah yang lebih kuat dan hebat dariku?” “Ada. Bukan kau.” jawab sang kekasih dengan tenang. Ia pun terperanjat. Kaget. Ia tak mungkin tertandingi. “katakan, siapakah dia?” “Aku.” “Kamu..? Tapi… Bagaimana mungkin kamu bisa lebih berkuasa dariku?” “Aku tidak mengerti..” “Iya. Kamu memang penguasa terhebat negeri… Baca Selengkapnya

HOMOSEXUALIS[LA]M pt. 3


(sambungan dari Part 1 & Part 2) Ruangan besar itu begitu lengang. Hanya ada dua kursi yang saling berhadapan dan dipisahkan sebuah meja. Lelaki itu bernama Amir. Di depannya duduk seorang panglima Taliban. Berjubah putih, sorban yang sewarna, dan janggut yang panjang melewati dagu. Mereka tidak saling berbicara. Di dekat pintu ada seorang penjaga yang… Baca Selengkapnya

HOMOSEXUALIS[LA]M pt. 2


(lanjutan dari bagian pertama) Konya, 1248. Awal Desember. Malam itu, di luar, udara sedang dingin-dinginnya. Di dalam kamar, cengkerama sepasang kekasih sedang hangat-hangatnya. Bagi mereka ini ritual. Kebiasaan yang sudah dilakukan selama empat tahun. Menemukan Sang Empunya Semesta di antara percakapan. Hal yang sulit dimengerti orang-orang sekitar. Tapi siapa yang peduli, bagi mereka ini cinta.… Baca Selengkapnya

HOMOSEXUALIS[LA]M


Spanyol, 1485. Christopher Columbus belum punya niat untuk mencari “Dunia Baru” apalagi menginjakkan kaki di Amerika. Ia berhenti sejenak di tengah pelayarannya dan singgah di Granada. Kedatangannya disambut meriah ratu Isabella dan raja Ferdinand. Rupanya mereka sedang merayakan sebuah kemenangan. Kerajaan Katolik akhirnya bisa mengalahkan Moors, umat Islam dari Kekalifahan Umayyah, dan menguasai Spanyol. Sejarah… Baca Selengkapnya